Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
38. Keterlibatan pasukan pengawal bayangan.


__ADS_3

Kakek memanggil Alendra untuk datang ke rumah besar milik kakek. setelah mengurus segala macam pernik masalah pernikahan antara Alendra dan juga Athena yang akan diadakan akhir minggu ini, Alendra bergegas memenuhi panggilan kakek untuk datang ke rumah besar milik kakeknya Athena.


Athena memaksa untuk ikut ke rumah kakeknya karena dia takut kalau kakeknya akan memarahi Alendra pasal berhubungan intim waktu Alendra dibius di Singapura.


" Sayang, kakek hanya ingin ketemu masalah kerjaan. Dia tidak ingin aku bekerja di Gen design." kata Alendra menenangkan.


" Justru itu. Aku ingin protes sama kakek karena mengambil karyawan potensial aku!" rajuk Athena dengan nada kesal.


" Ya udah kalau kamu ikut, kita langsung saja ke rumah kakek. " kata Alendra langsung memutar karena sebenarnya awalnya ia mau membawa Athena pulang dulu baru dirinya akan berangkat menuju ke arah rumah kakek.


Sesampainya mereka di sebuah rumah besar yang sebenarnya lebih tepat disebut sebagai istana, mereka langsung masuk setelah para satpam membukakan pintu dan mengenali Athena dan Alendra sebagai cucu dan calon cucu mantu, sehingga mereka membukakan pintu tanpa banyak tanya lagi.


" Kakek.. kami sudah datang." sapa Athena sambil memeluk kakeknya yang ternyata sudah menunggu di ruang keluarga.


" Kupikir kamu tidak akan ikut menjenguk kakek di rumah ini, Na..Apa yang membawa kamu akhirnya kemari." tanya Kakek dengan nada menyindir.


" Karena aku ingin protes sama kakek. Bagaimana bisa kakek mencuri karyawan andalan aku." kata Athena dengan nada manja. Membuat kakek hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar. Ia sungguh tidak bisa mendengar Athena yang merajuk manja kepadanya. Ia terlalu menyayangi cucunya itu.


" Aku ada perlu dengan Alendra. Kalau sekarang ia sudah menjadi suamimu, mestinya kamu merelakan dirinya untuk memegang semua yang kakek miliki dan belajar bukan hanya masalah design, tapi juga masalah bisnis dan juga pasukan pengawal bayangan harus bisa ada di dalam kendalinya." kata kakek sambil menghela nafasnya melihat Athena masih saja merajuk. Apalagi ketika ia mendengar kalau Alendra harus mewarisi pasukan pengawal bayangan, yang merupakan sebuah organisasi under ground yang berkaitan dengan masalah keamanan dan pengawalan tersembunyi.

__ADS_1


" Tapi kakek, Thena takut kalau terjadi apa apa terhadap Alendra. Kakek kan tahu kalau menjadi bagian dari pasukan itu juga sangat berbahagia." lanjut Athena dwngan nada sendu. Ia tidak ingin kehilangan Alendra seperti saatia kehilangan kedua orang tuanya karena kecelakaan yang sebenarnya disengaja oleh pihak pihak tertentu.


" Sayang, kamu jangan khawatir ya, soalnya aku juga harus bisa memanfaatkan pasukan ini agar aku bisa mencari kedua orang tuaku." kata Alendra sambil menatap kakek yang katanya hari ini memanggilnya justru karena kakek mengatakan ada hal yang penting terkait dengan berita tentang keluarganya.


