PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 65 "Giok Jiwa Yang Palsu"


__ADS_3

Jia Li :



Kemudian setelah itu Tang Lian pun bertanya tentang apa yang ingin dia ketahui. Sejujurnya Tang Lian masih penasaran bagaimana cacing iblis sebelumnya bisa ditanamkan didalam tubuh Jia Kun tanpa Jia Kun ketahui.


"Kemudian masalah selanjutnya adalah, aku ingin tahu bagaimana cacing iblis sebelumnya ditanamkan dalam tubuh pemimpin sekte tanpa anda sadari." Tang Lian bertanya dengan serius.


"Aku juga tidak tahu tuan muda, aku hanya ingat tiga bulan yang lalu dia secara pribadi datang ke sekteku dan memberitahukan aku bahwa putriku sudah mati." Jia Kun mengatakan apa yang dia ketahui.


"Lalu apakah anda mempercayainya?." Tang Lian bertanya dengan penasaran.


"Sebelumnya aku memang tidak percaya tuan muda, namun ketika aku memeriksa giok jiwa putriku telah hancur kemudian aku memercayainya..."


"Aku tebak saat itu pemimpin sekte pasti sangat sedih kemudian pemimpin kota bajingan itu menghibur anda kan?." Tang Lian berkata seolah-olah dia sudah tahu.


"Itu benar tuan muda, bagaimana anda bisa tahu?." Jia Kun bertanya dengan penasaran.


"Itu adalah trik murahan yang mudah diketahui.." Tang Lian berkata sambil tersenyum misterius.


"Sekarang aku sudah tau bagaimana cacing itu ditanamkan dalam tubuh pemimpin sekte. Ketika pemimpin kota itu menemani dan menghibur anda dia pasti menyuruh seseorang untuk memasukkan cacing itu kedalam minuman anda..." Tang Lian berkata dengan sangat yakin bahwa memang itulah yang terjadi.


Disisi Jia Kun dia begitu terkejut dan juga semakin kagum kepada Tang Lian karena hanya dengan ceritanya saja Tang Lian dapat mengetahui kebenarannya.


"Tapi ada satu hal yang masih menjadi pertanyaanku, bagaimana giok jiwa putri anda bisa hancur tetapi putri anda sendiri masih hidup dan berdiri dihadapan anda sekarang?."


"Itu juga aku tidak tahu tuan muda.." Jia Kun menjawab dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Sedangkan Wang Long membatin 'Orang ini ternyata sangat bodoh, setiap tuan bertanya pasti menjawab tidak tahu, cih... Aku jadi ingin tahu bagaimana dia bisa menjadi pemimpin sekte'.


"Bisakah pemimpin sekte menunjukkan giok jiwa itu padaku?." Tang Lian berkata karena dia merasa ada sesuatu yang menarik disini, mungkin pembantaian akan terjadi sebentar lagi.


"Tentu saja tuan muda.." Jia Kun berkata kemudian menyuruh dia mengeluarkan giok jiwa Jia Li yang telah pecah berkeping-keping dan memberikannya kepada Tang Lian.


Kemudian Tang Lian pun menerimanya lalu memeriksanya dengan tehnik mata bintang. Tehnik mata bintang adalah tehnik yang dapat melihat ilusi, melihat dalam gelap dan juga dapat mengetahui sebuah barang asli atau palsu.


"Giok jiwa ini palsu.." Tang Lian berbicara setelah beberapa detik.


"Bagaimana mungkin!?." Semua orang berkata serempak seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Tang Lian.


"Kenapa? Apa kalian semua tidak percaya?." Tang Lian bertanya kemudian mengelus lembut kepala Jia Li yang sedang duduk dipangkuannya dan menatapnya dengan mata terbelalak.


"Bukannya aku tidak percaya tuan muda, namun giok jiwa adalah sebuah benda yang lahir bersamaan dengan pemiliknya, lalu bagaimana mungkin itu bisa dipalsukan?." Jia Kun berkata dengan semakin bingung.


"Itu adalah hal yang mudah pemimpin sekte. Baiklah akan aku jelaskan, yang pertama adalah pengetahuan umum yang diketahui giok jiwa ini memiliki bentuk yang berbeda-beda dan memiliki sedikit jiwa pemiliknya didalam untuk memastikan hidupnya.


"Lalu bagaimana dengan jiwanya? Pada saat itu aku juga melihat bahwa jiwa didalam giok itu juga sudah menghilang?." Jia Kun bertanya kembali.


