
Seraya asap yang mengepul menghilang perlahan, pria tua itu memandang Lao Hu yang menghalangi serangannya dengan sangat terkejut.
"Kau adalah...."
"Hehehe... Biar kuperkenalkan diriku sekali lagi..." Ucap Lao Hu seraya mulai berjalan dengan perlahan kedepan.
"Namaku Lao Hu, binatang buas SUCI yang dijuluki sebagai KAISAR HARIMAU SUCI!!.." Ucap Lao Hu dengan lantang dan menghentakkan kakinya dengan keras ketanah hingga membuat gempa yang dahsyat.
"Lao Hu? Biar aku ingat-ingat dahulu...... Ah ya!!! Kau adalah kucing kecil penakut itu kan? Yang selalu bersembunyi dibawah ketiak Tang Lin. Hahahaha..." Ucap pria tua itu yang merendahkan Lao Hu.
Lao Hu tidak tersulut emosi sama sekali tapi justru tertawa keras, "Hahahaha... Aku rasa kau salah ingat Mao Feixiang. Aku ingat waktu itu bagaimana aku mengencingi wajahmu ketika kau tengah tidur. Hahahaha!!!!.."
Lao Hu membalas orang tua yang namanya adalah Mao Feixiang itu dengan mengungkap kenangan lima ratus ribu tahun yang lalu dan membuat Mao Feixiang menjadi sangat marah.
"Lao Hu!! Kau harus mati!!!.." Teriak Mao Fei Xiang sangat marah dan melesat kearah Lao Hu lalu menyerangnya dengan bola-bola meteor sebesar bola basket.
"Hehehe...."
Lao Hu terkekeh lalu mengangkat kakinya dan menginjak lima bola meteor seperti menginjak buah jeruk. Tapi jelas karena tubuh Lao Hu yang raksasa tentunya dengan hentakan kakinya saja membuat tanah berguncang dan angin berhembus kencang yang membuat Mao Feixiang terhempas kembali kebelakang.
"Bajingan!!.." Teriak Mao Feixiang semakin marah dan kembali berdiri.
"Haiyo!! Kau sendiri yang terlalu lemah tapi menyalahkan ku.." Ucap Lao Hu kembali menghina.
"Kubunuh kau!!.."
Mao Feixiang berteriak sangat keras seraya membentuk sebuah segel lalu tiba-tiba penampilannya berubah menjadi sangat menyeramkan, aura menjijikkan yang dia sembunyikan dalam-dalam kini lepas dan tercium oleh Tang Lian.
"Aura menjijikkan ini...." Tang Lian tertegun sejenak.
"Sial!! Kalian iblis sialan mengapa tidak ada habisnya mengganggu alam rendah ini!!!.." Teriak Tang Lian tiba-tiba dan memanggil tahta dewa penghakimnya.
Dan ketika tiga puluh orang tengah bertekuk lutut dan memberikan penghormatan pada Tang Lian, tiba-tiba Lao Hu angkat bicara.
"Tuan, Mao Feixiang bukanlah orang yang bisa kamu tangani.."
__ADS_1
Tang Lian jelas tidak senang dengan kata-kata yang seakan meremehkannya itu. "Lao Hu, jadi maksudmu aku harus lari seperti seekor anak anjing yang ketakutan begitu!?.."
"Maafkan aku tuan, bukan itu yang aku maksud..."
"Lao Hu, kita sedang dalam pertarungan, cepat katakan dan jangan bertele-tele..." Ucap Tang Lian yang hampir habis kesabaran.
"Dia adalah keturunan iblis kuno yang pernah Yang Mulia Tang Lin kalahkan dimasa lalu. Singkatnya dia adalah musuh yang hampir setara dengan Yang Mulia Tang Lin dimasa lalu dan juga dia adalah salah satu musuh bebuyutan Yang Mulia Tang Lin!!.."
Lao Hu tidak ingin bercerita banyak karena ini mengarah pada siapa sebenarnya Tang Lin yang ditakuti oleh alam semesta.
Dan jawaban Lao Hu yang terlihat tidak ingin bercerita banyak membuat Tang Lian sangat bingung dan penasaran. Dan juga Lao Hu mengatakan dia adalah salah satu, dan itu membuktikan masih banyak lagi musuh Tang Lin yang masih hidup. Rentetan pertanyaan muncul dipikiran Tang Lian yang dia tidak tau apa jawabannya.
Sementara Tang Lian tenggelam dalam banyaknya pertanyaan didalam otaknya, Lao Hu berniat mengakhiri pertarungannya dengan cepat. Karena jika tidak Tang Lian akan memaksa untuk tetap ikut bertarung.
"Mao Feixiang!! Dendam antara kau dan Yang Mulia Tang Lin harus berakhir disini!!.." Ucap Lao Hu seraya mengumpulkan energi yang sangat besar didalam mulutnya lalu menembakkannya kepada Mao Feixiang.
