PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 28"Sang Penghakim"


__ADS_3

Setelah pengetahuan itu muncul di dalam kepala Tang Lian membuatnya terdiam cukup lama hingga dia tersadar karena Yun Zhang.


"Sudah paham sekarang?"Yun Zhang bertanya untuk menyadarkan Tang Lian.


"Aku paham kakek dewa namun aku juga ingin memastikan satu hal lagi"


"Oh?Apa itu?"Yun Zhang bertanya dengan penasaran.


"Secara tidak langsung kakek dewa telah menyuruhku untuk mengemban tugas yang berat dan tujuan kakek dewa sebenarnya memberikan aku kekuatan ini adalah untuk menghentikan semua ini, apakah aku benar kakek?"Tang Lian berbicara dengan serius.


Yun Zhang yang mendengar itu tersenyum puas karena Tang Lian memahami apa maksud dan tujuan sebenarnya dibalik itu.


"Itu benar anak muda,namun kamu harus tau, kamu tidak bisa untuk menghentikan itu semua, kamu hanya dapat menyeimbangkannya..."


"Mengapa demikian?"Tang Lian bertanya untuk memahami sepenuhnya maksud dari Yun Zhang.


"Karena dibalik semua ini dalangnya adalah para iblis.."


"Jika begitu mengapa tidak hancurkan saja mereka semua para iblis itu?"


Mendapatkan pertanyaan seperti itu membuat Yun Zhang menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecut.


"Ini tidak semudah yang kamu bayangkan anak muda..."


"Maksud kakek?"


"Kami para dewa juga bahkan telah berperang melawan mereka para iblis dengan waktu yang sangat lama,jutaan tahun kami berusaha untuk menghancurkan mereka tetapi tidak bisa menghancurkan mereka..."


Mendengar itu Tang Lian pun paham jika para dewa saja tidak mampu untuk menghentikan semua ini apa lagi dengan dirinya, sebab itulah Yun Zhang mengatakan dia hanya bisa menyeimbangkan saja.


"Aku paham sekarang kakek, tapi masih ada yang mengganjal pikiranku sekarang kakek..."


"Katakan saja anak muda..."


"Tugas yang kakek berikan padaku juga menghalangi aku untuk membalaskan dendamku, bagaimana dengan itu? Aku harap kakek bisa memberikan aku petunjuk karena aku tidak akan bisa melupakan apa yang telah mereka lakukan padaku..."


"Bukankah sudah aku katakan sebelumnya bahwa kamu bisa menindas mereka yang pantas ditindas, tercela lah untuk mereka yang tercela dengan kata lain kamu bisa membalaskan dendam tetapi tidak harus melalui jalan yang salah..."


Mendengar jawaban dari Yun Zhang, Tang Lian pun tersenyum puas.


"Aku paham sekarang kakek terima kasih..."


"Baguslah jika begitu, dengan ini aku menyatakan dengan sah bahwa kamu adalah SANG PENGHAKIM.."Yun Zhang berkata sambil meletakkan tangannya di atas bahu kanan Tang Lian dan memaksanya untuk berlutut.


Tang Lian yang tidak bisa menahan tekanan dari Yun Zhang akhirnya berlutut kemudian cahaya emas bersinar dari dalam tubuhnya, cahaya emas yang bersinar menandakan Tang Lian telah resmi menjadi manusia setengah dewa dengan jabatan SANG PENGHAKIM.

__ADS_1


Pada awalnya Tang Lian bingung namun setelah dia mengingat perkataan Yun Zhang sebelumnya tentang Tindaslah mereka yang pantas ditindas dan tercela lah untuk mereka yang tercela akhirnya Tang Lian paham.


"Terma kasih kakek dewa..."


"Tidak usah berterima kasih anak muda, aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan dan aku harap kamu tidak mengecewakan aku anak muda..."


"Aku berjanji kakek dewa aku pasti tidak akan mengecewakan anda..."


Mendengar jawaban Tang Lian,Yun Zhang pun tersenyum puas, kemudian Yun Zhang melanjutkan untuk melaksanakan pernikahan Tang Lian dan Yun Mei putrinya.


"Baiklah, sekarang kita akan melanjutkan acara pernikahan..."


"Pernikahan?Siapa?Dan dimana?"Tang Lian bertanya dengan bingung.


"Apakah kamu berpura-pura bodoh atau tidak tahu?"Yun Zhang bertanya kepada Tang Lian sambil terus menatapnya dengan tajam.


Melihat itu akhirnya Tang Lian paham bahwa itu adalah pernikahannya dan matanya melebar karena terkejut dan merasa ini terlalu cepat.


"B-bukan kah ini terlalu cepat?kami bahkan belum mengenal satu sama lain.."Tang Lian berkata sambil tergagap dan menatap Yun Mei.


Begitu juga dengan Yun Mei yang menatap Tang Lian juga hingga mata mereka bertemu dan menyebabkan Yun Mei malu memainkan jari telunjuknya, namun akhirnya Yun Mei tidak tahan lagi dan bersembunyi lagi dibalik ayahnya karena terlalu malu.


