
.
.
.
.
.
Hari demi hari berganti, namun masih saja berita tentang perdana Mentri Yi tidak tersingkir kan juga. Semakin hari malah semakin banyak desas desus tentang rumor perdana Mentri Yi yang beredar.
Ini semua bukan beredar dengan sendiri nya, jika keadaan seperti ini tidak di manfaat kan dengan baik, maka akan sangat merugikan bukan..?
Suasana di istana kekaisaran masih tampak kacau, kabar kebenaran kasus masih terus mengarah pada kediaman perdana Mentri. Bahkan selir Yi beserta anak anak nya di ladang keluar dari paviliun masing masing, bahkan kaisar melarang mereka untuk bertemu satu sama lain.
Di salah satu kedai makan besar di pusat kota, terlihat sepasang kakak dan adik berbincang dengan santai. Kasus tentang kediaman perdana Mentri yang entah berasal dari mana ini sungguh menguntung kan keluarga mereka.
Mereka berdua tampak sangat mirip, yang satu adalah wanita cantik dengan Hanfu putih dan memakai tudung. Gaya bicara nya yang anggun dan elegan menandakan ia adalah anggota keluarga bangsawan. Ia adalah Yun Yue, atau yang sering di sapa selir Yun.
Sedangkan pria yang duduk di depan nya tampak mengenakan pakaian yang sangat mewah dan penuh wibawa. Senyum cerah dan sapaan ramah membuat orang di sekitar merasa nyaman, itu menandakan bahwa ia sudah terbiasa bergaul dengan orang dari banyak kalangan. Ia adalah Yun Xue, kakak kembar dari selir Yu, yang juga berarti paman dari Xiao Xuan.
Pekerjaan nya sebagai pedagang membuat ia sangat ramah terhadap banyak orang, memiliki usaha di mana mana memang lah tidak mudah.
"Kakak, apa pekerjaan mu lancar akhir akhir ini..?" selir Yun tampak memulai obrolan yang serius.
Meletakkan cangkir berisi teh yang telah ia isi di depan selir Yun, Yun Xue melihat selir Yun yang biasa berpura pura sakit di istana Harem.
"Ya! karna rumor yang beredar semakin tidak terkendali, beberapa kedai makan dan tempat minum teh milik ku penuh dengan pengunjung." Menjawab dengan semangat, Yun Xue memang sedikit menggiring rumor di kalangan masyarakat lewat tempat usaha usaha milik nya.
Dengan seperti ini, saat keadaan mulai menemukan titik terang. Ia dan seluruh keluarga nya tidak akan terseret ke dalam masalah, menyerang dengan tangan orang lain memang menyelamat kan diri sendiri.
"Ini semua juga karna saran dari mu adik, jika tidak keluarga kita akan semakin mendapat masalah." Menghela napas lega, setidak nya rumor tentang pemberontakan kediaman penasehat Yun sudah jarang terdengar.
__ADS_1
"Sebenarnya itu adalah ide dari Xuan, aku hanya menyampaikan saja.." jawab selir Yun kemudian, ia mengingat saat Xuan menyelinap malam malam ke kamar nya.
"Akan ada berita besar dari kediaman perdana Mentri, gunakan kesempatan ini untuk mengarahkan opini masyarakat agar melupakan rumor tentang kediaman penasehat Yun"
Putri nya itu memang cerdas dari kecil, hanya saja setelah kakak nya meninggal, Xiao Xuan selalu mengurung diri di paviliun.
"Xuan juga berkata padaku agar kita segera berkemas, kakak! bagaimana menurut mu..?" bertanya dengan ragu ragu, selir Yun memang setuju untuk meninggalkan istana kekaisaran. Tetapi kemana tempat yang akan mereka datangi.
Yun Xue tampak berpikir, pindah dari kekaisaran memang pilihan yang tepat pada saat seperti ini. Belum lagi, pasti ada konspirasi yang akan menjatuhkan penasehat Yun cepat atau lambat.
"Xuan memang masuk akal, aku akan segera memberi kabar pada ayah dan ibu di rumah." setelah mengambil keputusan, Yun Xue harus bergerak cepat dalam hal ini.
