Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
24. Athena cemburu


__ADS_3

" Tapi Pa!!"


" Aku melakukan segala sesuatu itu untuk kamu karena aku sangat menyayangi kamu sebagai anak kandung ku tapi kamu tidak bisa seenaknya merusak Rencanaku seperti itu. jadi ingat ya kalau Papa pada ngomong sama Alendra Jangan pernah kamu ikut campur lagi!" kata Papa Eka dengan nada marah lalu meninggalkan meja makan bersama dengan namanya yang mengikutinya.


" Papa!!" Panggil Novan lagi namun Papanya sudah pergi tanpa menghiraukan dirinya. Mengapa? Papa tidak pernah membentak dirinya! Lalu kenapa hari ini papa melakukan hal itu? Ini semua gara-gara anak pungut yang bernama Alendra itu.


Tadi Alendra sudah membuat dirinya kehilangan nafsu makan, sekarang dia juga membuat dirinya menjadi sangat marah karena untuk pertama kalinya Papa membentak dirinya.


Sesampainya Alendra di luar rumah besar dia langsung masuk ke dalam mobil, tapi Papanya sempat melihat bahwa Alendra menaiki mobil mewah sekelas Ferrari.


Papa Eka semakin curiga, dari mana Alendra mendapatkan mobil mewah semacam itu, bukannya papa Eka tidak tahu bahwa Alendra juga bekerja sampingan untuk mendapatkan uang guna kehidupannya sehari-hari.


Tapi papa Eka mengira bahwa hal ini tidak mungkin akan bisa menghasilkan uang sebesar itu sehingga Alendra bisa membeli mobil mewah sekelas Ferrari.


***


Keesokan harinya di kantor Gen Design, Patricia sedang sibuk bekerja ketika Athena menerobos masuk ke dalam kantor nya.


Athena yang memiliki kantornya sendiri tiba-tiba memasuki kantor milik Patricia.


" Selamat pagi.." sapa Athena dengan ramah kepada Patricia.


Patricia hampir jatuh dari kursinya karena terkejut. Patricia memandang kearah Athena dengan tatapan aneh sampai akhirnya Athena jengah sendiri dan bertanya.


" Kenapa sih kamu memandangi aku sampai kayak begitu?" tanyanya dengan sedikit Ketus.


" Kamu yakin kalau kamu sedang baik-baik saja? Apa kamu yakin bahwa kamu sehat? Kalau memang kamu merasa dirimu tidak sehat, Aku akan memanggilkan kamu seorang dokter!" kata Patricia sambil tangannya segera memencet nomor telepon dokter yang biasa dipakai oleh Gen desain apabila ada karyawannya yang sakit.


Athena sontak menepis tangan Patricia yang sedang memencet nomor telepon dokter yang biasa dipakai oleh Gen desain.


" Apaan sih? Emangnya siapa sih yang sakit?" tanya Athena dengan kesal.


Yang sakit itu adalah kamu ! Karena sebenarnya Athena itu tidak pernah sedikitpun tersenyum pada orang lain, dia selalu ngomong dengan nada datar juga kesannya dingin. Eh Sekarang malah dia bisa menyapa dengan hangat! Tapi Patricia tidak berani mengatakan itu semua dihadapan Athena yang tampak kesal saat ini. Akhirnya Cia malah menunjuk kepada dirinya sendiri yang sedang sakit.


" Kamu sakit apa?" tanya Atgena heran. Kayaknya Cia baik baik saja loh.

__ADS_1


" Sakit hati!"


" Hah?"


" Mataku melihat ilusi."


" Ilusi apa?"


" Ilusi kalau kamu tersenyum!"


" Emang aku gak boleh senyum?"


" Gak biasanya.. emang kenapa?"


" Oh ehm, gak taulah, mungkin karena jatuh cinta!" Athena mengatakan hal itu dengan nada santai tapi perkataan Athena itu sontak membuat Patricia menjadi terkejut.


Bahkan matanya membulat besar karena perkataannya di sampaikan oleh Athena itu menurutnya sangat aneh.


" Jatuh cinta? Sama Alendra ta?"


" Huum!"


" Sedang diruangannya bersama anak anak design yang lain lah!"


