PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 148 "Kehangatan Dipagi Hari"


__ADS_3

Tang Lian kemudian memotong beberapa tumbuhan obat yang berbeda hingga menjadi potongan-potongan kecil lalu menaruhnya didalam sebuah mangkuk kayu. Setelah itu ia meraih tiga botol kecil yang berisi cairan kental yang berwarna putih seputih susu lalu mencampurkannya kedalam mangkuk itu dan mengaduknya hingga selama dua menit.


Setelah diaduk sampai semua bahan-bahannya hingga merata dan terlihat telah berubah warna menjadi warna hijau kekuningan. Tang Lian tidak membuang waktu sedetikpun lalu bergerak cepat dan membaluri seluruh tubuh Zhao Yu dengan obat yang baru saja dia racik sendiri. Tang Lian lalu menunggu tubuh Zhao Yu kering kemudian menyelimutinya.


"Sepertinya aku harus benar-benar melatihnya setelah ini.." Gumam Tang Lian seraya menatap Zhao Yu dengan tatapan tidak tega.


"Lao Hu, kau jaga dia.." Perintah Tang Lian pada harimau putih itu yang sedari tadi menunggu didepan tenda.


"Baik tuan..."


Setelah itu Tang Lian berjalan kearah tendanya dan mendapati Long Xia Shi sudah tertidur disana.


"Apakah aku terlalu lama mengobati Zhao Yu?.." Gumam Tang Lian yang tidak sadar jika dia sudah lebih dari dua jam sejak dia mulai mengobati adik angkatnya itu.


Tang Lian menggelengkan kepalanya karena merasa itu tidak penting lalu membaringkan tubuhnya disamping Long Xia Shi dan memeluknya.


"Sepertinya aku juga harus segera meningkatkan kembali kekuatanku, aku harus mempelajari jurus-jurus yang tersisa didalam lautan pengetahuanku. Kejadian kali ini aku tidak ingin terulang kembali!." Batin Tang Lian penuh tekad.


Kemunculan iblis kuat itu membuat Tang Lian sadar jika tingkat kultivasi yang tinggi bukanlah jaminan yang membuktikan bahwa dirinya itu kuat. Ia merasa dirinya saat ini masih sangat lemah, jika saja Lao Hu memilih untuk mengikuti ayahnya dan kembali ke alam atas maka sudah pasti dia dan yang lainnya hanya akan tinggal nama.


Waktu berjalan dengan cepat, kini mentari telah menunjukkan dirinya dan menembus gelapnya malam lalu menggantinya dengan cahaya matahari pagi yang cerah.


Suara kicauan burung yang begitu berisik membuat Tang Lian terbangun, dan seperti biasanya ia melakukan beberapa gerakan sederhana untuk merenggangkan otot-ototnya. Namun kali ini ia merasa ada yang kurang, kemudian ia melirik tangan kanannya dan ternyata ia tidak lagi memilikinya. Karena itu ia juga teringat kembali dengan ayahnya dan itu membuatnya mendecakkan lidahnya kesal.


"Selamat pagi tuan!." Sapa Lao Hu dengan senyuman diwajahnya yang berbulu.


"Selamat pagi juga. Oh ya, apakah kau tidak tidur tadi malam?.."


"Tuan menyuruhku untuk menjaga Zhao Yu jadi aku tidak tidur.."


"Aku memang menyuruhmu menjaganya tapi... Ya sudahlah, sekarang kau berstirahatlah dan selanjutnya aku yang urus.."

__ADS_1


Lao Hu mengangguk lalu melompat keatas kepala Tang Lian dan tidur diatasnya.


"Hei! Apa kau tidak memiliki tempat lain untuk tidur selain dikepalaku?.." Protes Tang Lian.


Namun bukannya mendapatkan jawaban, Tang Lian justru mendengar suara dengkuran Lao Hu yang tertidur dengan cepat.


"Hmph! Jika bukan karena mengingat kau adalah binatang buas suci maka aku pasti akan menggorengmu!!.." Ujar Tang Lian seraya menunjuk-nunjuk keatas kepalanya.


Bukannya Lao Hu terbangun dan pindah, tapi justru dengkurannya semakin keras. Sudut bibir Tang Lian berkedut beberapa kali karena dengkuran yang semakin keras itu. Sekarang ia menyesal karena baru sekarang ia protes karena Lao Hu tidur diatas kepalanya.


"Ah! Sudahlah... " Teriak Tang Lian yang akhirnya kesal sendiri.


