Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
70. Musuh datang (2)


__ADS_3

Halo guys ini adalah crazy up kedua hari ini jadi langsung nyambung aja tanpa ada waktunya! Kira-kira hari ini thor akan memberikan 3 update! So ditunggu ya!


***


Tanpa menunggu lama lagi Tania dan juga Febby sebagai pengawal sekaligus asisten sekaligus dari Athena saat ini langsung menarik Athena untuk bergegas karena penyerang sudah masuk ke areal lift. Mereka tetap berusaha untuk.bergegas karena waktu itu merupakan momen dimana kemenangan atau kekalahan itu terlihat.


Saat ini perut dari Athena sudah terlihat sedikit membuncit jadi kedua pengawalnya pun sangat hati-hati dalam mengiringi langkah Bos wanitanya itu. Jadi walaupun Athena itu sedang hamil dan memasuki bulan bulan ke-4 namun Athena sama sekali tidak kehilangan kegesitan dan kelincahannya.


Padahal di awal-awal tadi dia sedikit gemetar dan ketakutan. Entah kenapa mendekati bertemunya dengan penyerang malah dirinya merasakan euforia yang tidak biasa yang dia rasakan saat ini. Lagian dia juga percaya kalau suaminya bakal bisa menyelamatkan dirinya!


" Tuan kalian dimana?" tanya antena yang sudah berhenti healthy di pintu keluar menuju arah helipad di rumah top apartemen tersebut.


" Helikopter yang akan kita pakai sudah siap dan Tuan kabarnya juga sudah nyampai di sana Entah kenapa belum ada berita mengenai itu lagi." kata baby dengan wajah yang resah dan gelisah entah kenapa Athena juga tidak tahu sedangkan Tania yang berwajah lebih datar hampir tidak tertebak apa yang saat ini ada di dalam perasaannya.


" Emangnya Bagaimana kondisi dengan menyerang dan juga orang-orang kita yang diserang di areal bawah? Apakah polisi sudah datang untuk menyelamatkan kita?" kata Athena sedikit kebingungan dengan kenyataan yang saat ini ada di hadapannya, kirim ya kan hanya seorang desainer dan walaupun kakek itu adalah pemimpin dari Pasukan Pengawal bayangan namun Athena tidak pernah mau dan juga tidak pernah dilibatkan oleh kakek untuk masalah seperti ini.


Tiba-tiba Athena teringat dengan kakeknya lalu dengan segera dia menekan tombol cepat yang menyimpan nomor ponsel kakeknya agar bisa segera terhubung dengan kakeknya itu, dan benar saja tidak Berapa lama kayaknya langsung mengangkat panggilan ponsel dari Athena dan memberikan ketenangan kepada Athena supaya Athena mematuhi apa yang sudah diatur kan oleh Alendra agar Athena bisa segera nyampai di rumah besar kakek yang relatif lebih aman karena penjagaannya dan juga karena alat-alat canggih yang ada di sana.


Sejujurnya Athena terserang cemas yang luar biasa karena Dirinya belum lagi bisa mendengar suara suaminya yang tercinta itu, namun dia berusaha untuk terlihat Tegar di hadapan Febi dan juga Tania yang notabene merupakan orang-orang suruhan dari suaminya itu supaya dirinya tidak membuat orang lain semakin lebih panik lagi dengan kondisi yang saat ini terjadi.

__ADS_1


" Kita sudah sampai disini loh Tan? Kita keluar ke rooftop apa nunggu disini?" tanya Athena dengan berbisik karena situasinya kok jadi lebih tenang dan lengang seperti ini ya? Seakan-akan memang dirinya dan juga pengawal pengawalnya ini tidak diizinkan untuk berbicara supaya keberadaan mereka tidak diketahui oleh orang.


" Ssstt, Bos karena kita belum mendapatkan perintah lebih lanjut untuk segera menghampiri Rooftop. maka kita menunggu dulu di sini sampai benar-benar diatas clear dan nggak ada sesuatu yang bisa menjebak kita!" fisik Feby dengan nada lebih lebih dari yang tadi karena dia berusaha untuk tidak menimbulkan suara sedangkan 5 pengawal laki-laki yang mengikuti mereka benar-benar terdiam dan seperti patung.