Melihat itu Yun Zang menjadi ingin mengerjai mereka berdua.


"Itu-itu..."Tang Lian berbicara dengan gagap karena tidak tau harus berkata apa lagi sekaligus juga malu.


Begitu juga dengan Yun Mei yang bersembunyi dibalik ayahnya juga semakin malu.


Yun Zhang yang melihat itu menjadi tertawa karena menurutnya keadaan ini sangat menghibur dirinya.


"Ha...ha...ha...ha...ha..."Yun Zhang tertawa terbahak-bahak hingga pada akhirnya Yun Mei mencubit pinggang ayahnya yang sedang tertawa.


"Aduh...aduh...aduh..."


"Ayah juga membuatku malu..."Yun Mei berbisik pada ayahnya sambil mencubit pinggangnya.


Setelah mengatakan itu akhirnya Yun Zhang menyudahi tawanya dan berbicara serius.


"Baiklah aku akui ini adalah pernikahan kalian"


"Ta-tapi aku bahkan belum tau namanya"Tang Lian masih berkata dengan gagap.


"Kalau begitu kalian bisa saling mengenal sekarang..."Yun Zhang tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang Tang Lian kemudian mendorongnya kearah Yun Mei berada.


Tang Lian yang tidak siap akan hal itu tiba-tiba didorong begitu saja, Tang Lian hampir tidak bisa mengendalikan tubuhnya dan hampir menabrak Yun Mei, namun sebelum itu terjadi Tahg Lian dengan cepat mengendalikan lagi tubuhnya agar tidak menabrak Yun Mei.

__ADS_1


"Huh,hampir saja..."Tang Lian yang telah berhasil mengendalikan tubuhnya kemudian berhenti didepan Yun Mei yang hanya berjarak satu meter.


Setelah itu mata mereka bertemu lagi, untuk sesaat Tang Lian tidak bisa memalingkan matanya dari wajah Yun Mei karena terpana akan kecantikannya yang tidak ada tanding.


Begitu juga dengan Yun Mei yang juga menatap Tang Lian yang menurutnya juga sangat tampan, namun akhirnya Yun Mei tersadar dan menunduk malu, wajahnya juga berubah merah seperti tomat dan memainkan jarinya lagi.


"Ehehehe...anu...umm...si...siapa namamu nona?"Dengan suasana yang canggung dan tertawa cengengesan Tang Lian memberanikan diri untuk bertanya.


"Yu...Yun Mei...Ka...kalau kamu?"Yun Mei juga menjawab dan bertanya kembali dengan terbata-bata karena sangat gugup.


"Ak...aku Tang Lian..."Hanya itu yang dikatakan oleh Tang Lian dan untuk sesaat hening dan menambah suasana yang canggung.


Tang Lian dan Yun Mei sama-sama tidak tahu harus berkata apa dan hingga pada akhirnya Tang Lian memberanikan diri untuk berbicara.


"Ka..kamu sangat cantik..."Tang Lian berbicara dengan gagap lagi karena jantungya berdegup kencang.


Yun Mei yang mendapat pujian seperti itu menjadi tambah malu dan semakin kencang memutar jarinya.


"Ap...apakah benar...?"


"Y...ya itu benar dan bagaimana denganku apakah aku tampan...?"


"Y...ya menurutku kamu juga sangat tampan..."Yun Mei berkata dengan gagap dan membuat jantungnya berdetak semakin kencang.


Di sisi lain Yun Zhang melihat itu dengan tersenyum lebar karena itu menjadi hiburan baginya, hingga ingin membuat ini semakin menarik.


"Pembicaraan apa itu?Tidak berguna sama sekali, tinggal lamar saja apa susahnya? Dasar lelaki penakut pada wanita..."


Yun Zhang berkata pada Tang Lian melalui batinnya dan berniat memprovokasi Tang Lian. Dan benar saja Tang Lian terprovokasi dan juga kesal pada Yun Zhang.


"Cih...aku adalah laki-laki sejati..." Tang Lian membalas perkataan Yun Zhang dari batinnya juga.


"Oh?Coba buktikan..." Yun Zhang memprovokasi lagi.


Karena merasa diremehkan Tang Lian pun langsung saja membuktikannya.


Dengan perlahan Tang Lian meraih tangan Yun Mei dan berlutut didepannya dan mencium tangan Yun Mei dengan lembut sembari berkata dengan sangat gugup dan detak jantung yang sangat kencang.


"Mau kah nona Yun menikah denganku...?"


BERSAMBUNG****


JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE, KOMEN,DAN VOTE JUGA....


SAYA MOHON MAAF JIKA ALUR CERITANYA SEDIKIT MEMBOSANKAN,BERITAHUKAN SAYA JIKA KALIAN MEMILIKI SARAN ATAU MELIHAT KESALAHAN DI NOVEL SAYA INI.... TERIMAKASIH***

__ADS_1


__ADS_2