
Pasukan Pengawal bayangan yang diperintahkan oleh Indri untuk eksekusi keluarga Abiyyu Putra segera melaksanakan tugasnya dengan baik.
Mereka langsung membawa Novandra sebagai tawanan sedangkan Eka Abiyyu Putra memang sengaja tidak dieksekusi bersama-sama dengan putranya itu. novantri di bawah bersama dengan adik sahabatnya yang juga telah melakukan pembunuhan secara tidak langsung terhadap Alendra, Namun karena Alendra bangkit kembali dan dilahirkan kembali maka dia berhasil membalikkan keadaan justru sekarang Novandra dan Aditya lah yang akan dibakar hidup-hidup sama seperti kelakuannya di masa lampau kepada dirinya.
Sesudah kedua orang itu berada di ruangan khusus untuk eksekusi maka Pasukan Pengawal bayangan memanggil Alendra Atmadja untuk mengeksekusi secara langsung kedua orang musuhnya itu.
"Apakah semuanya sudah kalian persiapkan?" tanya Alendra dengan nada tenang, ia duduk di kursi kebesarn miliknya dan melihat dengan tenang Novandra dan juga aditya yang dippukuli bersama sama.
Kenapa adit kena getahnya juga?
Karena Adit juga salah satu orang yang membunuhnya dengan cara dibakar hidup hidup di masa lampaunya sebelum ia dilahirkan kembali.
"Sudah tuan!"
"Kehancuran dari Eka Abbiyu juga sudah kamu siapkan?" tanya alendra lagi dengan raut tenang seolah adegan kekerasan fisik yang tersaji di hadapannya itu tidak mempengaruhi dirinya sama sekali.
"Coba nyalakan siaran televisi itu, biar bajingan itu bisa melihatnya dengan jelas." kata alendra dengan nada kejam.
Pasukan pengawal bayangan yang diperintahkan untuk menyalakan televisi langsung saja menyalakan televisi itu supaya Novandra dan juga Aditya bisa melihat apa yang terjadi dengan keluarga mereka. Ya, Alenda bukan hanya mengeksekusi anak-anaknya namun juga mengeksekusi keluarga keluarga mereka dan menghancurkannya sampai. terutama keluarga dari api you Putra pasti tidak tahu bahwa yang menjadi dalang penculikan Novandra dan juga Aditya adalah Alendra sendiri.
__ADS_1
Keluarga Abiyyu Putra sudah cukup kepayahan untuk menghadapi masalah-masalah yang saat ini dihadapi, Karena perusahaan Abiyyu Putra sudah ada di ambang kehancuran!
Abiyyu putra tanpa disadari terseret di dalam permasalahan yang pusaranya begitu dalam karena ketidakmampuan Eka dan juga Novandra mengendalikan perusahaan sebesar itu.
Pada awalnya mereka hanya bergantung kepada Alendra yang mengurusi masalah masalah perusahaan dan berusaha memajukan nya. Oleh karena kepandaiannya dalam bidang apapun maka Alendra Sanggup seorang diri menjalankan perusahaan tersebut dan menjadikannya perusahaan nomor satu di di Indonesia karena kemampuannya yang sangat tinggi dalam mengolah dan menjalankan perusahaan sebesar milik Abiyyu Putra awalnya.
Tapi tentu saja dengan begitu Alendra mengetahui dengan pasti apakah kelemahan dari perusahaan keluarga Abiyyu Putra tersebut jadi dengan memanfaatkan kelemahannya Alendra menghancurkan perusahaan itu sedikit demi sedikit dan endingnya ketika kemarin mereka sudah berkomplot untuk menjatuhkan dan mengganggu Athena maka Alendra tidak segan-segan untuk Bumi ratakan perusahaan keluarga abio tersebut.
"Lihat di televisi, kalian para baji**an tengik! Itu keluaga kalian yang ditangkap polisi karena kasus pencucian uang dan penggelapan uang." kata alendra sambil tertawa miris. Melihat ayahnyaa digelandang oleh pihak yang berwajib, Novandra marah dan memberontak. Tapi dia menganggap enteng Pasukan Pengawal bayangan yang pikirannya bisa dia lawan dengan kedua tangannya.
Namun lagi lagi dia harus kecewa karena ternyata kemampuan bila dirinya saja jauh banget dibandingkan dengan Pasukan Pengawal bayangan yang sedang menjaga dirinya saat ini.
Siapakah yang mengungkap semuanya itu? tentu saja Alendra dan pasukan pengawal bayangan pelakunya.