" Wah parah sih! Parah banget kamu! Sebagai kekasih tidak peka sama sekali! Dengan menaruh Alendra di ruangan desain bersama anak-anak yang lain berarti kamu sedang menunjukkan wajah kekasih kamu di hadapan banyak serigala di luaran itu. Jangankan anak-anak yang di sono, aku aja kalau ditaruh satu ruangan sama Alendra bisa-bisa aku hanya melihat Alendra saja tanpa bekerja. Kamu kan tahu bahwa kekasih kamu itu wow banget! Kamu harus segera menyelamatkan nya sekarang!." kata Cia dengan menggebu gebu.


" Okelah kalau begitu aku akan menyuruh Alendra berada di kantormu dan kamu ikut aku di kantor aku saja." kata Athena dengan segera. Patricia malah kebingungan sekarang karena ternyata kantornya telah digusur dan dia yang akan menjadi satu dengan kantornya Athena dan Alendra akan ditaruh sendirian di kantornya ini.


Padahal dia sudah senang banget ketika mendapatkan kantor seorang diri di Genius desain. Ternyata saran yang diberikan olehnya itu malah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.


***


Sementara itu di ruangan desain, Alendra sedang bercengkrama dengan teman-teman barunya. Teman barunya yang mayoritas adalah wanita, tentu saja menginginkan Alendra untuk bersama dengan mereka. Salah satu perempuan yang sangat agresif langsung melancarkan rayuannya kepada Alendra.


" All, ini udah aku bikin kan teh buat kamu." kata Tania dengan nada manja manja menggoda. Alendra sebenarnya ingin menolak karena ia tidak haus tapi ia hanya ingin bertindak sopan dengan teman barunya, lalu langsung menerima minuman yang diberikan Tania kepadanya

__ADS_1


Tapi tiba tiba Tania menarik minumannya, tak elak, kemeja Alendra jadi basah karena ketumpahan minuman yang lengket itu. Tania meminta maaf sambil memegang kemeja Alendra dan membersihkannya dengan tisu dan air.


Tentu saja Tania menang banyak karena bisa menyentuh dada bidang Alendra yang basah karena air minum yang yang tumpah di kemejanya itu.


Alendra yang tidak sadar bahwa Tania sedang memanfaatkan dirinya, hanya sibuk membersihkan air yang tertumpah di bajunya itu, karena merasa lengket ia bahkan membuka bajunya.


Tiba-tiba Alendra dikejutkan dengan kedatangan Athena bersama dengan Patricia masuk ke dalam ruangan desain. Bukan hanya Alendra yang terkejut dengan kedatangan Athena masuk ke dalam ruangan desain tapi juga semua designer yang rata-rata perempuan itu turut kaget melihat bosnya yang datar dan dingin tiba-tiba masuk ke dalam ruangan desain.


Athena yang matanya melihat kejadian Tania memegang dada calon suaminya itu langsung merasa hatinya panas dan cemburu buta.


Rasa panas memenuhi kepala dan hati Athena. Dia langsung membalikkan badannya kami langsung pergi dari tempat itu menuju ke ruangannya sendiri.


Patricia yang mengerti arti dari kelakuan bosnya yang sedang emosi dan cemburu langsung mengikuti gerak Athena masuk ke dalam ruangan Athena.


Alendra tiba-tiba sadar dengan keberadaannya saat ini yang posisinya sangat ambigu. Tangan Tania saat ini ada di dadanya, ia langsung sadar mungkin itu yang membuat Athena menjadi marah.


Alendra hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala karena dia berada di dalam posisi yang sangat sulit.


Dia ingin menyelesaikan masalahnya dengan cara memberi pengertian kepada orang-orang yang ada di dalam ruangan desain itu bahwa dirinya sudah tidak sendiri lagi dan menjaga jarak dengan wanita eanita yang berusaha mendekatinya.


" Tania, maaf! Saya bisa membersihkan kemeja ini sendiri. " Kata Alend dengan nada dingin.


Tania sedikit banyak merasa bersalah karena dia sudah menjebak Alendra sampai terjadi hal ini.


Tania melihat kilat rasa cemburu di wajah bosnya tadi, Tania langsung mengambil kesimpulan bahwa bosnya juga menyukai Alendra. Kalau berhubungan dengan bosnya tentu dia akan mundur teratur. Dia masih sayang dengan jabatannya dan juga penghasilannya di Gen Design.


Gawat kalau si bos marah dengannya! pikir Tania dengan ketakutan.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


Crazy up 2 yaaa❤❤


__ADS_2