PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 47 "Melawan Enam Serigala"


__ADS_3

Pada saat ini diposisi Tang Lian, ditengah hutan yang rimbun dan dibawah sinar matahari yang terik terlihat dua orang pria dan satu wanita sedang melawan enam ekor serigala tinggkat sembilan puncak dan serigala itu adalah jenis yang sama seperti yang membunuh ibu angkatnya Tang Lian.


"Bom...bom...bom...bom...bom..."


Suara pertarungan Tang Lian dan serigala itu, pada saat ini Tang Lian cukup kesulitan melawan serigala putih itu karena Tang Lian belum cukup pengalaman bertarung. Saat ini satu bulan telah berlalu sejak Tang Lian meninggalkan istana kekaisaran Long.


Selama satu bulan ini Tang Lian telah banyak membunuh binatang tingkat tujuh kebawah dan kali ini adalah pertama kalinya dia melawan serigala tingkat sembilan puncak, sebelumnya Tang Lian ingin melawan keenam serigala itu dengan sendirinya namun karena Tang Lian hampir kalah jadi dia meminta Zhao Yu dan Yun Mei membantunya.


Tingkat sembilan puncak adalah sama dengan tingkat kaisar emas puncak dan satu langkah lagi akan mencapai ranah saint dan ketika itu maka serigala itu akan bisa berubah menjadi manusia. Berbeda dengan Yun Mei yang seorang dewi, kultivasinya memang tinggi tetapi karena dia turun ke alam bawah ini maka ranahnya ditekan sampai tingkat saint, sedangkan Zhao Yu adalah tingkat kaisar emas menengah. Maka dari itu mereka cukup kesulitan untuk melawan serigala itu.


"Cakar dewa elang..." Tang Lian bergumam kemudian sebuah bayangan cakar berwarna biru membentuk sama seperti tangan Tang Lian tetapi kukunya panjang dan tajam, kemudian mengarahkannya kearah salah satu serigala putih itu.


"Auuuu...."


Belum sempat Tang Lian menangkap serigala yang dia targetkan serigala satunya lagi tiba-tiba menyerang dari belakang dengan cepat, merasakan bahaya dibelakangnya Tang Lian kemudian mau tidak mau harus membatalkan jurusnya kemudian menghindar ke samping dengan cepat.


"Sial!! Ini sangat sulit, kombinasi serangan dan pertahanan kedua serigala ini sangat kuat, hampir tidak ada celah!!!" Tang Lian bergumam, kemudian melihat kearah Zhao Yu dan Yun Mei dan berniat meminta bantuan tetapi Zhao Yu dan Yun Mei cukup kesulitan juga jadi Tang Lian membatalkan niatnya dan mau tidak mau dia harus kembali bertarung.


Menyerang dan bertahan terus dilakukan oleh Tang Lian dan para serigala yang dia lawan, dan begitu juga dengan Zhao Yu dan Yun Mei, ratusan jurus telah mereka keluarkan namun belum ada satu serigala pun yang mati. Hingga matahari hampir tenggelam pertarungan masih berlanjut.


Stamina kedua belah pihak juga telah terkuras hampir habis, nafas kedua belah pihak terlihat ngos-ngosan, namun walaupun begitu kedua belah pihak belum menunjukkan tanda-tanda pertarungan berhenti.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya keenam serigala putih itu memilih untuk berkumpul disatu tempat, kemudian melolong dengan keras secara bersamaan dengan keras seolah-olah akan menggunakan sebuah jurus rahasia mereka. Dan benar saja tiba-tiba keenam serigala itu menyatukan tubuhnya hingga menjadi sangat besar dan tingginya menjadi tiga meter dengan kepala tiga.


Kemudian karena keenam serigala itu menyatukan tubuhnya maka kekuatannya juga meningkat dengan derastis sampai ranah saint tingkat puncak, tetapi walaupun begitu serigala itu belum bisa berubah menjadi bentuk manusia karena ini adalah kekuatan gabungan.


"Ini buruk!! Semuanya berkumpul!!!" Tang Lian yang melihat itu langsung menyuruh istri dan bawahnya agar berkumpul dengannya.


Yun Mei dan Zhao Yu yang mendengar panggilan Tang Lian kemudian dengan cepat berlari kearahnya dan berkumpul dengan posisi Tang Lian ditengah, Zaho Yu dikiri dan Yun Mei dikanan lalu membentuk kuda-kuda siap bertarung.


