RATU HITAM

RATU HITAM
6. Penyakit Selir Yun


__ADS_3

.


.


.


.


.


Paviliun milik selir Yun terlihat tenang, tidak banyak pelayan yang berlalu lalang. Hanya ada beberapa yang mengurus kebun tanaman obat obatan.


Di gazebo kecil dekat danau, tampak sepasang ibu dan anak tengah berbincang. Menikmati teh sambil memandang danau buatan yang penuh dengan bunga teratai.


"Xuan.. apa kau sungguh tidak apa..?" Tanya selir Yun, melihat putri satu satu nya yang terlihat agak berbeda dari hari hari sebelum nya.


"Aku sungguh baik baik saja.. ibu tidak perlu khawatir ." Jawab Xuan sambil menggenggam tangan ibunya. Tersenyum hangat sekaan meyakinkan bahwa ia sungguh baik baik saja.


"Haihhh.. ibu hanya merasa jika putri ibu ini tampak lebih tenang dari biasanya.." menghela nafas, berusaha mengabaikan pikiran tentang perubahan pada putrinya.


Tentu saja,, aku memang bukan putrimu..!


Ia tersenyum miris , pasangan ibu dan anak ini tampaknya saling melindungi. Hanya saja anaknya itu sudah merelakan kehidupannya demi kebebasan ibunya..


Tapi jika di lihat dari tempat tinggalnya, paviliun milik selir Yun tidak kalah dari paviliun milik selir Yi . Jika kaisar mengabaikan selir yun, harus nya di tempatkan di paviliun yang buruk bukan..?


Lalu apa ini..? . Paviliun yang besar dengan halaman yang luas, bahkan ada danau buatan untuk bersantai.


Sebenarnya kenapa putrinya itu ingin membawa selir Yun kekuar dari istana..?

__ADS_1


Sialll.. Masalah ini tampaknya tidak semudah bayanganku..


Mengumpat dalam hati, harus memecahkan masalah tanpa petunjuk sama sekali, sangat menjengkelkan..


Baiklah.. mari mulai dari selir Yun ..


Bergumam pada diri sendiri, Harus segera menyelesaikan masalah ini, kemudian membawa selir Yun kekuar dari istana..


"Ibu sebaiknya istirahat saja.. terlalu lama duduk di sini , angin di luar ini akan membuat kesehatan ibu memburuk." Saran Xiao Xuan pada selir Yun .


"Iya iya .. ibu mengerti,," Jawab selir Yun dengan tersenyum , tampaknya perubahan putrinya hanyalah pikirannya saja.


" Mari.. Xuan akan mengantar ibu kembali ke kamar." Membantu selir Yun berdiri, Xuan Secara diam diam mengamati kondisi kesehatan selir Yun.


Denyut nadi yang tenang, namun seperti tersamarkan agar tidak terasa. Jika tabib biasa yang memeriksanya mungkin hanya akan merasakan jika denyut nadinya sangat lemah.


Tunggu dulu.. !!.. apa selir Yun ini hanya pura pura sakit..?


"Ibu mari berbincang sebentar di kamar.." Ajak Xiao Xuan sambil memapah selir Yun memasuki kamar..


" Kalian bisa menunggu di luar .." perintah selir Yun pada para pelayan yang ada di paviliun nya.


"Baik nyonya.." Patuh tanpa bertanya dan langsung meninggalkan paviliun setelah mendapat perintah. Tampaknya pelayan di sini bukan pelayan biasa.


Sesampainya di dalam kamar, Xuan membantu selir Yun duduk di ranjang. Menutup pintu lalu duduk di kursi meja rias, memandang ke arah selir Yun dengan serius.


"Kenapa kau berpura pura sakit..?"


Tersentak kaget, selir Yun tidak menyangka putri nya akan menyadari secepat itu. Dan lagi, cara bicara Xiao Xuan yang seolah ia adalah orang asing membuat selir Yun semakin terkejut.

__ADS_1


"Xuan, Apa yang kamu maksud.. ibu sama sekali tidak mengerti.." Mencoba mengilah, jelas sekali kalau mimik wajah selir Yun tengah gelisah.


"Haihhh..." Menghela nafas berat, mungkin selir Yun ini tidak ingin putri nya terlibat dalam masalah istana atau perebutan tahta.


"Baiklah.. Aku tidak akan bertanya lagi.." Beranjak dari tempat duduknya. Xuan kembali menatap selir Yun sekali lagi.


"Aku akan kembali dulu.."


"Xuan Percayalah.. semua yang ibu lakukan hanya untuk keselamat mu.. "


Selir Yun memandang sendu pada putrinya, masalah pertarungan dalam istana memang menghawatirkan.


Berlalu tanpa menjawab, Xiao Xuan mulai mengerti. Keadaan di istana ini cukup rumit, kelihatannya selir Yun ini mencoba melindungi putri nya agar tidak di target kan oleh selir yang lain.


Haihhh.. Sepertinya memang harus membawa selir Yun keluar dari istana.


.


.


.


.


.


...Beri kritik dan saran..😉


..Jangan lupa dukungannya, agar penulis bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi🥰

__ADS_1


__ADS_2