" Justru karena itulah kakek panggil Alend kemari. Ini tentang masalah yang berkaitan dengan orang tua kandungnya itu. Ada indikasi kalau keberadaan orang tuanya berkaitan dengan Pasukan Pengawal bayangan. Jadi waktu itu kemungkinan orang tua Alendra adalah seorang yang kaya raya dan berpengaruh sehingga kelemahan dari keluarga tersebut pasti akan dicari terus oleh rival bisnis mereka. Lalu mereka menyewa Pasukan Pengawal ini untuk melindungi Alendra namun karena ada terjadi sedikit kesalahpahaman di kubu Pasukan Pengawal bayangan sehingga ada orang yang memberontak dan orang yang mengurus masalah Alendra adalah orang yang ada di kubu pemberontak. Kemudian Alendra diberikan kepada sebuah panti asuhan karena dia hendak dibunuh dengan cara membakar Panti Asuhan yang dipakai oleh Alendra itu. Oleh karena itu aku seperti pernah melihat Alendra karena secara tidak langsung wajah Alendra itu sebenarnya sangat mirip dengan keluarga kandungnya itu." jelas kakek dengan nada sedikit terbata. Karena orang yang yang menjadi keluarga kandung Alendra adalah sahabat masa kecil dari kakek.


" Berarti kakek tahu pasti siapakah keluarga kandung dari Alend dong?" cecar Athena dengan nada mendesak. Melihat kakek mengangguk-anggukan kepalanya tanpa banyak berbicara membuat Athena menjadi bahagia karena berarti suaminya memiliki keluarga kandung yang sudah diketahui oleh kakeknya.


Begitu pula dengan Alendra yang tampak bahagia karena sebentar lagi dia pasti sudah bisa mengetahui Siapakah orang tua kandungnya itu.


" Kalau begitu, Siapakah keluarga kandung ku, Kek? Dan juga siapa nama dari ayah dan ibuku?" tanya Alendra dengan penuh semangat namun Alendra jadi bingung karena kakek hanya terdiam seperti mengenang sebuah masa lalu yang belum pernah diceritakan kepada orang lain.


" Jadi mereka juga menghilang?" tanya Alend dengan nada kecewa. Athena yang mengetahui tentang kekecewaan yang dipendam oleh Alendra saat ini hanya bisa memeluk tubuh suaminya itu supaya suaminya bisa sedikit mendapatkan kekuatan.


" Bisa dikatakan begitu! Salah satu alasan mereka pindah ke luar negeri karena mereka mendapatkan kabar Kalau kamu telah dibawa oleh keluarga angkat kamu ke luar negeri. Itu yang membuat mereka mencari ke seantero dunia agar bisa mendapatkan kamu dalam keadaan hidup. Itulah kenapa saat Athena memperkenalkan kamu, sepertinya kakek pernah melihat kamu di suatu tempat. Ternyata itu karena kamu adalah anak dari mereka. Wajah kamu sangat familiar sekali di mata kakek." jelas kakek lagi.


" Siapa nama mereka kek? Dan apakah mereka tidak memeiliki keluarga kandung lagi?"


" Wirya Atmaja. Mestinya nama kamu mungkin bukan Alendra. Tapi kakek juga tidak mengingatnya dengan jelas." kata kakek dengan nada mengambang, seolah dirinya sedang kembali ke masa lalu, mencoba menggali ingatan ingatan itu.

__ADS_1


" Lalu dimana mereka tinggal saat di Indonesia?" tanya Alendra lagi.


" Rumah mereka di Indonesia terbakar habis! Namun sebelum rumah itu terbakar, memang orang tua kamu sudah tidak lagi berada di sana. Bahkan kakek curiga yang membakar rumah mewah itu adalah orang tua kamu sendiri. Agar tidak ada lagi jejak yang tertinggal disana. Itu tapi masih asumsi kakek. Kakek belum memiliki bukti yang otentik tentang hal itu." kata kakek lagi.


Alendra jelas kecewa, padahal tinggal selangkah lagi, ia akan bertemu dengan orang tua kandungnya. Tapi perkataan kakek yang berikutnya membakar semangat Alend untuk menjadi on the top.


Kenapa???


.


.


.


TBC


Hai readers, selamat tahun baru ya.. jangan lupa kasih thor gift, like dan.juga vote .. semuanya gratiiiiis!! Supaya author akan terus bisa mempersembahkan karya terbaik.


Jangan lupa untuk follow akun insta nophie_author untuk update cerita terbaru di semua platform nulis. Happy reading..

__ADS_1


__ADS_2