
.
.
.
.
.
Angin berembus pelan, suasana sore hari yang menenangkan memang sangat cocok untuk bersantai.
Di taman belakang paviliun, Xiao Xuan sedang berbaring malas di kursi panjang sambil mendengarkan laporan dari Hua Hong.
Beberapa hari yang lalu, selepas kembali dari dunia bawah, Xiao Xuan menyuruh Hua Hong untuk mengamati gerak gerik seisi istana. Terutama istana Harem para selir.
Pria serba merah itu dengan sigap melaporkan apa yang ia dapatkan saat mengintai orang orang di istana.
Keluarga Kekaisaran memiliki marga XIAO, sang Kaisar bernama Xiao Lian. Di istana ini memiliki satu permaisuri yang telah meninggal, Permaisuri Shi dari kediaman jendral besar Shi. Ia meninggal saat melahirkan putra nya, Xiao Xun.
Setelah permaisuri meninggal, kaisar secara pribadi meminta selir Yun untuk mengurus Xiao Xun. Itu pula yang membuat kediaman jendral besar Shi dan keluarga Yun memiliki hubungan yang dekat.
Bahkan kedua kepala keluarga ini sudah menjodohkan cucu tertua mereka sejak masih kecil.
Xiao Xuan sebenarnya memiliki saudara kembar bernama Xiao Yuan , lebih tepatnya ia adalah adik dari kembarannya. Jika ia bahkan tidak memiliki bakat dalam pelatihan spiritual, kakak kembarnya justru termasuk jenius di kekaisaran.
Jika anak lain mulai membuka pelatihan pada usia delapan atau bahkan sembilan tahun, Xiao Yuan ini mampu membuka pelatihan pada usia enam tahun. Bakatnya putri tertua yang begitu hebat membuat kaisar sangat menyayanginya.
__ADS_1
Tetapi karna bakat itu pula, saudara kembar Xiao Xuan itu meregang nyawa di usia yang bahkan belum mencapai delapan tahun.
Sejak saat itu, selir Yun selalu menutup diri dengan berpura pura sakit. Agar putri satu satunya Xiao Xuan tidak menjadi target selanjutnya.
Karna Xiao Yuan telah tiada, maka cucu tertua di keluarga Yun adalah Xiao Xuan. maka dari itu, perjodohan tang harusnya untuk Xiao Yuan di ganti menjadi Xiao Xuan.
Selir Yi adalah nona dari kediaman perdana Mentri Yi , posisi ayahnya di istana membuat ia mendapat lebih dari selir lainnya. Perdana Mentri Yi memang selalu bertentangan dengan penasehat Yun .
Penampilannya yang ramah dan selalu tersenyum benar benar menipu banyak orang, kenyataan nya selama ia yang mengurus istana Harem, banyak uang bulanan untuk selir yang berkurang. Bahkan kaisar sendiri mengetahui tentang ini, namun tetap diam dan tidak mencari titik terang ke mana uang uang untuk para selir yang berkurang.
Selir Yi melahirkan dua pangeran dan satu putri untuk kaisar. Pangeran tertua Xiao Bao dan pangeran ke dua Xiao Luo , mereka berdua kembar, berusia 21 tahun. Sedangkan putri ke empat bernama Xiao Li'er yang berusia 14 tahun, ia adalah putri bungsu kekaisaran.
Dalam pengamatan Hua Hong, beberapa hari ini selir Yi masih belum memiliki pergerakan apapun. Ia hanya bersantai di paviliun milik nya .
Sedangkan Selir Ji adalah nona dari keluarga pedagang yang biasanya selalu berpindah pindah tempat. Ia sangat mengutamakan penampilan.
Selir Ji ini adalah ibu dari pangeran ke empat Xiao tian yang berusia 17 tahun, dan putri ke tiga, Xiao Lingzhi yang berusia 15 tahun.
Selir Chen ini masih tergolong sangat muda saat memasuki istana Harem .
Kemudian pangeran ke enam, Ia adalah putra dari selir Lin . Pangeran ke enam Xiao Lin He ini adalah putra bungsu dari kaisar, ia baru berumur 13 tahun.
Selir Lin ini adalah putri dari kerajaan kecil, ia bisa sampai di istana kekasaran ini karna di kirim oleh kerajaannya untuk menjalin hubungan baik dengan kaisar Xiao. Ia juga adalah selir termuda yang di miliki kaisar, ia menikah dengan kaisar saat masih berusia 16 tahun.
Hua Hong mengakhiri laporannya pada sang majikan, sementara ini masih belum ada pergerakan mencurigakan dari istana Harem.
Xiao Xuan mengernyit mendengar semua yang di bicarakan pria serba merah itu. Jika seperti itu pasti ada pergerakan tersembunyi yang di ketahui oleh pemilik asli tubuh Xiao Xuan ini.
__ADS_1
"Bagaimana dengan kediaman perdana Mentri Yi ..?" tanya Xiao Xuan pada pria serba merah yang duduk di depannya.
"Tidak ada pergerakan yang mencurigakan, hanya saja ada beberapa catatan pengeluaran yang tersembunyi. Mungkin ada yang tidak beres dengan kediaman Mentri Yi ." Jawab Hua Hong dengan cepat.
Akhirnya ada celah tentang perdana Mentri Yi ini.
Tersenyum dengan puas, Xiao Xuan mengeluarkan batu hitam yang mengandung energi spiritual dari dunia bawah.
Melemparnya kepada Hua Hong, "Kau terus awasi pergerakan di kediaman perdana Mentri Yi " Memberi perintah pada pria serba merah yang kini tertawa girang sambil memandangi batu hitam.
"Baik tuan majikan." Berlalu pergi dengan riang, pria serba merah itu tidak perlu lagi menghemat energi spiritual.
Seperginya Hua Hong, Xiao Xuan pun bangun dari kursi malasnya. Berjalan masuk ke paviliun nya, Xiao Xuan berniat mandi sebelum hari makin gelap.
Berendam dengan air hangat dan wewangian bunga yang di siapkan pelayan, Xiao Xuan tidak suka tubuhnya di sentuh orang lain. Memejamkan mata, Xiao Xuan memikirkan kembali laporan dari Hua Hong mengenai kediaman perdana Mentri Yi .
Perdana Mentri Yi ini sangat tidak sabaran.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.....Beri kritik dan saran pada penilus😉
..Jangan lupa beri dukungan agar penulis dapat menghasilkan karya yang lebih baik lagi kedepannya 🥰