Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
25. Menggoda Athena


__ADS_3

Alendra langsung menyusul Athena yang masuk ke dalam ruangan pribadinya.


Di sana dia menemui bahwa Patricia masih sibuk menghibur Athena yang menangis sambil menelungkupkan wajahnya di meja ke besarannya.


Karena Alendra membuka pintu ruangan itu tanpa mengetuk, jadi Athena masih belum tahu bahwa Alendra sudah masuk ke dalam ruangannya. Ketika Alendra melihat calon istrinya, Athena menangis, dirinya menjadi sedikit teriris.


Dia langsung mengkode Patricia untuk keluar dari ruangan itu agar tidak mengganggu acaranya untuk membujuk rayu calon istrinya itu.


Patricia langsung sadar apa yang harus dilakukan, Oleh karena itu dia beringsut untuk pergi menjauh dari tubuh Athena, sehingga Alend bisa menggantikan posisi Patricia yang tadinya berada di samping kiri Athena.


Kesedihan akibat cemburu yang membuncah membuat Athena sama sekali tidak memperhatikan Siapa yang sudah masuk dan siapa yang keluar dari ruangan itu sekarang.


Bahkan Alendra dengan berani Mengunci pintu ruangan itu supaya Athena nanti tidak melarikan diri ketika dia menjelaskan keadaan yang sebenarnya tadi.


Alendra juga tahu bahwa ruangan ini kedap suara jadi meskipun nantinya Athena akan berteriak pun, suara Athena tidak akan keluar sampai terdengar oleh anak-anak desain lainnya.


" Sayang?" sapa Alendra dengan nada lembut.


Athena langsung mendongakkan kepalanya dan melihat ke sekeliling, dia melihat bahwa Patricia sudah keluar dari ruangan itu. Seketika kemarahannya naik gara-gara melihat kalau suaminya itu tadi 2 dengan seorang wanita memegang-megang dadanya.


" Ohh, sudah puas ya tadi dipegang-pegang dadanya? kelihatan orang aja masih bisa pegang pegang dada kamu apalagi kalau tidak kelihatan orang lain bagian mana yang mau dipegang olehnya?" tanya Athena dengan sarkas.


Namun Alendra hanya tersenyum kemudian memegang kedua belah tangan Athena dan menaruhnya di dadanya.


" Ishh, apa apaan itu kok ada yang lengket lengket? Emang kamu tadi sedang berbuat apaan sih sama dia? Kalian itu di depan publik aja begitu apalagi kalau tidak ada orang lain lagi di sana!" teriak Athena dengan nada marah sambil menarik tangannya yang dipegang oleh Alendra tapi Alendra tidak mau melepaskan tangan dari calon istrinya itu dan tetap menaruh tangan itu di dadanya.


" Tadi dia menumpahkan teh manis di kemeja ku ini lalu karena dia merasa bersalah, maka dia mencoba untuk membersihkannya. Kemejaku dan dadaku ini tadi lengket dengan teh manis. Jadi aku membukanya bukan berarti aku ingin memamerkan kepada wanita lain tetapi karena memang noda itu harus segera dihapus dengan tisu atau air supaya tidak lengket lagi. Jadi kamu jangan salah paham. Tapi memang karena tadi aku sedikit panik karena teh manis itu masih sedikit panas dan ingin langsung memeriksa apakah kulit melepuh atau tidak, jadi tidak sadar kalau tangannya ada di dadaku. Maafkan karena aku tadi tidak sadar sehingga Tania bisa dengan bebas memegang dadaku yang harusnya hanya milikmu. Jangan marah lagi ya! Aku minta maaf!" katanya dengan lembut dan lirih, serta mendekatkan wajahnya di telinga Athena.


" Kamuuu!! Lengkettt!" katanya berteriak kesal. Tapi ia hanya diam saat Alendra mengecup pipinya dengan sayang.


" Jangan marah ya.." katanya sambil menatap netra calon istrinya dengan tatapan penuh kasih sayang.


" Hmm, cuci dulu tuh dada kamu. Selain lengket juga ada bekas wanita lain." kata Athena sambil menundukkan wajahnya yang malu gara-gara dikecup pipinya oleh Alend.

__ADS_1


" Bersihin kamu aja." kata Alend sambil membuka kemejanya dihadapan Athena.


