Putri Rahasia Raja Mafia

Putri Rahasia Raja Mafia
51. Kado Pernikahan!


__ADS_3

Jelang pernikahan Syakira mulai banyak datangnya halangan. Mulai dari hal-hal sepele hingga menjadi hal yang sangat meresahkan keluarga kedua mempelai dan mempelainya sendiri.


Tiga hari menjelang pernikahan Syakira, gadis ini mendadak meminta keluarga calon suaminya untuk tidak terbang dengan menggunakan pesawat jet pribadi karena akan mengalami kerusakan mendadak di atas udara membuat keluarga itu harus menumpangi pesawat komersial.


Dua hari pernikahan, kedatangan Maura yang tiba-tiba hadir saat keluarga ini melakukan pengajian membuat Zhyan begitu kaget dan itu memicu pertengkaran Syakira yang hampir menggagalkan acara pernikahan mereka.


"Apakah kamu juga mengundang mantan kekasihmu di acara pernikahan kita?"


Tanya Syakira melalui via telepon.


"Aku tidak tahu menahu tentang kehadiran gadis itu Syakira."


"Bagaimana dia bisa tahu acara pernikahan kita?"


"Apakah kamu lupa kita ini siapa? Kita punya keluarga yang sama-sama memiliki bisnis di masing-masing sektor. Jadi tidak heran pernikahan kita menjadi sorotan media."


Ucap Zhyan memberi pengertian pada calon istrinya dengan susah payah.


"Apakah kamu masih mencintainya?"


"Jangan ajukan pertanyaan bodoh itu Syakira!"


"Aku hanya ingin kamu menjawabnya. Kalau ditanya ya jawab.. Apa susahnya Zhyan? apa perlu aku batalkan pernikahan kita?"


"Istighfar Syakira!"


"Kalau begitu, jawablah! "Apakah kamu masih mencintainya?"


"Tidak sama sekali! Aku hanya mencintai satu wanita yang bernama SYAKIRA yang akan menemaniku dalam hidupku sampai aku mati."


"Ok, terimakasih!"


Syakira mengakhiri teleponnya hanya sepihak. Oma IFA yang terlihat semakin renta mendekati cucu kesayangannya ini.


"Apakah kamu mengalami sindrom bridezilla, sayang?" Tanya Nyonya IFA penuh kesabaran menghadapi cucu kesayangannya.


"Entahlah Oma."


Syakira menyandarkan kepalanya di pangkuan omanya.


"Hampir semua calon pengantin wanita memiliki permasalahan yang sama denganmu, termasuk Oma dulu.


Tapi jika kita ingat apa yang sudah disabdakan Rasulullah bahwa orang yang tidak mau menikah bukanlah bagian dari umatku. Kecuali orang-orang yang tidak diberikan jodohnya di dunia tapi akan mendapatkan jodohnya diakhirat." Ucap Oma IFA.


"Andai saja ada ibu disini, mungkin Syakira tidak setress seperti ini Oma."

__ADS_1


Ucap Syakira sambil mengusap bulir bening yang sudah menetes di pipinya.


Oma IFA begitu kaget melihat Syakira yang selama ini tidak pernah menangis tiba-tiba menangis di jelang pernikahannya. Nyonya IFA tidak ingin menegurnya dan sengaja membiarkan Syakira menangis hari itu.


"Sayang! Saat ini, ibumu sangat bahagia melihat putri cantiknya sudah mendapatkan belahan jiwanya."


"Iya Oma, tapi bakti Syakira terhadap kalian akan berubah. Syakira akan berbakti pada suami SYAKIRA nanti dan tidak lagi pada ayah kecuali mendapatkan ijinnya."


"Itu karena tugas ayahmu sudah selesai untuk membesarkan dan mendidik mu sampai ayahmu menyerahkanmu sendiri saat pengucapan ijab qobul oleh calon suamimu nanti."


"Oma! Maafkan Syakira jika Syakira tidak bisa menjadi cucu terbaik untuk Oma."


"Justru Oma akan merasakan kehilangan cucu terhebat Oma ini nantinya. Tapi Oma berharap sebelum Oma meninggal, Syakira sudah memberikan Oma seorang cicit."


Ucap Oma IFA membuat Syakira makin sedih.


"Jangan tinggalkan Syakira dulu Oma, sebelum Syakira benar-benar kuat untuk menghadapi hidup tanpa Oma." Ucap SYAKIRA sedih.


"Insya Allah sayang, Semoga Allah memberikan kesempatan Oma bisa melihat cicit Oma."


Keduanya saling berpelukan satu sama lain sambil menangis.


...----------------...


