RATU HITAM

RATU HITAM
14. Kunjungan Jendral Muda


__ADS_3

.


.


.


.


.


Suara burung berkicau dengan ria, Cahaya matahari yang nampak mulai sedikit naik. Jika hari hari biasa nya paviliun milik putri kedua masih sepi, kini banyak pelayan yang berlalu lalang di sana.


Beberapa pelayan tengah menyiapkan pakaian dan perhiasan yang akan di kenakan sang putri, sedangkan sang putri sendiri sedang berendam air hangat dengan taburan kelopak mawar.


Membersihkan tubuhnya dengan tanggan nya sendiri, Xiao Xuan memang paling benci kulitnya bersentuhan dengan orang lain.


Hari ini akan ada kunjungan dari jendral muda Shi, Shi Hao Yun. Yang tidak lain adalah tunangan dari Xiao Xuan.


Jendral muda yang memang terkenal garang ini sangat jarang pulang ke kediaman, kali ini ia berkunjung ke istana untuk menjenguk selir Yun yang di kabarkan penyakitnya semakin memburuk.


Xiao Xuan yang memang harus hadir sebagai tunangannya, jadi mau tidak mau ia di haruskan untuk berpakaian formal anggota kekaisaran untuk menemani jendral muda Shi berkunjung ke kediaman selir Yun.


Sebenarnya Xiao Xuan sungguh malas datang ke paviliun milik selir Yun, apa lagi saat mendengar masalah tentang penyakit selir Yun yang memburuk.


Lelucon macam apa yang akan di mainkan ibu dari gadis pemilik tubuh ini sebenarnya..?


Namun dengan berpura pura sakit seperti ini, selir Yun tidak akan di anggap ancaman bagi selir lainnya bukan..?


Mengakhiri acara berendamnya, Xiao Xuan meranjak keluar dari kolam pemandian sambil mengenakan kain putih yang telah di sediakan.


Di luar pemandian sudah banyak pelayan yang menunggu, terlihat lebih banyak pelayan yang sudah berumur. Hanya ada beberapa yang masih muda, dan lagi gadis pelayan yang melihat Xiao Xuan dengan pandangan mata menghina.


Sepertinya memang mata mata yang di kirim perdana Mentri.


Belum Xiao Xuan bereaksi, gadis pelayan yang memiliki tahi lalat di dagu itu berbicara dengan nada yang keras.


"Cepatlah,, jangan membuat jendral muda menunggu!." Menggertak dengan terang terangan di depan seluruh pelayan lainnya.


Meski putri kedua tidak di hormati, tapi hubungan nya dengan putra mahkota sangat lah dekat. Jika terjadi sesuatu dengan putri kedua, putra mahkota juga akan langsung mengambil tindakan.


Karena itulah, pelayan yang ada di istana kekaisaran tidak berani menggangu Xiao Xuan.

__ADS_1


Namun kini ada gadis pelayan yang berteriak memerintah kepada putri, sungguh tidak tahu apa yang ada di pikirannya.


Berjalan dengan tenang. Jika Xiao Xuan yang dulu akan langsung menuruti perintah pelayan, maka sekarang tidak akan tahu apa yang akan di lakukan Xiao Xuan yang kini berdarah iblis.


"Apa yang kau lihat..!, Cepat pa.. Uhukk.." sebelum gadis pelayan itu menyelesaikan ucapannya, ia sudah merasa kakinya tidak menginjak lantai lagi.


Xiao Xuan memandang gadis pelayan yang berteriak padanya dengan merendahkan, ia hanya mencekik pelayan yang tidak tahu tempatnya itu. Mengangkatnya hanya dengan satu tangan.


Di dunia bawah bahkan tidak ada yang berani berbicara dengan menatap wajah nya, tapi pelayan lemah ini berani berteriak keras padanya.


"Kau tunggu majikan mu di Neraka" berkata dengan dingin Xiao Xuan tampak mempererat cengkraman tangan nya.