Kemudian Tang Lian berjalan kearah tenda Zhao Yu dan memeriksa keadaannya. Setelah melihat Zhao Yu sepertinya sudah baik-baik saja, Tang Lian tersenyum senang. Entah sejak kapan ia benar-benar merasa Zhao Yu adalah adik kandungnya padahal mereka sama sekali tidak memiliki hubungan darah.


Dua jam kemudian, Tang Lian telah selesai memanggang daging binatang buas yang ia buru tadi pagi lalu membangunkan semua orang. Mereka semua memakan daging panggang itu dengan lahap dan hanya menyisakan tulangnya saja.


"Kakak Lian, sejak kapan kamu pandai memanggang daging!!.." Tanya Long Xia Shi dengan mulut yang penuh dengan daging.


"Adik Shi, makan dulu sampai habis baru bicara.." Tegur Tang Lian.


"Sialan!! Dia sangat imut!!.." Batin Tang Lian yang sangat ingin menerkam Long Xia Shi karena ekspresi wajah yang sangat imut itu, namun ia menahannya karena ada Zhao Yu disana.


"Kenapa menatapku seperti itu? Bukankah aku benar?."


"Gadis ini!! Sejak kapan dia menjadi sangat jutek?.." Batin Tang Lian yang akhirnya kebingungan.


"Adik Shi... Aku tidak marah. Hanya saja..."


"Hanya saja kamu terlalu malas untuk menjawab pertanyaanku.." Potong Long Xia Shi.


"Bisakah kamu membiarkanku menyelesaikan kata-kataku?.." Ujar Tang Lian dengan wajah yang mulai masam.

__ADS_1


"Tidak... Nanti kamu akan bicara seperti kakek-kakek..."


"Adik Shi... Aku hanya menasihatimu karena tidak baik bicara sambil makan."


"Bicara apanya!? Aku hanya bertanya saja." Ujar Long Xia Shi semakin jutek.


"Ah!! Lakukan sesukamu..." Tang Lian akhirnya memilih untuk mengabaikan karena ia merasa tidak berguna untuk menjelaskan lebih dalam lagi, atau Long Xia Shi akan terus mengoceh.


Bahkan lima menit telah berlalu Long Xia Shi juga masih mengoceh tanpa henti. Hanya karena Tang Lian ingin menasehatinya dan ia tidak senang akhirnya mengoceh seperti emak-emak. Sama seperti kamu yang sedang membaca yang sering di repetin emakmu😂😂.


Sedangkan Zhao Yu dan Lao Hu menatap kedua pasangan itu dengan tatapan lucu, didalam hatinya mereka berdua benar-benar tertawa.


Sepuluh menit kemudian, Long Xia Shi juga masih mengoceh dan membuat Tang Lian yang sedari tadi sudah terdiam kini merasa kepalanya hampir pecah.


Lima belas menit kemudian....


"Uhuk!! Uhuk!! Uhuk!!.." Long Xia Shi tiba-tiba keselek.


"Lihat? Aku sudah bilang, berbicara saat makan itu tidak bagus. Inilah akibatnya jika kamu tidak mendengarkanku, pada akhirnya kamu keselek sendiri.." Ujar Tang Lian yang kemudian menyodorkan air minum.


Long Xia Shi dengan cepat mengambil minuman itu dan langsung meminumnya hingga habis.


"Ahhhh!!!..." Lega Long Xia Shi sehabis minum, kemudian ia langsung mengalihkan pandangannya pada Tang Lian.


"Perasaanku tidak enak, entah kenapa aku merasa menyesal setelah menceramahinya.." Batin Tang Lian seraya menatap Long Xia Shi.


"Kamu tidak mengatakan aku bisa keselek karena makanan ini sebelumnya, dan sekarang kamu memarahiku lagi!?.." Ujar Long Xia Shi yang berbalik memarahi.


"Haa!!? Kenapa aku lagi yang salah?.." Ucap Tang Lian yang merasa tidak berdaya.


"Kamu tidak di izinkan menyangkal, ini benar-benar salahmu!!..."

__ADS_1


"Gadis ini... Apakah paman Tian dan bibi Zhu tidak pernah mengajarimu tentang ini!?.." Pada akhirnya Tang Lian tidak bisa mengatakan apapun lagi. Dia hanya pasrah ketika mendengar ocehan Long Xia Shi hingga satu jam lamanya, dan Tang Lian merasa itu lamanya seperti satu tahun.


Sedangkan Zhao Yu dan Lao Hu memilih untuk pergi dan mengemasi barang-barang mereka karena mereka takut tidak bisa menahan tawa.


__ADS_2