
Hai readers..
Karena Rahasia sang menantu miskin sudah hampir end untuk session 1 nya maka thor bikin baru dengan thema mengubah takdir.
Jangan lupa support thor dengan like, vote dan gift yang banyak yaaaaaa.
Diusahakan bakal up 2x sehari ya. Makanya keep support author ya..!!
Happy Reading!!
***
Alend pun hanya bisa menunggu di depan pintu ruangan dengan harap harap cemas.
Ia dengan gelisah berjalan kesana dan kemari. Ia kebingungan dengan kondisi yang harus dialami saat ini. mau menghubungi siapa dia juga bingung Alend tidak tahu sama sekali keluarga dari Athena.
Tiba-tiba dia teringat, mestinya tadi dia menyuruh sopir dari Athena untuk memberitahukan pada keluarganya. Tentunya sang supir pribadi yang sudah menemaninya begitu lama mesti tahu tentang keluarga dari Athena ini.
Kemudian Dia teringat salah satu nama yang pasti bisa membantunya. Patricia!!! Bukankah wanita itu yang memperkenalkan dirinya dengan Athena. Mestinya wanita itu lebih mengenal Athena dibandingkan dengan Alendra.
Dengan terburu-buru dia menghubungi Patricia menunggu Patricia mengangkat sambungan teleponnya.
Suara Patricia mengangkat sambungan telepon dari Alendra, membuat Alendra sedikit lega. bayangkan dia baru saja kenal dengan Athena, tapi dia harus menanggung beban yang begitu berat gara-gara tunangan Athena Yang gila itu.
__ADS_1
Kalau saja tadi klien besar milik Athena datang pasti kejadian ini tidak akan terjadi. Alendra yakin bahwa sebenarnya Tunangan sialan Athena itu sudah memiliki rencana yang buruk untuk bisa menaklukkan Athena. Karena sejauh penglihatan Alendra tadi memang Rahman tidak ada di dalam hati Athena sehingga ketika melihat sepasang kekasih ini orang akan menganggap bahwa mereka adalah orang asing yang baru saja kenal.
" Halo Alendra my baby. Kekasihmu ini sudah menunggu telepon kamu sejak tadi." kata Patricia dengan nada yang di manis-manis kan. padahal sebenarnya saat ini dia lagi nonton film drakor kesayangannya sehingga ia bahkan sudah lupa kalau tadinya dia ada janji dengan Alendra tadi untuk saling mengabari.
" Kak jangan bercanda, sekarang aku ada kondisi yang gawat!" kata Alendra dengan nada terburu-buru. membuat Patricia malah ingin menggodanya saja.
" Tenang saja My Baby! Emang ada kondisi gawat apakah gerangan? Kamu sudah mulai menyukai bos kamu ya! Dan kamu mau meninggalkan aku yang sudah memperkenalkan kamu dengan bos itu? Jahat sekali kamu My Baby!" kata Patricia pura-pura marah.
" Jangan bercanda Kak! Aku sedang tidak ingin bercanda! Saat ini Athena ada di rumah sakit! Aku akan kirimkan kamu Share loc Rumah Sakit mana. Segera datang dan tolong bantu aku!" kata Alendra dengan cepat.
" Tunggu tunggu sebentar! Apa maksud kamu dengan Athena ada di dalam rumah sakit? Emang Athena sakit apa? Kamu jangan main-main sama aku ya! Kamu lagi nge-prank Aku kan?" tanya Patricia dengan nada was-was.