"Lepaskan aku..! ..Uhukk uhukk.."


Krekkkk..


Terdengar suara patah tulang menggema di ruang ganti, para pelayan lain yang ada di ruangan itu terbelalak tak percaya.


Bukankah putri kedua memiliki fisik yang lemah..? Lalu apa ini..?


Pelayan yang menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri seolah jantungnya berhenti berdetak, bahkan bernafas saja sangat susah.


Melempar tubuh tanpa nyawa milik gadis pelayan itu, Xiao Xuan beranjak mengenakan pakaian yang di siapkan para pelayan.


Xiao Xuan merias dirinya sendiri dengan biasa saja. Mengabaikan para pelayan yang melihatnya dengan tatapan tidak percaya.


Putri kedua bahkan bisa membunuh tanpa berkedip, tanpa penyesalan dan rasa takut.


Apa rumor tentang putri kedua yang lemah itu hanya karangan saja..?


Bahkan saat Xiao Xuan sudah selesai bersiap, para pelayan yang ada di sana masih saja memandang nya dengan tatapan aneh.


"Kalian keluarlah.." berkata dengan pelan, Xiao Xuan akan menyuruh Hua Hong untuk membereskan mayat gadis pelayan yang menentangnya.


Namun, seolah tidak ada yang mendengar apa yang di ucapkan Xiao Xuan. Para pelayan itu masih berdiri mematung tanpa bergerak sedikitpun.


"Keluar sekarang.!"


Tersentak kaget, para pelayan itu tersadar dari lamunannya saat mendengar suara keras Xiao Xuan yang tengah kesal.


"Baik putri.." menjawab dengan serentak, para pelayan wanita itu dengan cepat bergegas keluar dari paviliun milik putri kedua.

__ADS_1


Sungguh, putri kedua sangat mengerikan.


Memperingatkan diri sendiri agar tidak melakukan kesalahan kedepannya.


Sedangkan di dalam paviliun, Xiao Xuan memanggil Hua Hong untuk melakukan sesuatu.


Pria serba merah itu tampak dalam suasana hati yang baik.


"Hua Hong, antar mayat pelayan ini sebagai hadiah perkenalan.."


" Tentu saja tuan." Pria serba merah itu tampak bersemangat jika menyangkut kediaman perdana Mentri Yi.


Xiao Xuan juga sangat mengetahui apa penyebabnya, pria serba merah itu sangat menyukai barang berkilau.


Sedangkan di kediaman Perdana Mentri, ada banyak perhiasan dan barang barang mewah, apa lagi di gudang penyimpanan barang berharga disana penuh dengan batu berkualitas yang entah berasal dari mana.


Jadi saat Hua Hong menyelinap ke sana, ia akan membawa pulang banyak barang berkilau.


"Aku akan menyelesaikan makan pagi, kau kirim hadiah itu dan ikut denganku ke paviliun selir Yun." Xiao Xuan berlalu ke meja makan yang di atas nya sudah terhidang beberapa menu masakan pagi.


"Tuan memang yang terbaik.." Pergi membawa mayat pelayan tadi dengan senyum cerah. Hua Hong memang ingin selalu menempel dengan tuan majikannya.


Seperginya pria serba merah itu, peviliun milik putri kedua kembali sunyi. Hanya sesekali terdengar suara benturan alat makan yang digunakan Xiao Xuan .


"Haihhh.. " menghela nafas setelah menyelesaikan makanan nya. Xiao Xuan memikirkan kapan ia akan membangkitkan kembali para pasukan nya di dunia bawah, dan lagi..


Orang seperti apa jendral muda Shi ini..?


.


.


.


.


.


.....Beri kritik dan saran untuk penulis😉


..Jangan lupa beri dukungan agar penulis dapat menghasilkan karya yang lebih baik lagi..🥰

__ADS_1


__ADS_2