Sontak Athena menjadi malu dan memalingkan wajahnya yang sudah memerah karena melihat dada telanjang milik calon suaminya itu. Alend hanya tersenyum tipis melihat calon istrinya yang begitu malu malu, membuatnya ingin mencoba mencium bibirnya yang manis itu.


Cupp..


Athena membuka mulutnya untuk memprotes tapi sisa kata-katanya malah hilang karena saat ini bibirnya tertutup oleh bibir tipis dingin yang ditempatkan di atas bibirnya.


Bahkan bibir maskulin itu terus menghisap dan menggigit bibirnya sehingga timbullah sebuah sensasi yang tidak pernah dirasakan sebelumnya oleh tubuh Athena dan saat ini pikiran Athena benar-benar linglung.


Athena juga tidak menyadari bahwa saat ini dia sedang meletakkan tangan di dada telanjang milik calon suaminya itu. Setelah menciumnya beberapa saat, Alendra dengan enggan meninggalkan bibir calon istrinya itu dan melihat wajah Athena yang memerah dan tampak begitu imut.


Dia merasa ingin menciumnya kembali tapi Alendra harus berusaha untuk mengendalikan dirinya sendiri.


" Masih marah?" tanya Alendra dengan tatapan penuh pemujaan.


Athena tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaannya saat ini, yang pasti ini adalah ciuman pertama baginya.


Athena masih terengah-engah dan pipinya memerah karena detak jantungnya pun berdebar dengan kencang.


Melihat perut kotak-kotak yang dimiliki oleh calon suaminya membuat pikiran Athena melayang-layang kemana-mana, Padahal baru kali ini dia menikmati ke intiman dan kedekatan seperti saat ini.


Kemarin emang dirinya tidur bersama dengan Alend namun karena Alend memakai pakaian dengan sopan maka dia tidak melihat sisi hot dari seorang Alendra Abiyyu Putra.


" Sayang, kamu kenapa?"


" Ehm tidak.. tidak."


" Sayang, apa dadaku tampak begitu menarik? Sehingga kamu melihat sampai sebegitunya?" tanya Alendra dengan nada ambigu.


Athena malu karena ketahuan mencuri lihat dada calon suaminya yang menggoda


" Kamu lengkettt!!" indaunya dengan nada malu malu jutek.

__ADS_1


" Ha ha ha kalau begitu bersihkan dong!" kata Alendra menggoda.


" Malas!"


" Masa kamu rela kalau wanita lai..."


" Awas ya kalau kamu berani berpikir tentang itu." sanggah Athena dengan nada marah.


" Iya iya, kamu tambah cantik saat marah kayak gini." kata Alendra dengan tatapan memuja, membuat athena semakin malu.


" Apa aku tampan to? Kok kamu .."


" Enggak!!" Athena jelas berbohong untuk menghindari datangnya pertanyaan yang lebih berat lagi, dan Athena juga berusaha agar wajahnya tidak menatap ke arah tubuh Alendra.


" Sana bersihkan dulu bekas teh itu dan segera pakai kemeja kamu." katanya sambil melengos.


" Kamu kan sebentar lagi jadi istriku, jadi apa salahnya kalau kamu melihat dan membersihkan dadaku." ujar Alendra menggoda Athena.


" Kamu..." Athena sadar bahwa saat ini wajahnya pasti kayak tomat busuk.


" Karena kamu flat, ga ada yang terlalu indah dilihat jadi nanti saja kalau kita sudah sah menjadi suami istri." lanjut Athena yang tidak mau kalah dengan godaan Alendra.


" Kayaknya celanaku juga kena siram teh manis tadi. Disitu juga jadi lengket lengket. Mungkin aku harus melepas celanaku, agar kamu melihat bagian yang tidak 'flat'." kata Alend menggoda sambil tangannya mengarah untuk membuka celana panjangnya. Athena memucat karena ngeri kalau sampai Alendra membuka celana dihadapannya.


" Aaaaa... jangan dibuka!!" kata Athena dengan kesal. Tiba tiba pintu ruangan Athena terbuka, dan Athena jadi shock melihat siapa yang masuk.


Alendra pun heran karena kayaknya ia tadi sudah mengunci ruangan Athena, kok bisa terbuka?


.


.


.

__ADS_1


TBC


Crazy up 3, terakhir yaaa🤣🤣. Jadi gantung duluuu penasarannya. Jangan lupa like, vote dan gift yang banyak.


__ADS_2