
" Iya, khusus hari ini kamu harus menemani aku di rumah saja jadi kamu tidak diperbolehkan kemana-mana! Istirahatlah Athena!" kata Alendra dengan nada diktator nya.
Bukan tanpa sebab dia melakukan hal itu kepada istrinya karena istrinya ini benar-benar keras kepala! Alendra melihat dari wajah Athena yang terlihat begitu Sayu dan juga kelelahan dirinya tidak mau sampai istrinya jatuh sakit atau kenapa-kenapa karena terlalu memforsir tubuhnya untuk memberikan yang terbaik hanya untuk dirinya dan juga keluarganya.
" Iya, Athena, kamu temani saja suamimu ini karena dirinya kan masih dalam kondisi perlu perhatian. Jadi kamu temani aja dirinya di rumah lalu untuk urusan gen desain kamu bisa telepon Patricia untuk menggantikan kamu dan memberikan file serta berkas-berkas kamu yang penting yang perlu ditandatangani ke tempat ini saja. Jadi kamu tetap bisa mengontrolnya dari rumah. Sedangkan untuk perusahaan kakek, kamu tidak perlu kuatir ! Ayah percaya bahwa kakek Sur itu lebih canggih dan lebih pintar! Dia bisa mengurus dirinya sendiri dan jangan coba coba me remehkan kakek Sur!" ujarnya Sambil tertawa terbahak-bahak mengingat sahabatnya itu yang begitu kuat walaupun usianya sudah senja.
" Iya iya deh, Athena akan di rumah saja." katanya lesu sambil menuruti apa yang menjadi kehendak suaminya yang saat ini memeluknya dengan posesif. Lalu setelah mendengar perkataannya Alendra pun segera mengecup keningnya dengan mesra lalu merengkuhnya dalam pelukan yang erat.
" Aku bukan tidak suka kamu bekerja tapi aku itu melihat bahwa kamu sedikit lesu hari ini jadi aku pikir kamu lebih baik istirahat dulu. Dan maafkan aku yang belum bisa menjadi pelindung dan penolong kamu karena dalam situasi seperti ini saja aku masih mengandalkan kamu." kata Alendra dengan nada sendu namun kemudian Athena menepis tangan suaminya tanda dirinya tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh Alendra.
" Kamu itu tidak boleh mengatakan hal seperti itu karena apa yang terjadi sama kamu itu sebuah kecelakaan dan bukan kamu yang menginginkan hal itu terjadi. Aku sudah sangat senang dan merasa beruntung karena kamu tidak kenapa-kenapa, bagiku kamu lah yang terpenting! Asal kamu baik-baik saja, aku sudah sangat senang! Kita adalah suami istri yang harus saling membantu dan menolong! Aku tidak keberatan untuk beristirahat hari ini tapi jangan pernah kamu lagi-lagi mengatakan bahwa kamu merasa tidak bisa menjadi pelindung dan penolong bagiku! Emangnya kamu tidak mengingat ketika apa yang akan dilakukan Rahman kepadaku? Bukankah kamu lah yang menjadi penolong dan pelindung ku?" tanya Athena dengan nada sendu dia tidak mau kalau Alendra merasa rendah diri karena dirinya menganggap bahwa tidak bisa menjadi penolong ataupun pelindung bagi Athena padahal justru Athena merasa Alendra lah yang paling tepat untuk menjaga dan melindunginya.
Ayah Andrew juga merasakan kesedihan yang begitu rupa karena dirinya lah sebetulnya pangkal dari semua permasalahan yang menimpa Alendra dan juga Athena.
__ADS_1
" Nak, kalau mau ditelisik justru sebenarnya kesalahan ini ada pada Ayah. Kalau saja dendam berkepanjangan di masa lalu tidak menghantui keluarga Atmaja tentunya Alendra tidak akan ada di dalam posisi seperti ini. Memang semuanya sudah terjadi jadi ayah harap kalian jangan bertengkar untuk permasalahan yang kecil seperti ini. Ayah tahu bahwa Alendra mungkin sebagai laki-laki merasa terlalu rapuh tidak bisa menolong beban dari Athena yang saat ini harus ke sana kemari mengurus pekerjaan dan juga mengurus Alendra di rumah. Tapi Alend juga nggak boleh lupa bahwa sebenarnya Athena dijadikan seorang istri karena dialah yang akan menolong kamu menghadapi semua permasalahan dan tantangan hidup yang melanda kehidupan rumah tangga kalian. Ini sudah Ayah alami dan ibumu lah yang menguatkan ayah dan juga melakukan hal yang sama yang dilakukan oleh Athena kepada kamu. Awalnya Ayah juga merasa rendah diri dan merasa tidak sanggup melindungi namun pemikiran ayah itu salah! Memang ibumu diciptakan oleh Tuhan untuk menjadi penolong bagi Ayah kamu ini, bayangkan kalau tidak ada ibumu mungkin Ayah kamu ini sudah gila dan terpuruk bahkan mati bunuh diri karena ketidaksanggupan Ayah menghadapi kehidupan dan ujian yang diberikan tuhan kepada keluarga kita waktu itu." kata Ayah menjelaskan dengan nada lembut sehingga Alendra bisa memahami.
Alendra dan Athena hanya bisa mengangguk anggukan kepalanya tanda mereka sadar bahwa apa yang dikatakan oleh ayahnya itu benar adanya.
" Ya sudah, kita makan saja sekarang dan menikmati masakan ibu kamu yang memang spesial membuatkan masakan-masakan ini buat kalian. Bahkan untuk makan siang kalian pun juga sudah ada dan Athena hanya tinggal memanaskan saja tidak perlu repot-repot. Dan jangan merasa minder karena belum bisa menyiapkan makanan untuk suami, sebenarnya kami membawakan makanan itu supaya kalian bisa memiliki waktu yang lebih luang untuk saling mengenal dan juga untuk membuat cucu untuk kami." kata Ayah lagi sambil mengerlingkan matanya dengan jenaka menggoda Athena dan juga Alendra supaya tidak terlalu tegang seperti saat ini.
" Ayah ih" kata Athena sambil mengambil piring serta tempat untuk semua masakan ibu mertuanya.
Sebenarnya kalau boleh dikatakan secara jujur Alendra masih belum sepenuhnya bisa menerima ayah dan ibu kandungnya, ada sedikit penolakan di dalam hatinya yang terdalam tentang masa lalu. terkadang dirinya masih membayangkan saat-saat mencekam ketika dirinya diambil dari Panti Asuhan yang terbakar.
Hanya itu yang dia ingat bahkan dia tidak bisa mengingat satu momen indah bersama dengan ayah dan ibunya di masa lalu.
Oleh karena itu dirinya tahu bahwa Papa Eka Abiyyu Putra dulu adalah Papanya secara sesungguhnya. Dia bahkan tidak mengingat wajah Ayah dan Ibunya ini ini di dalam memori masa kecilnya.
__ADS_1
Oleh karena itu ada sedikit gap atau jarak antara dirinya dan juga ayah serta ibu kandungnya itu. Lalu apa sih sebenarnya yang terjadi sehingga Alendra benar-benar tidak menemukan potongan masa lalu bersama ayah dan ibu kandungnya saat ini?
.
.
.
TBc
Guys jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!!
Terima kasih juga bagi yang sudah sumbang vote dan hadiah buat karya ini, karena kalian saat ini karya ini sudah di beranda.
__ADS_1
Luangkan waktu untuk tetep like dan komen juga.🙏🏻🙏🏻🙏🏻