"Didalamnya itu tidak ada jiwa pemimpin sekte, giok jiwa yang telah dibentuk kembali itu hanya perlu satu tetes darah dari targetnya kemudian memasukkan ilusi kedalamnya sehingga anda akan melihat giok itu seperti memiliki jiwa." Selama sepuluh menit Tang Lian terus menjelaskan tentang giok jiwa yang palsu.


"Jadi begitu rupanya..."


"Pengetahuan sepenting itu darimana pemuda itu mempelajarinya?." Para tetua sekte yang ada di sana membatin dan membuat mereka semakin mengagumi lagi Tang Lian.


Berbeda dengan wakil pemimpin sekte itu yang telah keringat dingin mulai dari awal Tang Lian menjelaskan. Wakil kepala sekte itu berpikir bagaimana Tang Lian dapat mengetahui semuanya hanya dengan mendengarkan cerita Jia Kun saja?.

__ADS_1


Tang Lian tentu saja menyadari itu kemudian tersenyum misterius lagi. Karena dari awal Tang Lian juga sudah merasakan energi menjijikkan yang samar-samar dari tubuh wakil kepala sekte elang besi itu.


"Tuan muda, bagaimana kami dapat mempercayai perkataan anda tanpa pembuktian?." Wakil kepala sekte itu berbicara dan berharap semua yang dikatakan Tang Lian barusan hanyalah tebakan yang kebetulan saja.


Disisi Tang Lian yang mendengar wakil kepala sekte itu angkat bicara membuat Tang Lian semakin tersenyum lagi. Tang Lian berpikir akhirnya pria tua yang sudah bau tanah ini berbicara juga.


"Jika ingin pembuktian maka aku akan membuktikannya, namun aku harap seseorang tidak akan mempermalukan dirinya sendiri nanti.." Tang Lian berbicara dengan seringai mengejek.


Wakil pemimpin sekte yang mendengar itu hanya bisa menggertakkan giginya dan mengepal kuat tangannya karena kesal. Wakil pemimpin sekte itu ingin membalas perkataan Tang Lian dan menuduh Tang Lian memiliki maksud tersembunyi, namun dia diam karena dia takut akan semua orang curiga padanya.


Hal yang dipikirkan wakil pemimpin sekte itu adalah wajar karena semua orang juga sudah dapat mengambil kesimpulan jika ada penghianat diantara mereka, namun siapakah itu belum ada yang tahu, hanya Tang Lian saja lah yang mengetahuinya.


"Wang Long, pinjamkan aku apimu.." Tang Lian berkata sambil membentuk sebuah tungku dari energi qi-nya dan meletakkan giok jiwa yang telah hancur itu didalamnya.


"Baik tuan.." Wang Long berkata kemudian menyemburkan api dari mulutnya untuk mencairkan giok jiwa itu.


Proses pencairan giok jiwa tidaklah sembarangan sehingga Tang Lian dengan perlahan membimbing Wang Long untuk mengontrol apinya. Karena jika terlalu panas maka akan membuat giok itu menjadi semakin keras.


Kemudian didepan mata semua orang giok jiwa itu perlahan mencair hingga menjadi cairan yang sangat kental dan membuat semua orang semakin terkejut bukan main dan memikirkan ternyata perkataan Tang Lian barusan adalah benar.


Sedangkan Lao Hu yang melihat ekspresi semua orang hanya mencibir didalam batinnya karena menurutnya pengetahuan orang-orang ini sangat dangkal.


"Hooaamm, aku mengantuk bisa bergeser sedikit?" Yun Mei yang menguap karena mengantuk berkata kemudian berdiri dari kursinya dan tanpa menunggu jawaban Jia Li dia langsung menarik Jia Li hingga berdiri dan menggantikannya duduk dipangkuan Tang Lian.


"Eh?." Jia Li hanya berkata dengan bingung karena Yun Mei mengatakan geser sedikit namun Yun Mei menariknya hingga berdiri.


Kemudian Jia Li berjalan sambil menghentakkan kakinya kelantai dengan keras dan menggerutu didalam batinnya karena kesal dan duduk di kursi Yun Mei sebelumnya. Namun walaupun begitu dia tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menggembungkan pipinya karena Yun Mei adalah istri sah Tang Lian yang pertama.

__ADS_1


Disisi Yun Mei, dia merasakan tongkat kera sakti milik Tang Lian mengeras dan menyentuh bokongnya kemudian tersenyum menggoda dan membisikkan sesuatu.


"Suamiku, ternyata kamu sangat nakal.." Yun Mei berbisik ditelinga Tang Lian dan menggeser sedikit posisi duduknya hingga lembah keramatnya bersentuhan dengan tongkat kera sakti milik Tang Lian namun hanya dari balik pakaian.


__ADS_2