Jelang hari pernikahannya Syakira kedatangan tamu istimewanya yaitu Tante Ae RI. Kedatangan dokter Ae RI bukan hanya sebagai tamu VVIP semata, melainkan ada yang harus ia lakukan untuk Syakira yang menjadi amanah terakhir dari Mikaila.


"Syakira...Syakira ..!"


Tante Ika menghampiri Syakira saat melakukan malam Midodareni.


"Ada apa Tante Ika?"


"Lihatlah! Siapa yang datang saat ini?"


Syakira keluar dari kamarnya dan melihat sosok wanita yang seperti ibu kedua baginya, melangkah dengan anggun sambil mengurai senyumnya menghampiri Syakira.


"Oh, sayang! Aku sangat merindukanmu."


Dokter Ae RI memeluk Syakira penuh haru.


"Astaga! Aku kira Tante Ae RI tidak bisa datang ke pernikahanku."


"Tidak sayang. Memang kemarin banyak yang harus Tante bereskan dulu sebelum datang ke pernikahanmu. Itu semua karena masalah hadiah ibumu untukmu sayang." Jelas Ae RI.


"Hadiah ibu untukku...?"

__ADS_1


Syakira belum paham apa yang dimaksud oleh Ae RI tentang hadiah tersebut.


Dokter Ae RI memanggil staffnya untuk mengantarkan hadiah itu pada Syakira.


Di dalam kamar SYAKIRA, Oma, Tante Ika dan dokter Ae RI sedang melihat kadonya Mikaila untuk putrinya Syakira.


Ketika diperlihatkan kado itu, betapa terkejutnya Syakira melihat gaun pengantin yang sangat indah dari ibunya.


Bukan hanya itu saja Ae RI membuka laptopnya dan membuka file rekaman Mikaila untuk putrinya jelang pernikahannya.


Tayangan pertama adalah Mikaila sedang mengandung Syakira, lalu melahirkan putri kecilnya itu yang ditangani langsung oleh dokter AE RI.


Tayangan selanjutnya saat Syakira berlatih berjalan, berlatih sepeda saat ibunya sudah dalam keadaan sakit dan terakhir ucapan Mikaila untuk putrinya di momen bahagia itu.


Di dalam video itu Mikaila mengucapkan salam sambil mengusap air matanya berkali-kali baru bicara dengan tenang.


"Syakira! Mungkin saat ini kamu sedang menghadapi momen paling indah dalam hidupmu yaitu menikah dengan pria pujaan hatimu.


Ibu tahu kamu pasti merindukan kehadiran ibu saat ini, sayang. Tapi, ibu tidak bisa melakukan apapun untukmu.


Saat ibu mengetahui kalau hidup ibu tidak lama lagi, ibu memutuskan untuk mendesain sendiri dress wedding untuk kamu pakai di hari pernikahanmu saat acara resepsi pernikahan.


Yang akan menjahit dress wedding untukmu, ibu percayakan kepada tim ibu untuk mewujudkan impian ibu bisa melihatmu memakai hasil rancangan ibu sendiri untuk pernikahanmu.


Dulu saat ibu menikah dengan ayahmu, ibu tidak memiliki gaun pengantin seindah yang kamu pakai saat ini. Karena ayahmu tidak bisa mewujudkan itu untuk ibu karena alasan yang tidak ibu mengerti saat itu. Tapi ibu sudah mewujudkan impian ibu pada pernikahan putri cantik ibu..


Selamat bahagia sayang. Semoga kebahagiaan akan selalu ada untuk kalian berdua. Titip salam ibu untuk suamimu, semoga ia bisa menjaga putri ibu dengan baik. I love you baby,..!"


Video itu berakhir dan Syakira akhirnya pingsan karena tidak kuat menanggung kesedihannya.


Zefran yang mendengar putrinya pingsan segera menghampiri kamar putrinya.


"Apa yang terjadi pada putriku, mami?"


"Syakira dan kami baru selesai menonton video rekaman milik Mikaila untuk Syakira." Ujar Oma IFA.


"Tapi kenapa Syakira sampai pingsan begini, sementara ia selalu menonton video Ibunya."


"Itu karena Mikaila sempat memberikan kado terakhir untuk putrimu berupa gaun pengantin di hari pernikahan Syakira. Dan itu gaunnya Zefran!"


Timpal Tante Ika sambil terisak.


Zefran melihat gaun pengantin yang sangat indah hasil rancangan istrinya Mikaila.


Ia membayangkan istrinya sendiri memakai gaun indah itu. Zefran begitu sedih tidak bisa mewujudkan pernikahan indah untuk istrinya sampai jelang Kematian Mikaila.

__ADS_1


Dan ironisnya, Mikaila yang saat itu ingin sekali memakai gaun pengantin mewah yang bisa ia belikan untuk Mikaila, namun tidak terwujud sama sekali.


__ADS_2