RATU HITAM

RATU HITAM
11. Mawar hitam


__ADS_3

.


.


.


.


.


Siang ataupun malam tidak di bedakan di dunia bawah, Hanya ada warna hitam di mana mana.


Di aula istana dunia bawah yang di dominasi warna hitam dan merah, Ada satu gadis dan dua pria.


Yang satu pria dengan penampilan serba merah dari ujung rambut hingga ujuk kaki, dan pria yang satu lagi adalah pria serba hitam, Tampak lebih sederhana dengan wajah yang rupawan.


Berbeda dengan Hua Hong yang menyukai barang berkilau dengan warna mencolok, pria serba hitam ini lebih tertarik dengan warna yang gelap dan mencekam.


Sedangkan di kursi pemimpin duduk gadis kecil dengan iris mata runcing berwarna merah, ia adalah Xiao Xuan.


Sejak mereka tiba di dunia bawah, Xiao Xuan dan pria serba hitam yang berdiri di sisi samping kanannya di buat jengah dengan Hua Hong, pria serba merah yang berdiri di sisi samping kirinya itu seolah tidak ada habis habisnya terus berbicara.


Jika Hua Hong sangat suka bicara dan banyak bertingkah, berkebalikan dengan pria serba hitam itu. Pria serba hitam itu lebih terlihat dingin dan tertutup.


Dua pria ini tampak seperti cermin yang berkebalikan.


Jengah dengan Hua Hong yang tidak henti hentinya bicara, pria serba hitam itu maju dan membekap mulut Hua Hong.

__ADS_1


Memberontak sekuat tenaga, Hua Hong memang masih tidak bisa menandingi kekuatan pria serba hitam itu. baik dulu, atau pun sekarang.


Hanya bisa pasrah agar pria serba hitam itu mau melepaskannya. Hua Hong adalah tanaman roh yang hanya memiliki sedikit darah iblis milik Xiao Xuan. Sedangkan pria serba hitam itu memang terlahir dengan darah iblis campuran.


Menatap Xiao Xuan dengan memelas, Hua Hong menjual tatapan mata anjing nya agar mendapat bantuan. Yang mampu menangani pria serba hitam ini memang hanya tuannya seorang.


Melihat tatapan berharap dari Hua Hong, Xiao Xuan akhirnya angkat suara membela.


"Sudahlah Hua Hei.. Lepaskan Hua Hong .."


Benar saja, setelah Xiao Xuan berbicara, Pria serba hitam yang di panggil Hua Hei itu langsung melepaskan Hua Hong dan kembali ke tempatnya.


Hua Hong tersenyum penuh kemenangan pada Hua Hei, Tuan memang lebih menyayangiku dari dulu atau pun sekarang..


Meringsek mendekat pada Xiao Xuan, Hua Hong mulai merengek dengan wajah polos.


Faham dengan apa yang akan di rencanakan pria serba merah itu, Hua Hei yang dari tadi berdiam diri dengan cepat menyela sebelum Xiao Xuan menjawab.


"Tuan masih banyak urusan di dunia tengah, tidak bisa bermalam disini." Jika Hua a Hong terus saja merengek seperti itu , tuan nya pasti akan menuruti keinginannya.


Mendengar penolakan secara halus dari Hua Hei . Pria serba merah itu menatap Hua Hei dengan tatapan kesal.


"Tuan majikan, menginap di sini semalam saja.. yaa...." Tidak menyerah untuk membujuk sang tuan majikan agar mau menyetujui keinginannya. Hua Hong terus saja merengek hingga membuat Xiao Xuan yang mendengarnya jengah.


" Tuan, aku sangat merindukan Hua Hei . Jadi aku ingin bersamanya semalam saja.." menatap Xiao Xuan dengan mata berkaca kaca, Hua Hong memang sangat pandai mencari simpati tuan nya.


"Baiklah, kita akan tidur semalam disini.." akhirnya Xiao Xuan luluh juga, Menginap semalam tidak akan rugi juga bukan..?

__ADS_1


Hua Hei yang mendengar tuan majikannya akhirnya setuju untuk menginap semalam pun melihat Hua Hong dengan tatapan menghina. Pria serba merah itu memang sangat pandai berpura pura, baik dulu maupun sekarang.


Melenggang pergi ke tempat tinggal masing masing, Hua Hong dengan penuh semangat mengikuti Hua Hei ke tempat tinggal pria serba hitam itu yang masih di dalam istana.


Sedangkan Xiao Xuan menuju ke kediaman nya yang ada di inti istana.


Bangunan yang di dominasi warna hitam itu tampak terawat, mungkin saat ia masih tersegel kediamannya ini pasti selalu di jaga dengan baik. bahkan tidak ada debu kedikitpun.


Beranjak memasuki kamar yang telah ia tinggalkan selama ribuan tahun, Xiao Xuan bisa melihat bahwa tidak ada barang di kamarnya yang berpindah tempat. Semua masih tetap sama, tidak ada yang berubah.


Merebah kan dirinya di ranjang besar, Xiao Xuan memejamkan matanya. Ia harus menyelesaikan masalah keluarga selir Yun , setelah itu ia akan segera mencari cara agar ras iblis bisa bertahan lebih lama di dunia tengah.


Setidaknya, orang orang nya akan memiliki suasana yang baru setelah berkunjung ke dunia tengah.


Menghilangkan rencana rencana masa depan yang telah ia susun, Xiao Xuan perlahan terlelap dalam mimpi. Mengistirahatkan otaknya agar lebih segar saat ia gunakan untuk berfikir besok.


.


.


.


.


.


.....Beri kritik dan saran untuk penulis😉

__ADS_1


..Jangan lupa dunungannya, agar penulis bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi ke depannya.🥰


__ADS_2