
.
.
.
.
.
Matahari pagi sangat sayang jika tidak di nikmati, suasana hangat dan tenang membuat seorang gadis tampak duduk di kursi taman milik nya.
Melihat taman penuh bunga dengan warna warna yang senada, tidak ada warna yang Peking mencolok.
Menyesap teh sambil memejamkan mata, Xiao Xuan sudah memutuskan untuk mulai bergerak menyusun rencana.
Setelah puas bermalas malasan kemarin, ia memang hanya menghabiskan waktu dengan berbaring di ranjang seharian penuh.
Ia tidak sendiri, di depannya duduk pria serba merah yang membuat mata nya sakit.
Pria serba merah itu terus saja tersenyum ke arah Xiao Xuan, paras nya yang sangat menawan bukan membuat Xiao Xuan terpesona, itu justru membuat ia geli saat melihatnya terus tersenyum.
"Tuan, apa tuan senang bertemu dengan ku kembali..?" Memasang wajah anak anjing, ekspresi pria serba merah itu sangat tidak cocok dengan penampilan nya.
Jengah dengan pertanyaan yang memang sudah di tanyakan sejak kemarin malam.
Xiao Xuan memandang pria serba merah itu dengan tatapan jengkel, pria serba merah di depan nya ini memang sangat banyak bicara.
"Sebenarnya siapa yang menyegelmu di taman itu..?" Seolah teringat sesuatu, Xiao Xuan akhirnya memulai percakapan serius.
Jika di pikir lebih dalam, siapa dari ras manusia yang mampu menggunakan segel dewa di dunia tengah..?
__ADS_1
" Ohhh,, Iya ..! Tuan, aku hampir saja lupa. Saat perang terjadi. aku dan beberapa pasukan yang lain mengacau di daerah ras manusia, tapi saat aku mendengar bahwa tuan pemimpin telah di kalahkan dan di segel di kuil. aku bergegas ke sana, Saat sampai di sana, aku hanya melihat pria tua serba putih yang berdiri di depan kuil.." Bercerita dengan panjang lebar, pria serba merah itu masih tampak berfikir.
"Lalu siapa yang menyegelmu..?" Tanya Xiao Xuan tidak sabaran.
"Pria tua itu.. dia tampak terluka parah dan dia juga memiliki darah dewa, saat dia melihat ku datang. Dia langsung membaca mentra dan aku tidak bisa bergerak, Lalu muncul rantai yang bercahaya putih mengikatku hingga aku berubah menjadi bunga. Saat aku sudah tersegel dia lalu melemparku sampai di taman istana ini.." Memasang wajah kasihan, pria serba merah itu melanjutkan kembali ceritanya.
"Aku bertahan di dunia tengah ini dengan menyerap energi kehidupan di sekitar. Tuan, Aku sangat kesepian selama ribuan tahun ini. Tuan tahu, aku selalu berharap agar tuan segera datang dan menjemputku pulang ke dunia bawah, aku sungguh senang saat tuan tidak melupakanku.." Puas mencurahkan isi hati kepada tuannya, pria serba merah itu menatap sang pemimpinnya dengan penuh harap.
Xiao Xuan mengernyitkan dahi, Bukankah dulu, pria di depannya ini sangat senang saat datang ke dunia tengah..?
Tapi benar saja, bertahan di dunia tengah dengan energi spiritual yang sangat tipis tidaklah mudah.
Apa lagi ia sudah bertahan hingga ribuan tahun, mungkin sampai puluhan ribu..?
Ohhh.. Xiao Xuan mulai mengerti sekarang, pria serba merah di depannya ini menggunakan energi kehidupan di sekitarnya untuk tetap hidup.
Pantas saja, ia tampak lebih segar dari bunga lain di taman istana. Apalagi warna nya yang mencolok sangat menarik perhatian, itulah mengapa banyak orang yang mendekat ke arah bunga itu, dan kemudian ia akan menyerap energi kehidupan untuk bertahan hidup.
Memandang pria serba merah yang tanpa lelah tersenyum di depannya, Xiao Xuan sungguh memuji kelicikan pria Dangan wajah rupawan itu.
"Besok ikutlah dengan ku.."
Teringat akan janjinya pada gerombolan monster di hutan hitam. Xiao Xuan merencana mengajak pria serba merah itu ikut serta ke dunia bawah.
"Tuan, apa tuan akan mengajakku bermain main..? " menjawab dengan antusias, pria serba merah itu memandang Xiao Xuan dengan mata berbinar.
"Aku akan pergi ke dunia bawah.." Menjawab dengan singkat, Xiao Xuan sangat malas menjelaskan sesuatu pada pria yang banyak bicara di depannya itu.
"Baik, kemanapun tuan pergi. Aku akan ikut bersama dengan tuan." menjawab dengan yakin, pria serba merah itu tidak berubah walau waktu sudah berlalu ribuan tahun.
Xiao Xuan tergerak dengan kesetiaan pria serba merah di depannya, Tersenyum tipis . Xiao Xuan ingat di mana saat ia masih memimpin dunia bawah, tidak memiliki banyak orang terdekat. Namun Xiao Xuan memiliki banyak pasukan yang selalu siap sedia untuk nya.
__ADS_1
Hanya karna ambisi nya Menyatukan tiga dunia, ia mengambil jalan perang yang mengakibatkan banyak pasukannya tumbang dalam perang.
Mengingat masa lalu lagi, Xiao Xuan yang dulunya Hei yura sungguh terlalu berambisi untuk menjadi yang terkuat.
Banyak dari pasukan yang berkorban untuknya, hingga saat ia di segel. Semua pasukan yang tersisa memilih meditasi tertidur sambil manunggu di bangkit kan kembali.
Pria serba merah di depannya ini, mungkin ia yang paling menderita selama ribuan tahun. Tersegel di dunia tengah tidak lah mudah.
Sebagai tanaman roh dengan darah iblis, pria serba merah itu membutuhkan energi spiritual yang besar untuk hidup.
Di dunia bawah, Hanya ada dua bunga. yang berarti hanya ada dua tanaman roh di sana, setelah setelah melakukan pelatihan melewati ranah. Tanaman roh dengan darah iblis akan mampu berubah wujud seperti manusia.
Pria serba merah yang dulu nya di beri nama Hua Hong oleh Xiao Xuan, ia adalah salah satu dari tanaman roh di dunia bawah.
Hua Hong terlahir setelah banyak menyerap energi spiritual di dunia bawah, Karena tumbuh di dekat istana Xiao Xuan yang dulu masih memimpin. Xiao Xuan memberi Hua Hong darah iblis murni milik nya agar bisa berubah wujud.
Tanaman roh tanpa darah iblis murni tidak akan mampu memiliki wujud seperti manusia walau sedah memasuki ranah.
Setelah berhasil memasuki ranah dan memiliki tubuh. Hua Hong mulai mengikuti Xiao Xuan yang dulu masih menjadi Hei Yura sang pemimpin dunia bawah.
Dari sini, Hua Hong memulai perjalanan hidup nya dengan mengabdikan diri pada pemimpin dunia bawah.
.
.
.
.
.
__ADS_1
...Beri kritik dan saran teman teman..😉
..Jangan lupa beri dukungan, agar penulis bisa menghasil kan karya yang lebih baik lagi🥰