Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
72. Keterlibatan Keluarga Abbiyu


__ADS_3

"Tuan tidak perlu ke apartemen. Anak buah mereka sudah kami tangkap dan mereka sudah akan kami bawa ke markas besar." kata salah satu anak buah Alendra.


" Baguslah! Bagaimana dengan istriku?" tanya Alendra dengan nada datar. Ia tentu tidak mau kalau sampai terjadi apa-apa kepada istri dan anak yang ada di dalam kandungan istrinya.


" Sudah dievakuasi ke rumah besar karena pengamanan di rumah besar jauh lebih baik daripada di apartemen. Kita juga sudah membawa orang-orang yang melakukan penyerangan ke markas besar!" jelas salah 1 anak buah dari Alendra.


" Baiklah kalau begitu karena tanganku sudah gatal untuk hajar orang-orang yang sudah berani membuat Athena aku ketakutan." kata Alendra dengan nada dingin.


Mobil yang dipakai oleh Alendra menuju ke markas besar di mana biasanya Pasukan Pengawal bayangan berkumpul dan berlatih Di situ biasanya juga mereka melakukan interogasi kepada orang-orang yang sudah menyerang dan juga menjadi lawan mereka.


***


Sesampainya Alendra dan juga pengawal-pengawal yang mengelilingi dia ke markas besar milik Pasukan Pengawal bayangan, menuju ke ruang bawah tanah di mana mereka biasa menangkap dan menahan penjahat-penjahat dan juga buronan buronan untuk dibunuh atau di introgasi sehingga keterangannya bisa mengungkap kejahatan yang lebih besar.


"Hari ini akan ku Habisi mereka semua yang berani menghancurkan dan mengacau keluargaku!' kata Alendra dengan geram.


"Tuan, Jangan lupa untuk mengorek keterangan terlebih dahulu sebelum melakukan eksekusi, Karena bagaimanapun informasi dari mereka sangatlah penting untuk mencari siapakah dalang sebenarnya dari penyerangan hari ini." ujar salah satu tinggi dari Pasukan Pengawal bayangan, dia adalah semacam penasehat di dalam Pasukan Pengawal bayangan untuk memberikan informasi juga nasehat kepada Alendra sebagai ketua baru dan pemimpin baru di situ.


Tugasnya hampir mirip dengan ajudan milik kakek yang selalu memberikan informasi serta nasehat nasehat kepada kakek untuk melakukan beberapa hal yang mungkin Kakek belum ketahui.


Bisa dikatakan kalau orang itu adalah ajudan Alendra yang sama saja seperti ajudan kakek, tidak memiliki nama.

__ADS_1


"Baiklah, aku mengerti!" kata Alendra dengan nada dingin. Dia mengerti kalau informasi itu memang sangat dibutuhkan untuk menangkap orang yang terjadi dalam peristiwa penyerangan dan juga beberapa kali melakukan rencana pembunuhan untuk Alendra dan keluarga yang dia sayangi.


Alendra langsung masuk ke ruangan bawah tanah dan menemukan orang-orang yang sudah terkapar lemas gara-gara dipukul oleh beberapa Pasukan Pengawal bayangan untuk mengorek informasi penting sehubungan dengan penyerangan tersebut.


"Bagaimana dengan Keterangan atau informasi yang kalian dapatkan?" tanya Alindra kepada pasukannya yang sudah mengorek beberapa informasi dari orang-orang yang tertangkap itu.


"Mereka sudah mengkonfirmasi satu hal, kejadian ini berhubungan dengan keluarga Abiyyu Putra. Karena ternyata mereka yang dikirim ke sini itu bukan hanya dari satu klan saja, namun juga dua grup besar lainnya." kata pengawal yang sudah menginterogasi beberapa orang yang ada di sana.Kondisi orang yang sudah diinterogasi sangat menyedihkan, selain banyak luka-luka juga memar serta bengkak, mereka juga dalam keadaan kepayahan karena dipukuli begitu rupa oleh Pasukan Pengawal bayangan milik Alendra itu.


"Hmmh, orang yang sudah bisa bekerja sama dengan kita taruh di tempat tersendiri dan juga yang yang tidak bisa berkerjasama hancurkan dan singkirkan langsung!' kata Alendra dengan ada suaranya yang dingin dan tak tersentuh. dia membayangkan kalau seandainya dirinya tidak memiliki Pasukan Pengawal bayangan tentu Athena dan anak yang ada di dalam kandungannya sudah dijadikan sandera untuk membuat dirinya hancur seketika itu juga. Untungnya kakek dan dirinya memiliki Pasukan Pengawal bayangan yang paling tidak bisa melindungi keluarganya dari orang-orang yang jahat.


