
.
.
.
.
.
Malam hari adalah waktu untuk semua orang mengistirahatkan tubuh nya. Di istana kekaisaran hanya ada beberapa prajurit penjaga yang memang di tugaskan pada malam hari.
Malam yang semakin larut, bukannya berbaring tidur. Xiao Xuan malah tampak akan berangkat meninggalkan peviliun milik nya.
"Aku akan keluar sebentar, kau tetap di kamarku sampai aku kembali." Meninggalkan pesan sebelum pergi, Xiao Xuan melihat pria serba merah yang tengah berbaring di ranjang nya.
"Baik tuan.." Menjawab dengan semangat, Hua Hong memang suka berbaring di ranjang majikannya. ranjang yang di penuhi energi majikan nya, yang dapat ia serap.
Melompat dari jendela, Xiao Xuan melesat ke arah istana Harem. Berpijak dari atap dan benhenti di dahan pohon di dekat paviliun. Xiao Xuan melihat sekeliling, memastikan tidak ada yang mengawasi nya.
Xiao Xuan tampak lihai menyelinap masuk kamar selir Yun tanpa di ketahui.
Saat di dalam kamar Selir Yun, Xiao Xuan bisa melihat selir Yun duduk di kursi meja rias. Jika tadi pagi selir Yun tampak pucat dan lemah, kini ia tampak segar dan bertenaga.
Menyisir rambut panjang nya di depan cermin tembaga, selir Yun bahkan tidak menyadari kedatangan Xiao Xuan .
"Haihhh.." Menghela nafas berat, selir Yun tampak memiliki beban di pikirannya.
"Sampai kapan kau akan berpura pura..?"
Terperanjat kaget, Selir Yun menoleh melihat ke arah jendela. Tampak Xiao Xuan bersandar pada dinding di dekat jendela. Sama sekali tidak seperti putri nya yang dulu sangat pemalu.
Beranjak duduk di ranjang, Xiao Xuan dengan santai bertanya pada selir Yun.
"Apa rencana mu kedepan nya ..?" Seolah sedang berbicara dengan teman sebaya nya , Xiao Xuan mengambil buah anggur yang di siapkan di meja samping ranjang.
__ADS_1
Terperangah mendengar gaya bicara putri nya, selir Yun terdiam beberapa saat sebelum akhir nya menghela nafas.
"Haihhh.. Perdana Mentri Yi sudah memulai rencana nya, aku hanya membantu mengulur waktu dengan mengalihkan perhatian kaisar." Menjawab dengan lesu, selir Yun hanya bisa melakukan ini untuk keluarga nya.
Tersenyum meremehkan, Xiao Xuan sudah mengetahui tentang pergerakan perdana Mentri Yi ini.
"Kau urus mengemas barang saja, Aku sendiri yang akan menangani si tua Yi itu.." Mengatakan seolah ini bukan lah masalah besar, Xiao Xuan tampak meremehkan masalah kecil tentang trik yang sedang di mainkan oleh perdana Mentri Yi.
Berbincang berdua mengenai rencana apa yang akan di jalan kan, selir Yun dan Xiao Xuan tampak seperti rekan yang saling bekerja sama.
Beranjak dari tempat nya duduk, Xiao Xuan bersiap melompat keluar melewati jendela.
"Baiklah, tapi ke mana kita akan pergi..?" tanya selir Yun sebelum Xiao Xuan melesat pergi.
"Aku akan menyediakan tempat.." Jawab Xiao Xuan dengan singkat.
Melompat dari atap ke atap yang lain nya. Xiao Xuan bergegas kembali ke paviliun milik nya.
Bukan untuk tidur, Xiao Xuan akan melakukan meditasi agar jiwa dan tubuh baru nya dapat menyatu dengan sempurna. Dalam tahap penyempurnaan ini, Xiao akan membakar diri nya dengan api pemurnian.
Saat ini, ras manusia yang mampu memasuki ranah hanya ada dalam legenda.
..
Meninggalkan Xiao Xuan yang sudah memulai meditasi nya, di kediaman perdana Mentri Yi tengah gempar dengan adanya peti harta yang berisi mayat gadis dengan keadaan leher yang patah.
Banyak orang dari pengadilan yang berlalu lalang di kediaman perdana Mentri Yi untuk memeriksa mayat tersebut.
Kejadian beberapa saat yang lalu, Saat perdana Mentri Yi baru saja pulang dari istana kekaisaran. Di dalam kamar nya tiba tiba ada peti yang biasa di gunakan untuk menyimpan harta.
Saat di buka betapa terkejut nya perdana Mentri Yi, bahkan ada beberapa pelayan di kamar itu yang memang bertugas membantu perdana Mentri Yi berganti pakaian . Para pelayan itu berteriak histeris dan berlarian keluar kamar, bahkan ada beberapa yang langsung pingsan melihat isi dari kotak tersebut.
Di dahi mayat tersebut terdapat kertas bertulisan yang di tempel.
...~ SALAM KENAL UNTUK MU~...
__ADS_1
Tulisan yang di perkirakan menggunakan darah itu terlihat sangat menakutkan.
Saat petugas pengadilan tiba tiba datang untuk memeriksa, banyak pelayan dan prajurit yang mengetahui tentang masalah ini.
Belum lagi hasil penyelidikan menyatakan bahwa lebam di leher mayat wanita itu adalah bekas cekikan tangan yang se ukuran dengan telapak tangan laki laki dewasa.
Berita menyebar dengan cepat, kediaman perdana Mentri Yi menjadi kacau dalam sekejap.
Banyak desas desus tentang perdana Mentri Yi dan mayat gadis pelayan di dalam kamar nya. Mulai terdengar rumor tentang kediaman perdana Mentri Yi di mana mana.
Bahkan dalam beberapa hari berita ini sudah masuh ke istana kekaisaran, kaisar yang mendengar tentang berita ini mengutus bawahan nya untuk mencari tahu kebenaran rumor yang beredar.
Belum lagi selir Yi juga anak anak nya yang sangat kacau dan ketakutan. Hanya dalam semalam, kediaman perdana Mentri sudah kehilangan muka di depan rakyat kekaisaran.
Melihat semua keributan yang terjadi di mana mana, pria serba merah yang beberapa hari ini memantau perkembangan berita yang dalangi oleh majikan nya itu tampak sangat puas.
Tuan majikan memang sangat cerdas..
Dengan sedikit trik kecil sudah bisa membuat perdana Mentri Yi dalam masalah. Ia hanya menjalankan perintah majikan nya untuk memanipulasi bekas cekikan di leher mayat, agar membuat rencana kedepan nya lebih mulus lagi.
Cukup melihat keadaan di luar, Hua Hong melesat kembali ke paviliun milik Xiao Xuan . Ia akan terus berjaga selama majikan nya masih belum menyelesaikan meditasi.
Berbaring di ranjang, Hua Hong memikirkan jika ras iblis bisa bertahan di dunia tengah lebih lama pasti akan sangat menyenangkan. Tapi tuan majikan nya sudah berjanji akan memikirkan cara, pasti akan dapat cepat atau lambat.
Semoga tuan majikan tidak melakukan hal hal beresiko tinggi lagi
.
.
.
.
.
__ADS_1
.....BERI KRITIK DAN SARAN UNTUK PENULIS😉
..JANGAN LUPA BERI DUKUNGAN AGAR PENULIS DAPAT MENGHASILKAN KARYA YANG LEBIH BAIK LAGI KEDEPANNYA 🥰