PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 143 "Pria Tua Misterius"


__ADS_3

"Sebutkan namamu, aku tidak membunuh orang tanpa mengingat namanya!!.." Ujar Tang Lain seraya memandang kelangit dan mengeluarkan pedang darah penghakimnya.


"Hahahaha!!!... Tang Lin, penampilanmu masih sama seperti lima ratus ribu tahun yang lalu. Tapi aku sedikit kecewa karena kau melupakanku!!.." Balas orang itu seraya menatap kearah Tang Lian.


Mendengar itu membuat Tang Lian bingung bagaimana orang itu bisa mengenal ayahnya. Namun Tang Lian memilih untuk tidak memperdulikannya karena dia sangat emosi karena hadiah ulang tahun dari Long Xia Shi habis terbakar dan hanya tersisa bagian bawahnya saja.


"Aku sudah hidup terlalu lama dan banyak orang yang telah aku temui, jadi melupakan sebagian dari mereka..." Ujar Tang Lian berbohong seraya terus mengangkat pedangnya yang tiba-tiba mengeluarkan cahaya merah.


"Melupakanku!? Setelah penghinaan lima ratus ribu tahun yang lalu beraninya kau melupakanku!!." Ucap pria tua itu sangat marah.


"Memangnya aku peduli?.." Ucap Tang Lian dingin dan mengayunkan pedangnya kebawah.


Orang tua itu merasa ada yang tidak beres lalu dia menatap keatas, "Apa!!?" Pria tua itu sangat terkejut karena lima puluh bayangan pedang yang besar jatuh bersamaan kearahnya.


"Bajingan kau Tang Lin!!.." Pria tua itu berteriak sangat marah seraya berusaha membentuk perisai di atas kepalanya.


"Terlambat!!.." Ucap Tang Lian dan...


"BOOOMMMM!!!..."


Lima puluh bayangan pedang itu menghantam dan meledak bersamaan sehingga menciptakan gelombang kejut yang sangat besar.


Pria tua sebelumnya terlalu terkejut dengan serangan yang tiba-tiba sehingga dia tidak bisa mempersiapkan diri dan akhirnya dia terjatuh dengan keras ketanah dan menciptakan kawah kecil.


"Hahahaha!!!!.." Pria tua itu tiba-tiba tertawa seraya bangkit dengan perlahan.


"Apa? Dia masih hidup?.." Gumam Tang Lian bingung.


"Entah aku yang sudah terlalu kuat ataukah kau yang telah melemah. Seranganmu barusan hanya menggelitikku." Pria tua itu berkata dengan sombong.


"Hmph!! Kesombonganmu akan membuatmu mati!!.." Teriak Tang Lian lalu tiba-tiba dia menghilang dari tempatnya berdiri.


Dimata orang lain mungkin Tang Lian terlihat sangat cepat, namun Dimata pria tua itu terlihat sangat lambat seperti siput yang berjalan.


"Kau bukan hanya melemah tetapi juga semakin lambat..." Ujar pria tua itu dengan santai dan menahan ayunan pedang Tang Lian dari belakang.


"Benarkah?.." Ujar Tang Lian seraya tersenyum misterius.


"Hm?.."

__ADS_1


Pria tua itu bingung untuk beberapa saat, namun detik berikutnya...


"BOOOMMM!!!!..."


Pedang Tang Lian yang beradu dengan pedang pria tua itu tiba-tiba meledak dan membuat pria tua itu terhempas lima langkah kebelakang. Sedangkan Tang Lian bersalto kebelakang dan menjaga jarak.


"Bagaimana dengan itu? Apa kau menyukainya!?.." Ujar Tang Lian dengan maksud untuk menyulut emosi pria tua itu.


Tapi pria tua itu hanya menyunggingkan sudut bibirnya lalu tiba-tiba menghilang dari tempatnya.


"Serangan seperti itu terasa sangat geli...." Ucap pria tua itu seraya muncul kembali dibelakang Tang Lian.


"Bagaimana mungkin!!!..." Teriak Tang Lian sangat terkejut dan membalikkan badannya dengan cepat. Namun sudah terlambat karena telapak tangan pria tua itu dilapisi dengan energi hitam dan mendarat tepat didada Tang Lian.


"BAAMM!!!"


"Ahhkkk!!!.."


Tang Lian menjerit kesakitan dan terpental hingga menabrak pohon besar dan menumbangkannya.


"Kakak Lian!!.." Teriak Long Xia Shi yang sangat khawatir dan dengan cepat dia menghampirinya.


"Tang Lin! Aku sangat bingung apa yang membuatmu menjadi sangat lemah seperti ini.." Tanya pria tua itu karena sangat penasaran.