" Nge-prank gimana? Ini kondisinya benar-benar gawat! Athena diberi obat oleh tunangannya yang bernama Rahman Adijaya. Tadinya klien besar yang dimaksud oleh Athena dan yang akan diberikan kepadaku adalah klien yang dibawa oleh Rahman Adijaya. Tapi entah kenapa aku juga tidak tahu ternyata tunangan Athena itu tidak membawa klien besar yang dimaksud. Pertamanya Athena akan pulang setelah klien itu itu tidak jadi datang. Tapi setelah itu Rahman Adi Jaya membujuk Athena agar tidak pulang baru karena makanan sudah disediakan olehnya. Lalu akhirnya Athena.setju,mungkin karena ada aku diantara mereka. Pertama aku juga ikut makan Kak! Dan perutku mules. Ternyata makananku sudah diberi obat pencahar. Untungnya aku tidak makan terlalu banyak, sehingga saat perutku mulas Aku langsung menghubungi waiters yang ada untuk memberikan aku obat anti diare. Aku langsung mengkonsumsi dua obat antidiare supaya aku tidak merasakan sakit lagi. Ternyata benar firasatku, sebentar kemudian ternyata Athena tepar. Langsung saja aku membawa dia ke rumah sakit tanpa mempedulikan bunganya yang sudah kesal dan marah dengan diriku yang menggagalkan rencananya. Lalu sepanjang perjalanan aku mengantarkan dia ke rumah sakit dia selalu mengatakan tubuhnya panas dan dia selalu ingin membuka bajunya. Aku pikir pasti dia kena obat perangsang yang digunakan oleh tunangannya untuk menjebak Athena." jelas Alendra dengan cepat, membuat Patricia sedikit kelimpungan mendengarkan cerita yang terlalu cepat diceritakan oleh Alendra itu.
Dia bisa membayangkan betapa sahabatnya yang bernama Athena itu ada dalam posisi yang tidak baik-baik saja. Dia lagi berpikir apakah dia harus memberitahukan kepada kakek dari Athena tentang kejadian ini.
Soalnya kalau tidak diberitahukan dan kakeknya tahu sendiri maka dia akan kena sanksi dari kakek Athena.
Tapi dia mau melihat kondisi dari Athena terlebih dahulu, supaya ia bisa melaporkan hal yang sebenarnya kepada kakek Athena. Kalau sampai ia salah kasi info, bisa bisa ia di gorok sama kakeknya Athena.
***
Sesampainya Patricia di lokasi rumah sakit di mana Athena dirawat, dia langsung bergegas menemui Alendra yang berada di depan ruangan IGD.
__ADS_1
Rupanya dokter sudah memberikan sinyal positif. Bahwa Athena sudah sadar dan dalam kondisi yang masih lemah. Dokter terpaksa melakukan tindakan cuci darah untuk menghilangkan pengaruh dari obat itu di darah milik Athena.
Ya seperti detoksifikasi alias membersihkan seluruh aliran darah milik wanita muda itu. Alendra Sampai sekarang masih belum berani masuk untuk menengok Athena, bukan karena malu karena dia lebih takut kalau sampai keluarga dari Athena marah. Sampai sekarang pun dia menunggu Patricia untuk datang dahulu dan mengabarkan kepada keluarga Athena. Dia belum meninggalkan sejengkal pun bergeser dari ruangan IGD.
" Lend!! Gimana kodisinya Athena!" berondong Patricia dengan nada cemas sambil menggoyang goyangkan seluruh tubuh Alendra yang sebenarnya sudah lemas gara-gara menunggu Athena yang tadinya tidak sadar sadarkan diri.
" Kak!! Please deh aku sudah lemas banget nih! Sudah tadi aku kena obat pencahar dari tunangan dari bos Athena yang sialan itu. Jadi kamu jangan goyang-goyang tubuhku kayak begini dong!" kata Alendra dengan lemas.
" Jadi sebenarnya ini semua gara-gara tunangan Athena yang sialan itu. Jadi bener?" tanya Patricia dengan nada marah. kalau hal ini dibiarkan bisa jadi bahaya maka dia akan melaporkan hal ini kepada kakeknya Athena. karena kakek nya Athena yang menjodohkan Athena dengan Rahman Adijaya. Patricia akan melaporkan ini kepada ajudan dari kakeknya Athena supaya mengurus hal ini sampai beres. ini sudah menyangkut nyawanya Athena dan kehormatan dari sahabatnya itu.
" Siapa lagi yang tahu tentang hal ini?" tanya Patricia dengan tegas.
" Waiters di Kohiko dan juga sopir pribadi dari Athena." sahut Alendra dengan wajah yang masih berpikir.
" Oke, Kamu tunggu di sini sebentar dan jangan kemana-mana. aku akan menghubungi keluarga dari Athena terlebih dahulu. kamu yang akan ku jadikan saksi peserta sopir pribadi dari Athena dan juga waiters di Kohiko." kata Patricia dengan wajah tegang.
.
.
.
TBC
__ADS_1