PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 211 "Rapat"


__ADS_3

"Apa maksudmu! Kau akan meninggalkan kami begitu saja!?.. Apa kau sudah bosan dengan kami lalu membuang kami begitu saja hah!.. " Wu Sue berteriak marah setelah mendengar perkataan Tang Lian.


"Wu Sue, bukan itu maksudku..." Tang Lian berusaha memenangkannya.


"Lalu apa!? Apa maksudmu kau akan pergi dan tidak pasti akan kembali!?..." Wu Sue masih berteriak marah. Ia terlalu tidak rela dengan Tang Lian akan pergi.


"Cukup Wu Sue! Tidak bisakah kau membiarkan suamiku untuk menjelaskan!?.. " Jia Li terpancing amarah karena Wu Sue terus saja berteriak dan membentak dari tadi. Ia bahkan tidak memberikan kesempatan untuk Tang Lian menjelaskan lebih lanjut.


"Apa lagi yang perlu di jelaskan kakak Li!?.. Bukankah kata-kata nya barusan cukup menjelaskan jika dia sudah bosan!? Kamu sudah terlalu di bulakan oleh cinta kakak Li! Dia bilang dia ingin pergi!.." Wu Sue tidak menurunkan nada suaranya sama sekali. Ia terus berteriak keras dan membentak.


Saat ini Tang Lian dan semua orang-orangnya sedang rapat di dalam sebuah ruangan di istana kekaisaran Long. Ini sudah tiga hari setelah mereka sampai disana.


"Ya! Aku memang sudah buta dengan cintaku! Tapi kau lebih buta lagi! Sampai-sampai kau salah mengartikan kata-katanya!.. " Balas Jia Li sengit.


Ketika Wu Sue ingin membalas kembali perkataan Jia Li, tiba-tiba Long Xia Shi memotong,


"Hentikan perdebatan bodohnya kalian itu! Kalian hanya akan memperburuk masalah!.." Ucapnya untuk menengahi keduanya.


"Kakak Shi, aku hanya berusaha menjelaskan saja! Pria ini bilang dia akan pergi! Itu artinya dia mempermainkan perasaan kita sebagai wanita!.."


"Tidak! Kamu salah! Kakak Lian tidak akan melakukan itu! Aku sangat mengenalnya, kami tumbuh bersama dari kecil.. " Sangkal Long Xia Shi.


"Apa? Kamu bahkan mendukungnya? Astaga! Betapa luar biasanya kebodohan ini. Untuk memahami sesuatu kalian terlalu bod-"


"Jaga biaramu Wu Sue! Aku tidak tuli! Kau tidak usah berteriak seperti itu!.. " Long Xia Shi akhirnya terbawa emosi karena Wu Sue terus saja berteriak.

__ADS_1


Hufft... Andaikan saja Wang Long ada disini, sudah pasti para wanita itu tidak akan berani berdebat seperti ini. Tapi sayangnya Wang Long sedang pergi ke alam atas untuk menjalankan tugas yang diberikan oleh Tang Lian. Yaitu mengembalikan cincin ayahnya.


Wu Min dan Zhao Yu, hanya diam tanpa suara. Sebagai sesama pria, mereka tentu saja paham dengan jalan pikiran Tang Lian.


Sementara Yan Feng, ia ketakutan karena para wanita itu terus saja berdebat. Nada bicara yang kasar, Yan Feng tidak menyukainya. Ia bahkan meringkuk dalam pelukan ibunya yang kembali menjadi pendiam. Ibunya juga terus saja berusaha menenangkannya dengan membelai kepalanya lembut.


Tang Lian merasa pembicaraan ini tidak akan ada habisnya jika dia tidak bertindak tegas sekarang. Membiarkan para wanita itu terus berdebat, hanya akan memperburuk keadaan.


"Diam kalian semua! Atau aku akan benar-benar tidak akan kembali! " Bentak Tang Lian.


Seketika semua wanita itu diam, tentu saja mereka takut dengan ancaman itu. Itu adalah hal yang paling mereka takutkan. Terlebih lagi ini adalah pertama kalinya Tang Lian membentak semua wanitanya sekali gus.


Tang Lian juga sebenarnya tidak mau membentak, tapi jika tidak demikian para wanita itu tidak akan mau diam dan mendengarkan penjelasan Tang Lian dulu, ia terpaksa melakukannya.


"Dan kau Wu Sue! Jika kau tidak ingin mendengarkanku sebaiknya kau keluar dari ruangan ini!.." Ancaman ini khusus untuk Wu Sue.


"Kau bahkan mengusirku sekarang!?.. "


"Ya, aku mengusirmu! Keluarlah!.."