Pasukan pengawal bayangan yang dimaksud langsung melakukan apa yang dikatakan oleh Alendra untuk menghabisi orang-orang yang tadi tidak mau bekerjasama dengan mereka buang mayatnya di sebuah tempat yang nanti nya dijadikan makanan buaya-buaya yang menjadi peliharaan dari kakek Sur.


Dan orang-orang yang tadi memberikan informasi kepada dirinya serta membeberkan apa saja yang akan dilakukan oleh keluarga Abiyyu Putra, akan diberikan reward khusus sehingga mereka tidak harus mati sia-sia untuk membantu dan menolong keluarga Abiyyu Putra yang membayar mereka dengan tidak sepantasnya.


"Alejandro dan juga Rahman, tuan!" katanya sambil menundukkan kepala, dia tahu pasti Alendra akan murka mendengar kata-kata Alejandro karena Alejandro Itu adalah mantan Pasukan Pengawal bayangan yang tentunya sudah sangat dikenal oleh Pasukan Pengawal bayangan lainnya yang cukup senior seperti dirinya itu.


Sebenarnya Pasukan Pengawal bayangan itu sangat menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh Alejandro karena bukan hanya sekedar mengganggu keluarga dari kakek tapi ternyata sekarang malah merambah ke arah Alendra yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dendam Alejandro di masa lalu.


Mereka tidak tahu kalau sebenarnya dibalik semuanya itu ada keluarga Rahman yang bertindak sebagai mediator antara Alejandro dan dendam milik keluarga Rahman secara pribadi kepada ayah dan ibu dari Alendra.


"Dasar pecundang murahan! Kenapa mereka tidak satu lawan satu saja denganku? Malah ingin memakai Athena sebagai tumbal dari segala dendam yang mereka miliki terhadap keluargaku!" kata Alendra.

__ADS_1


" Bukankah Alejandro juga memiliki dendam pribadi dengan kakek? Mungkin itu adalah akumulasi dari dendam Alejandro dan juga keluarga Rahman berarti ya, Tuan?" tanya pengawal itu dengan nada yakin, kalender mengangguk-anggukan kepalanya tanda dirinya mengiyakan apa yang dipikirkan oleh pengawalnya itu.


"Hmm, kita mulai dari Abbiyu dulu! Hancurkan bisnisnya dan terakhir hancurkan karir dari anaknya yang brengsek itu." kata Alendra mulai mengeluarkan starteginya.


" Baik!!"


"Malam hari ini juga kamu bereskan Abbiyu! Korek keterangan tentang lokasi Alejandro dan juga Rahman berada, cari titik lemahnya dan aku akan memikirkan bagaimana menghabisi kedua keluarga itu, terutama Rahman!" kata Alendra sambil genggam kedua tangan sehingga menimbulkan bunyi krak yang cukup keras.


"Baik Tuan muda!" kata pengawal tersebut sambil berlalu. Ia hendak menyelesaikan perintah yang diberikan oleh Allendra sesegera mungkin sehingga Orang yang bertanggung jawab untuk penyerangan tadi segera bisa dihancurkan.


Pengawalnya tadi tahu bahwa Alendra memiliki dendam pribadi dengan keluarga Abiyyu Putra sehingga memilih keluarga Abiyyu Putra untuk menjadi sasaran pertama dari penyerangan balik ini.


Alendra yang merasa sudah tidak memiliki tugas apa-apa di markas besar ini, memilih untuk pulang dan mengecek kondisi dari Athena, istri kesayangannya itu.


Untuk sementara sampai waktu yang belum dapat dipastikan,Alendra dan juga Athena akan tinggal di rumah besar milik kakek karena pengamanannya jauh lebih baik daripada apartemen Athena.


.


.


.

__ADS_1


TBC


Hay readers maaf nih baru up setelah sekian purnama. Tenang bakal up sampe end kok dan itu sebentar lagi. Jadi jangan lupa buat kasi like, vote dan juga hadiah buat author kece badai ini ya... Komen yang banyaaaakkkk!!


__ADS_2