"Siuuuu..... "
Sinar biru bergerak lurus kearah Mao Feixiang dan...
"BOOOMMM!!!.."
"Selesai..." Ucap Lao Hu pelan dan ingin berbalik, tapi dia melihat asap hitam keluar dari kepulan debu.
"Apa!?.." Lao Hu terlihat sangat terkejut.
"Hahahaha!!!! Aku telah selesai Bertransformasi. Serangan lemah seperti itu tidak akan bisa melukaiku!.." Ucap Mao Feixiang dan tertawa terbahak-bahak.
Sementara Tang Lian dan yang lainnya menatap itu dengan tatapan ngeri. Bahkan Tang Lian saja tidak bisa menahan tubuhnya agar tidak gemetar.
"Benar-benar tidak terluka sama sekali!! Jika aku yang berada diposisi Mao Feixiang itu maka aku pasti sudah jadi debu!!.." Gumam Tang Lian yang merasa ngeri.
Sementara tiga puluh orang yang muncul bersamaan dengan Tahta dewa Penghakimnya itu terlihat biasa saja.
"Cih!! Ini akan semakin merepotkan!!.." Ucap Lao Hu kesal.
__ADS_1
"Hahaha!!! Kucing Kecil, nama itu lebih pantas untukmu hahahaha!!!.." Mao Feixiang kembali menghina dan tertawa terbahak-bahak.
"Kau terlalu banyak bicara!!.." Ucap Lao Hu yang kini menjadi kesal lalu mulai berlari dan menyerang Mao Feixiang.
Mao Feixiang hanya tersenyum misterius dan menunggu Lao Hu datang padanya.
"Kemarilah!!!.." Teriak Mao Feixiang dan membentuk kuda-kuda bertahan.
"Rrrrroooooaaaaaarrrrrrr!!!!!"
Lao Hu mengaum sangat keras lalu melompat dan menerkam Mao Feixiang. Dengan tubuh Lao Hu yang sangat besar, Mao Feixiang terlihat sangat pas dengan ukuran mulutnya.
"Hiiiiyyyaaaaaahhhh!!!.." Teriak Mao Feixiang keras seraya menahan mulut Lao Hu dengan kedua tangannya.
Lao Hu tidak tanggung-tanggung memberikan serangan, setelah mulutnya ditahan oleh Mao Feixiang, dia mendorongnya dengan kuat.
Mao Feixiang juga tidak mau kalah, dia juga membalas dorongan Lao Hu. Mereka berdua saling beradu tenaga dengan sengit dan berusaha membuktikan siapa yang lebih kuat diantara mereka.
Selama dua menit mereka berdua beradu tetapi tidak ada yang menunjukkan dirinya akan melemah. Kemudian Lao Hu berpikir bahwa ini tidak akan ada habisnya jika terus beradu dengan cara seperti ini.
Tidak kehabisan akal, kemudian Lao Hu mengaum sangat keras, "ROOOOAAAARRRR!!!!.."
Seraya mendorong Lao Hu juga mengaum keras. Mao Feixiang yang ada tepat dihadapan mulut Lao Hu merasa telinganya bisa pecah kapan saja dan konsentrasinya yang beradu tenaga terganggu dan akhirnya dia mulai terdorong ke belakang.
"B-bajingan!!!!.." Teriak Mao Feixiang kesal dan menekukkan lututnya ketanah.
Lao Hu merasa ini adalah kemenangannya dan dia semakin mendorong dan menekan Mao Feixiang. Tapi tiba-tiba saja Mao Feixiang tersenyum dan membuat Lao Hu merasa ada yang tidak beres. Namun sudah terlambat karena tubuhnya yang raksasa itu terangkat.
"Hiiiiyyyaaaaaahhhh!!!!..." Teriak Mao Feixiang keras dan membanting Lao Hu kebelakangnya.
"Selama Lima ratus ribu tahun ini berapa banyak manusia yang kau bunuh dan kau minum darahnya untuk mendapatkan kekuatan yang luar biasa itu..!!" Tanya Lao Hu seraya kembali bangkit.
"Berapapun manusia yang telah aku bunuh kurasa sudah ada jutaan atau bahkan lebih, tapi lupakan saja itu dan kembali bertarung sampai mati!!.." Ujar Mao Feixiang yang terlihat sangat semangat.
"Humph!!!! Mao Feixiang!! Benar saja kalian para iblis sangat kejam! Bahkan menganggap manusia hanyalah serangga belaka!!! Kali ini kau bersiaplah karena aku tidak akan menahan lagi kekuatanku!!."
__ADS_1
***Hallo Semuanya, author disini hanya bisa mengatakan maaf sebesar-besarnya, abis beli hp seken ternyata hp nya eror..🙏🙏🙏🙏🙏
Sekali lagi maaf🙏🙏🙏🙏🙏🙏***