Wu Sue menghentakkan kakinya kasar dan meninggalkan ruangan itu tanpa sepatah katapun lagi. Wu Sue memasuki kamarnya dan menyembunyikan diri dalam selimut. Ia tidak percaya pria yang telah merebut hatinya baru saja membentak dan mengusirnya. Ia menangis dibawah selimut tanpa ada yang melihatnya.


Wu Sue hanya tidak rela dan terlalu khawatir, ia tentu saja tahu arti dari perkataan Tang Lian sebenarnya. Tapi karena ia yang sudah terlanjur mencintai pria itu, terlalu takut jika dia benar-benar tidak akan kembali lagi.


Perjalanan seorang diri di luar sana, itu terlalu berbahaya. Wu Sue sudah tahu betapa busuk dan liciknya dunia kuktivator ini. Masa lalu kelamnya membuatnya paham akan hal itu. Oleh karena itu ia tidak mengizinkan Tang Lian menyelesaikan penjelasan nya. Ia hanya terlalu takut akan pria itu tidak kembali, apakah ia salah? Bisakah seseorang memahaminya?.

__ADS_1


"Kakak Lian, apa kamu tidak terlalu keras dengan saudari Wu Sue?.. Kamu baru saja membentaknya, aku takut dia akan... "


Sebelum Long Xia Shi menyelesaikan perkataannya, Tang Lian memotong,


"Tidak, dia akan baik-baik saja. Aku terpaksa melakukan ini. Aku akan berbicara pribadi dengannya.." Jawab Tang Lian, didalam hatinya ia juga menyesal telah membentak gadis itu.


"Baiklah, aku akan melanjutkan lagi... "


Kemudian Tang Lian menjelaskan rencananya yang telah ia susun. Tang Lian berniat berkelana seorang diri, dan berjanji akan kembali hidup-hidup setelah ia mendapatkan kembali kekuatannya. Tapi seberapa lama ia akan pergi ia tidak bisa berjanji. Yang pasti, setelah ia mendapatkan kembali kekuatannya maka ia akan langsung kembali.


Oleh Karena itu Tang Lian berpesan agar menunggunya di kekaisaran Long ini, mereka tidak boleh pergi jauh agar kelak ia mudah menemukan mereka.


Tang Lian juga berkata, bahwa ia tidak ingin melihat para wanitanya itu akan menikah dengan orang lain hanya karena ia tidak pasti kapan kembali. Atau jika tidak, ia berjanji pasti akan menghancurkan mereka. Maka dari itu Tang Lian memberikan pilihan pada para kekasihnya, buat keputusan sekarang.


Jika merasa tidak akan sanggup menunggu, maka lebih baik akhiri hubungan ini sekarang. Dan jika mereka yakin Tang Lian akan kembali, maka bersabarlah menunggu hingga waktunya tiba. Pada saat itu, Tang Lian berjanji akan menikahi mereka semua sekali gus.


Tidak tanggung-tanggung, Tang Lian bertindak dengan sangat tegas kali ini. Memang sangat berat, ia seolah-olah adalah orang yang paling kejam terhadap perasaan para wanita itu. Ia yakin seratus persen, bahwa para wanita itu sangat terpukul mendengar ini, namun tidak ada pilihan lain, ini adalah yang terbaik untuk mereka.


Tang Lian juga tidak rela kehilangan mereka, oleh karena itu lah ia bertindak tegas. Jika para kekasihnya itu memutuskan hubungan sekarang, maka Tang Lian akan lebih lega dan tenang ketika ia mengembara nanti. Tapi ini bukan hanya menyangkut perasaannya sendiri, ia juga harus memikirkan perasaan para gadis itu.


Cinta para gadis itu sudah terlalu dalam, dan begitu pula sebaliknya. Ini demi kebaikan dan masa depan mereka bersama, jadi ini terpaksa dilakukan.


Pada akhirnya, para wanita itu memilih untuk setia menunggu, mau bagaimana lagi? Hanya ini satu-satunya jalan terbaik. Keputusan ini memang berat dan menyayat hati, tapi mereka tahu ada yang lebih terpukul selain mereka para kekasih. Yaitu Jia Li dan Yun Mei.


Mereka adalah suami istri yang selama ini tidak pernah berpisah, khususnya Yun Mei yang sedang mengandung. Ia akan melahirkan anaknya tanpa ayah di masa depan. Bagaimana itu tidak menyakitkan? Sementara anaknya akan lahir tanpa didampingi oleh ayah dari anaknya itu.

__ADS_1


Kelak ia berharap, anak yang ia lahirkan tidak akan membenci ayahnya yang meninggalkan mereka. Ia akan berusaha mendidik dan merawat anak itu agar tidak membenci ayahnya.


__ADS_2