Athena yang disuruh diam hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia mengerti apa yang menjadi perintah dari kedua pengawalnya itu sembari dirinya juga menantikan Apakah ada perintah lain yang masuk melalui headset yang mereka pakai sebagai tanda dirinya boleh keluar ke arah Rooftop.


Kemudian tak Berapa lama kelima pengawal laki-laki tadi langsung memberikan kode dengan tangan serta pistol yang benar-benar siaga di tangan kanannya, mereka mengkodekan supaya Athena ada di tengah-tengah mereka dan juga kedua pengawal dari Athena yang mengawal dari sisi sebelahnya lagi supaya Athena benar-benar ada di dalam lingkup mereka.


lalu Athena dibawa berlarian di atas laptop menuju melipat yang berada di sebelah kanan dari Rooftop tersebut sehingga Athena benar-benar bekerja keras untuk bisa mencapai ke sisi kanan areal Rooftop itu, kemudian Athena bisa merasakan sedikit lega setelah mereka menemukan helikopter yang terparkir cantik di atas helipad.


" Ayo bos, kita harus segera naik.dan meninggalkan tempat ini. " kata Febby dan Tania dengan kompak kayak anak kembar.


" Kita semua?" tanya Athena dengan nada ambigu.


" Aku tidak akan pergi Kalau kalian tidak pergi !Bagaimana bisa aku tidak setia kawan seperti itu?" kata Athena dengan nada kesal melihat bahwa mereka semua tidak ikut pergi bersama dengan dirinya membuat ada sesuatu di sudut hatinya yang yang merasakan perih dan teriris.


" Bos kita tidak bisa, kalau ikut Bos karena kita juga harus mengurus teman-teman kita yang ada di bawah yang menjadi korban penyerangan di bawah. Jadi bos melarikan diri dulu saja, karena pasti lah yang mereka incar adalah bu bos!! Bahkan Tuan saja tidak bisa nyampe ke sini karena benar-benar harus melewati sesuatu yang berat! Jadi Bu bos dilarikan ke rumah kakek terlebih dahulu supaya Tuan Bos bisa lebih konsentrasi dalam membalas dan menyelesaikan semuanya sampai tuntas." kata Feby dan Tania bergantian untuk memberikan Athena pengertian bahwa ini bukan hal yang main-main yang dihadapi saat ini adalah nyawa banyak orang dari Pasukan Pengawal bayangan yang dipertaruhkan untuk menjaga keamanan dan keselamatan seorang Athena Calista Devika.


" Bagaimana dengan suamiku?" tanya Athena lagi sambil masih memegang erat lengan dari Tania yang begitu kekar yang dapat ia rasakan, namun Tania tahu kalau dirinya terus-menerus meladeni permintaan dari bu bosnya ini maka nyawa teman-teman Mereka ada di ujung tanduk jadi dirinya langsung menepiskan tangan Bu bosnya supaya bu bos-nya segera bisa diberangkatkan menggunakan helikopter yang sudah menunggu mereka dan yang menerbangkan helikopter itu adalah ajudan A yang merupakan ajudan kepercayaan kakek.

__ADS_1


" Maaf, bu bos! lebih baik anda segera berangkat supaya penyerang tidak sampai ke tempat ini dan pelarian kita menjadi sia-sia! Percayalah bahwa kita akan bertemu di rumah kakek!" Katakan iya sambil mengetuk pintu helikopter itu tanda bahwa ajudan pakai itu bisa segera menerbangkannya untuk menyelamatkan Athena.


.


.


.


TBC


Jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!!


Terima kasih juga bagi yang sudah sumbang vote dan hadiah buat karya ini, karena kalian saat ini karya ini sudah di beranda.


Luangkan waktu untuk tetep like dan komen juga.šŸ™šŸ»šŸ™šŸ»šŸ™šŸ»


Nungguin update lihat karya teman aku ya... R Angela yang judulnya 1 atap 3 hati ya...


Jangan lupa ā¤Favoritā¤Likeā¤komenā¤hadiahā¤Voteā¤shareeeee...

__ADS_1




__ADS_2