Namun Tang Lian hanya diam ketika dia mendengar pertanyaan itu dan berdiri perlahan dengan bantuan Long Xia Shi.


"Adik Shi... Kamu menjauhlah. Jika situasi tidak memungkinkan ajak Zhao Yu dan Lao Hu untuk segera pergi dari sini..." Ucap Tang Lian dengan penuh keyakinan dan tekad.


"K--kakak, tidak mungkin kamu...."


"Benar adik Shi, aku berniat bertarung sampai mati!!!.."


Setelah mengatakan itu Tang Lian kembali menyerang dengan segala yang dia miliki.


"Tidaaakkk.... Kumohon jangan lakukan itu!!!" Long Xia Shi berteriak histeris dan ingin mengejar Tang Lian namun Zhao Yu dengan cepat menahannya.


"T-tuan putri... S-sebaiknya kamu mendengarkan apa yang kakak katakan!.." Ucap Zhao Yu yang baru saja sampai di samping Long Xia Shi.


"Kamu...."

__ADS_1


"Aku baik-baik saja tuan putri..." Ucap Zhao Yu meyakinkan. Tetapi sebenarnya dia sedang terluka sangat parah karena sisa sisa dari ledakan meteor sebelumnya.


Sedangkan disisi Tang Lian dia melesat dengan cepat seraya berteriak sangat keras, "Tehnik Tapak Lima Jari!!!!"


Bayangan tangan lima jari yang besar dan berwarna merah keluar dari telapak tangan Tang Lian dan mengarahkannya pada pria tua itu.


"BOMM... BOMM... BOMM..."


Pria tua itu menangkis semua bayangan tangan Tang Lian dengan mudah. Pada awalnya pria tua itu tersenyum menghina pada Tang Lian yang dia sangka adalah Tang Lin, namun semakin lama dia semakin heran mengapa serangan Tang Lin semuanya terasa sangat lemah.


'Ini sangat aneh... Meskipun Tang Lin melemah tapi tidak mungkin sampai selemah ini kan?...'


"Apakah kau adalah benar-benar Tang Lin!?.." Teriak pria tua itu dan bertanya karena dia mulai meragukan bahwa anak muda yang terus saja menyerangnya terus menerus itu adalah Tang Lin.


"Jika iya kenapa dan jika tidak kenapa?.." Jawab Tang Lian yang tidak peduli dan terus saja menyerang pria tua itu dengan berbagai jurus meskipun tidak ada yang berhasil mengenai pria tua itu.


Jawaban Tang Lian barusan membuat pria tua itu semakin yakin jika anak muda yang dihadapannya itu bukanlah Tang Lin. Tapi yang membuatnya bingung adalah mengapa aura anak muda itu sangat mirip dengan Tang Lin?.


'Apakah dia adalah...'


Pria tua itu membatin seolah dia telah menebak siapa anak muda itu, kemudian dia tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.


"Hahahaha!!!!..."


"Apa..... Yang.... Kau..... Tertawakan...." Tanya Tang Lian yang ngosngosan dan berhenti sejenak.


"Tang Lin Oh Tang Lin, aku tidak menyangka jika kau akan menyuruh putramu untuk melawanku sementara kau bersembunyi dibawah ketiaknya seperti seekor anak ayam yang bodoh!!.." Teriak pria tua itu menghina.


"Tang Lin!! Jika kau tidak keluar maka kubunuh saja putramu!!.." Teriak pria tua itu kembali dan tiba-tiba bola meteor yang besar dan membara sebesar sebuah rumah muncul dibelakang pria tua itu dan menembakkannya pada Tang Lian.


"Selamat tinggal..."


"Siiiiuuuuuu...... BOOOOOMMMMMM!!!.."


Ledakan meteor membuat tanah berguncang sangat keras dan meratakan hutan dengan radius dua puluh kilo meter dibelakang Tang Lian, pria tua itu tersenyum penuh kemenangan.


Kemudian asap perlahan menghilang dan musik dimainkan...


"Dari awal sampai sekarang kau tidak menganggap ku sama sekali, lalu dengan lancangnya kau menyebut Yang Mulia Tang Lin bodoh dan bahkan ingin membunuh putranya?... Hehehe.... Aku harap Tulangmu cukup kuat menahan kemarahan ku yang sebenarnya..."

__ADS_1


Ujar Lao Hu dengan tubuh harimau raksasanya yang dilapisi energi biru dan mata merahnya berkedip. Tidak hanya itu, Lao Hu terlihat telah memakai sebuah mahkota yang terlihat sangat gagah diatasi kepalanya.


__ADS_2