Walaupun ranah Yun Mei dan Zhao Yu tinggi namun pengalaman bertarung mereka juga hampir tidak ada, karena di alam dewa Yun Mei hanya terus berlatih dan berlatih dan hampir tidak pernah bertarung, dan begitu juga dengan Zhao Yu yang terus-menerus berlatih dan menjaga tahta dewa penghakim sebelumnya.


Pada saat Tang Lian, Yun Mei dan Zhao Yu telah berkumpul tiba-tiba serigala itu melolong lagi kemudian kabut putih tiba-tiba memenuhi tempat mereka sehingga menyebabkan pandangan mereka terhalang.


Kemudian ditengah-tengah kabut putih itu Tang Lian memerintahkan untuk membentuk lingkaran dengan saling memunggungi satu sama lain. Didalam kabut itu menjadi sangat senyap dan mencekam ditambah lagi serigala sebesar tiga meter itu menghilang ditengah kabut dan dapat menyerang kapan saja.


Kemudian untuk lebih meningkatkan lagi kewaspadaan mereka Tang Lian mengeluarkan pedang darah penghakim yang panjangnya tiga meter. Tang Lian tidak mengeluarkan pedang darah penghakim dari tadi karena dia ingin tahu sampai mana batas kemampuannya tanpa pedang, namun sekarang keadaan menjadi genting jadi mau tidak mau Tang Lian mengeluarkan pedangnya.


Kemudian ditengah-tengah tingginya kewaspadaan kelompok Tang Lian, serigala itu tiba-tiba muncul dan menyerang Tang Lian, Tang Lian yang merasakan bahaya dari arahnya kemudian dengan cepat mengayunkan pedangnya dan memotong salah satu kepala serigala itu.


"Auuuuu...." Serigala itu melolong kesakitan, tetapi hanya sementara sebelum kepalanya tumbuh kembali.


Tang Lian yang melihat itu menjadi sangat terkejut dia berfikir apakah serigala ini akan terus menumbuhkan lagi kepalanya jika terpotong? Jika benar maka satu-satunya cara adalah menusuk jantungnya.

__ADS_1


"Semuanya dengarkan aku, jika serigala itu muncul lagi maka berusahalah untuk menusuk jantungnya!!!" Tang Lian berteriak memberikan perintah.


"Baik..." Zhao Yu dan Yun Mei berkata dan mengangguk serempak.


Serigala yang juga mendengar perkataan Tang Lian sebelumnya menjadi lebih hati-hati jika menyerang karena Tang Lian telah mengetahui kelemahannya.


Kemudian serigala itu terus berlari mengelilingi Tang Lian dan kelompoknya sambil mencari titik lemah pertahanan mereka. Setelah lima belas menit akhirnya serigala itu memilih untuk menyerang Zhao Yu yang paling lemah dibandingkan Tang Lin dan Yun Mei.


Serigala itu bergerak semakin cepat untuk mengecoh Tang Lian lalu dengan cepat menerkam kearah Zhao Yu dengan kuat, Tang Lian yang merasakan bahaya kearah Zhao Yu dengan refleks mendorong Zhao Yu menjauh dan menahan serangan serigala itu.


Sekarang posisi Tang Lian dan serigala itu sedang adu kekuatan tentang siapa yang terkuat, serigala itu menyerang dengan kedua cakarnya sedangkan Tang Lian menahannya dengan pedang darah penghakimnya.


"Suamiku, aku akan membantumu!!!" Yun Mei berteriak kemudian bergerak dengan cepat kearah Tang Lian untuk membantunya.


Yun Mei bergerak dengan cepat sambil mengganti pedangnya dengan sebuah cambuk. Pada saat Yun Mei sedang menyerang dengan cambuknya, salah satu kepala serigala itu tiba-tiba menggigit cambuk Yun Mei kemudian menariknya dengan kuat sehingga Yun Mei tersentak dengan kuat kearah serigala itu, kemudian kepala serigala yang lainnya lagi membuka mulutnya dan menunggu leher Yun Mei sampai lalu berniat menghancurkan leher Yun Mei.


"Tidaaaakkkk..." Tang Lian berteriak putus asa.


***BERSAMBUNG***


Halo para pembaca yang Budiman, terimakasih telah mampir di novel ini jangan lupa klik tombol like dan terus dukung author juga dengan kasi vote novel author terima kasih.....

__ADS_1


tunggu ada yang bilang hadiah? Author mau dong 😁


**********SAMPAI JUMPA***************


__ADS_2