"Aku salah apa sama kamu!" teriak Adit lagi, rupanya ia sudha mulai kehilangan kewarasan melihat keluarganya hancur. Alendra berdecih kesal, ia bisa marah karena kehancuran keluarganya, lalu bagaimana dengan dirinya. Ia hanpir saja kehilangan Athena dan calon anaknya.
"Salah kamu adalah kamu berteman dengan baji**an ini dan membantunya ingin menghancurkan aku dan membunuh aku!" kata Alend sambil menunjukkan telunjukanya di wajah Aditya, yang membuat adit semakin marah.
"Kamu gak perlu nanya kesalahan kamu, Novan, aku hanya bisa memastikan satu hal kalau hari ini kalian semua akan end dengan mengenaskan." kata Alend sambil menatap mereka dengan datar dan tanpa ampun.
__ADS_1
Melihat di layar televisi di mana ayahnya ditarik-tarik seperti binatang peliharaan oleh pihak kepolisian karena telah melakukan tindak kejahatan pencucian uang dan juga penggelapan beberapa dana investor maka Novandra sudah mengerti bahwa ini semua pasti pekerjaan dari Alendra yang ingin menjebloskan Eka Abiyyu Putra ke dalam penjara namun dia tidak tahu bahwa Alendra bakal melakukan hal yang lebih keji lagi untuk hukuman bagi dirinya yaitu dibakar hidup-hidup atau dicincang untuk menjadi makanan bagi buaya buaya peliharaan kakek.
Mereka berdua pada teriak-teriak minta dibebaskan dan juga meminta agar orang tuanya jangan disangkutpautkan dengan dendam yang Alendra miliki kepada mereka berdua. Alendra merasa bahwa mereka itu hanya sekedar pencitraan karena sebetulnya sumber dari permasalahan Alendra adalah dendam dari Eka Abiyyu Putra juga istrinya kepada dirinya dan ingin membuat dirinya menjadi budak bagi keluarga Abbiyu, merampas hartanya dan kemudian membunuhnya dengan keji.
Setelah melihat tayangan itu, mereka berdua tambah bergidik karena mereka yakin kalau Alend tidak bakalan mau melepaskan dirinya.
"Lalu bagaimana dengan kami?" tanyanya dengan nada lirih. Kayaknya mereka bakal menerima
hal yang lebih dari pada yang dialami oleh orang tuamereka.
"Membunuh kalian tentu saja! Apalagi? Kalian juga tak berguna untukku, karena sejatinya apa yang kalian lakukan semuanya aku yang mengajarkan dan juga aku bisa melakukan semua hal yang kamu bisa lakukan. So kalian sudah menjadi seonggok daging yang tak berguna." kata Alend dengan nada santai.
Mereka langsung berteriak-teriak tidak terima karena mereka tidak mau mati sia-sia hari itu padahal Alendra sudah merancangkan kematian yang sangat tragis untuk mereka berdua demi dendam yang ia miliki dengan keluarga Abiyyu Putra yang membuat dirinya jauh dari keluarganya dan memanfaatkan dirinya sedemikian rupa.
"Tolonglag kak! Jangan sakiti kami, kamu ingat kan kamu bisa jadi besar karena siapa?" tanya Novandra dengan cepat menyentuh titik sentimentil dari Alendra yang dulunya memang terkenal baik hati dan juga suka menolong.
"Oh aku memang tidak akan membunuh kalian dengan tanganku sendiri, karena terus terang saja aku tidak mau mengotori tanganku dengan darah kalian yang menjijikkan itu. Jadi Rencananya aku akan menyuruh kalian berdua Battle sendiri sehingga menentukan Siapakah dari kalian yang menjadi pemenangnya dan pemenangnya bisa membunuh yang kalah dan bisa memilih hukuman mati yang termudah untuk mengakhiri hidup sang pemenang. mudah sederhana dan dan cepat eksekusi nya!" jelas Alendra dengan nada santai yang membuat mereka berdua malah kebingungan sendiri karena tidak mungkin bagi mereka untuk saling membunuh namun Alendra tadi sudah bilang kalau salah satu dari mereka menjadi pemenangnya maka mereka bisa memilih hukuman yang terenak untuk membunuh diri mereka sendiri, walau sama-sama nantinya akan mati juga.
Kira kira mereka kan saling membunuhkah? Siapa yang menang? Next episode ya kakak! Jangan lupa kasih vote dan juga likenya kakak! Happy reading!!
__ADS_1