RATU HITAM

RATU HITAM
8. Higanbana


__ADS_3

.


.


.


.


.


Matahari sudah mulai naik, Menandakan waktu sudah tidak pagi lagi.


Suasana istana kekaisaran sudah di penuhi para pejabat yang berdiskusi tentang kekacauan tadi malam.


Berbeda dengan salah satu paviliun yang di miliki para putri, keadaan di sana masih sangat tenang dan sunyi.


Hanya ada beberapa pelayan yang membersihkan halaman.


Di dalam paviliun yang terbilang sangat sederhana, hanya ada beberapa perabot yang terbuat dari kayu berkualitas.


Kamar milik putri yang biasanya penuh dengan perhiasan dan Hanfu mewah, Namun milik putri satu ini malah penuh dengan ramuan dan bahan bahan obat.


Aroma dupa bakar yang khas dengan obat obatan menguar di segala penjuru paviliun.


Di atas ranjang yang tertutup oleh tirai tipis itu ada seorang putri yang masih terlelap, Di antara putri yang lain sudah bersiap mengikuti pembelajaran kekaisaran.


Namun ia..? Masih nyaman dengan tidurnya, Tidak tidur semalaman membuat Xiao Xuan malas beranjak bangun.


Semalam..


Xiao Xuan benar benar menargetkan bunga merah di taman istana.


Saat malam mulai larut, para penghuni istana sudah terlelap. Hanya ada beberapa prajurit penjaga yang terlihat berkeliling, memantau keamanan istana kekaisaran.


Xiao Xuan beranjak berganti Hanfu pria agar bisa lebih leluasa saat berberak.


Menyelinap keluar dari paviliun, Xiao Xuan dengan lincah memanjat tembok belakang paviliun milik nya sendiri.

__ADS_1


Melompat dari atap ke atap tanpa di ketahui, ia menyamarkan hawa keberadaannya. Meski pada dasarnya ras iblis tidak memiliki detak jantung, namun tubuh yang sekarang ia tempati adalah tubuh ras manusia, yang memiliki detak jantung dan bernafas.


Ras iblis hanya bertahan hidup mengandalkan energi spiritual, menyerap energi spiritual di sekitar dengan cara bernafas.


Tubuh ras iblis sangat kuat, akan tetap hidup walau terluka parah sekalipun. selagi ia bernafas dan menyerap energi spiritual, maka mereka akan tetap bertahan.


Namun di dunia tengah, energi spiritual sangat lah tipis. Karna mereka membutuhkan energi spiritual yang besar untuk hidup,Itu menyebabkan ras iblis tidak dapat bertahan lama di dunia tengah.


Xiao Xuan bisa bertahan di dunia tengah juga karna tubuh manusia ini, dengan detak jantung dan bernafas.


Sampai pada taman bunga istana, Xiao Xuan melihat bunga merah itu tampak lebih bercahaya saat malam hari.



Bunga dengan warna merah menyala itu di kelilingi oleh aura hitam. Bahkan asap hitam di sekeliling nya bisa di lihat dengan mata telanjang.


Melihat dari dahan pohon di dekat taman, Xiao Xuan mengawasi sekitar. Ada beberapa prajurit yang berjaga di sekitar taman.


Bukan Xiao Xuan jika tidak miliki cara membereskan para prajurit yang berjaga tanpa, Di otak nya sudah ada berbagai rencana untuk membereskan prajurit itu tanpa membuat keributan.


Mengambil beberapa daun di dekat nya, Membakkan daun yang telah di olesi bubuk yang ia temukan di kamar pemilik tubuh. Tepat sasaran, Satu persatu prajurit penjaga tumbang tanpa suara.


Semakin dekat, ia semakin merasa ada rasa akrab dari bunga itu.


Saat ia mengulurkan tangannya untuk menyentuh bunga merah itu, tiba tiba ia tersentak kaget. seperti tersengat listrik, segel yang mengunci bunga itu memang bisa menyerang apapun yang menyentuh nya.


Dari mana datangnya segel dewa di dunia tengah ini..?


Mengembunkan energi spiritual di tangan kanan nya, Tampak asap hitam membentuk bola semakin membesar.


Xiao Xuan memukul bola hitam di tangan kanan nya pada titik inti segel pada bunga merah itu.


Trangggg...


Boommmm...


Suara ledakan keras terdengar di seluruh penjuru istana, para prajurit yang berjaga di tempat lain langsung berlari menuju asal suara.

__ADS_1


Saat semua prajurit sampai pada asal suara ledakan.


Hanya ada beberapa prajurit yang terduduk linglung, dan bunga bunga di taman yang berantakan.


Suasana ricuh seketika, Kabar penyerangan di taman istana menyebar dengan cepat.


Sedangkan tersangka pembuat kekacauan kini tengah duduk santai di atas ranjang, sambil mengamati bunga merah yang ia pegang.


"Hei bunga.. Apa kita saling kenal di kehidupan dulu..?" berbicara dengan bunga seolah ia bisa berbicara.


Entah apa yang ia pikirkan, Xiao Xuan meletakkan bunga merah itu di meja kayu samping ranjang.


Mengambil belati kecil di laci meja. Xiao Xuan menggores telapak tangan kirinya menggunakan belati.


Darah merah pekat itu mengalir keluar dari luka goresan, Xiao Xuan meneteskan darah itu pada bunga merah di atas meja.


Seolah merespon, bunga merah itu bercahaya makin terang.


Sangat menyilaukan, Pupil mata Xiao Xuan berubah menjadi runcing dengan warna merah. Muncul sepasang tanduk naga di dahi nya, telinga runcing serta taring kecil dan sisik hitam di kedua pipi dan punggung tangannya.


Saat cahaya merah dari bunga itu berangsur menghilang, muncul pria serba merah. Xiao Xuan tertegun melihat sosok pria serba merah di depannya, pria serba merah itu berjalan mendekat ke arah Xiao Xuan.


Brukkk...


Pria serba merah itu berlutut di depan Xiao Xuan, menunduk dengan penuh hormat.


"**Tuan, akhirnya kau menjemputku.."


.


.


.


.


.

__ADS_1


....Beri kritik dan saran..😉


...Jangan lupa dukungannya, agar penulis bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi 🥰**


__ADS_2