"Tapi...."
"Kenapa..? apa ada masalah lain..?" pria yang masih menyandang status lajang itu bertanya tanya..
" Xuan tidak pernah terlihat setelah menemui ku hampir sebulan lalu." Berkata dengan lesu, saat selir Yun menyuruh pelayan nya melihat ke paviliun milik putri nya. Hanya ada pria serba merah yang menjaga tempat tinggal putri nya itu.
"Yang terpenting sekarang berkemas dulu bukan..? Saat menemui Xuan nanti, kita sudah siap untuk meninggalkan istana kekaisaran bukan..? " mengambil keputusan akhir, Yun Xue kembali berbincang santai dengan selir Yun.
Memastikan keadaan luar lewat jendela, Yun Xue dapat melihat bahwa keadaan di luar sangat kacau. Banyak orang yang berlarian di mana mana, hewan peliharaan yang menggila dan menyerang penduduk ibu kota.
Apa lagi gelombang energi yang tidak teratur, sudah jelas ini pasti di picu oleh ledakan energi yang sangat besar.
"Adik, ayo segera tinggalkan tempat ini.." Mengajak selir Yun untuk pergi, meski Yun Xue berada di pelatihan petarung tingkat 7 elemen tanah. Biasa nya hanya keturunan kaisar yang bisa mencapai tingkat ini, tapi energi yang menyebar kali ini terasa asing dan melampaui batasan nya.
Meninggalkan kekacauan di ibu kota, di kediaman milik putri kedua di penuhi oleh energi hitam. Bahkan Hua Hong yang membantu memperkuat Aray pelindung buatan Xiao Xuan tampak kualahan, Aray yang di gunakan agar energi yang di hasilkan dari meditasi Xiao Xuan tidak menyebar kemana mana.
"Tuan memang sangat kuat.." Berkata dalam hati , Hua Hong sesekali meringis saat beberapa retakan kecil muncul di sisi Aray pelindung.
Semakin besar tekanan energi dari dalam akan membuat retakan semakin melebar hingga Hua Hong tidak sanggup lagi.
Di dalam Aray pelindung, Xiao Xuan tampak di selimuti api pemurnian yang membara. Tetap tenang meski energi di sekitar mulai tidak teratur.
__ADS_1
Krakkk...
Hua Hong semakin meringis menahan tekanan yang semakin berat.
Boommm.....
Brakkk.. Ukhhh..
Terpental menabrak pilar paviliun, terbatuk darah dan rambut acak acakan. Penampilan Hua Hong tampak sangat berantakan.
Ledakan besar terdengar di seluruh penjuru, kekacauan energi spiritual di udara membuat banyak orang sekarat.
Penghuni istana kalang kabut melarikan diri, Hampir seluruh bangunan kekaisaran mengalami kerusakan.
Sedangkan di tengah paviliun yang sudah hancur, Xiao Xuan tampak membuka mata dengan perlahan.
Iris mata runcing berwarna merah menyala terlihat sangat menakutkan, sepasang tanduk naga di kening nya. Ditambah dua taring dan telinga runcing, juga sisik naga hitam di kedua sisi pipi dan punggung tangan nya. Benar benar sosok yang mengerikan.
Ini adalah wujud asli iblis murni milik Xiao Xuan, belum lagi api pemurnian yang tadi nya berwarna putih berubah menjadi hitam pekat. Menyelimuti seluruh tubuh nya yang terlihat berasap.
Aura membunuh menguar di mana mana, Xiao Xuan bangkit dari posisi meditasi nya. Mengangkat kedua tanggan yang di hiasi kuku panjang kehitaman, Xiao Xuan melihat asap hitam keluar dari telapak tangan nya.
"**Akhirnya... Darah iblis murni milik ku..!"
.
.
.
.
.
__ADS_1
......BERI KRITIK DAN SARAN UNTUK PENULIS😉
...JANGAN LUPA BERI DUKUNGAN AGAR PENULIS DAPAT MENGHASILKAN KARYA YANG LEBIH BAIK LAGI KEDEPANNYA 🥰**