
" Sebenarnya kita mau kemana sih?" tanya Alendra yang kebingungan karen tiba tiba istrinya ingin mengadakan rencana memberi kejutan kepada dirinya.
" Kalau aku bilang sama kamu berarti ini bukan kejutan dong, dan tenanglah Bapak Alendra Atmaja. Saya sedang menyupir jadi jangan ganggu saya dan duduklah dengan tenang." kata Athena dengan senyum di wajahnya.
Athena juga sudah tahu protokol mengajak Alendra keluar dari apartemen berarti mengajak Pasukan Pengawal bayangan yang akan mengitari dirinya seperti lebah, namun dia tidak peduli karena dia juga ingin membuat Alendra yang beberapa minggu ini stres dirumah dan juga ke kantor pun harus dikawal dengan puluhan pengawal, maka dirinya ingin mengganti suasana dengan cara memberikan kejutan di malam hari ini.
Walaupun pada akhirnya Athena tetap melibatkan dan mempergunakan Pasukan Pengawal bayangan untuk tetap menjaga kenyamanan dan juga mobilitas dirinya selama keluar bersama Alendra.
Tujuan Athena saat ini adalah sebuah hotel milik keluarga Athena, dan hotel berbintang 5 itu sudah menyediakan sebuah penthouse yang sudah juga di bersihkan oleh pengawal-pengawal milik Alendra dan juga Pasukan Pengawal bayangan berjaga di selasar lorong penthouse yang sudah di booking khusus untuk kenyamanan Alendra dan Athena begitupula dengan jalur lift dan juga jalur tangga darurat yang sudah diblokir oleh Pasukan Pengawal bayangan yang jumlahnya bukan saja puluhan namun ratusan.
" Tapi kenapa kamu malah menutup mataku? Setidaknya biarkan aku melepasnya! Ayolah! " kata Alendra sambil berusaha keras untuk mengendalikan dirinya padahal di dalam hatinya dia sudah sangat berbunga-bunga karena bersukacita dengan kejutan apapun yang direncanakan istrinya kepadanya.
" Tidak! Aku memiliki kejutan spesial buat kamu jadi duduklah dengan tenang!" tegur istrinya itu dengan nada tenang.
Padahal tadinya Alendra sudah bekerja dengan begitu rupa di rumah ya itu di apartemen milik istrinya itu, namun tiba-tiba istrinya itu datang bagaikan angin ribut lalu memakaikan kain di matanya supaya dirinya tidak bisa melihat apa-apa, bahkan menuntunnya menuju ke arah basement dan.amsuk ke dalam mobil yang saat ini dikendarai oleh Athena. Andre juga tahu kalau Pasukan Pengawal bayangan kan kayaknya mengikuti mereka dari agak kejauhan karena saat matanya ditutup telinganya lebih sensitif untuk menangkap pergerakan suara-suara yang ada di belakang.
Sejujurnya saja dia cukup senang kalau Athena melakukan hal-hal yang extra-ordinary seperti ini untuk menghabiskan waktu berkualitas dengannya karena Alendra juga melihat bahwa Athena menjadi sangat sibuk selama seluruh minggu terakhir ini karena mobilitas dirinya yang terbatas.
Untunglah bahu yang cedera itu segera pulih setelah hampir dua minggu ini. Alendra juga merasa bahwa ada sesuatu yang disiapkan oleh Athena namun untuk kejutan yang dijanjikan oleh Athena maka Alendra berusaha untuk tidak bertanya-tanya apapun kepadanya.
Alendra sedikit kebingungan karena untuk menutup matanya tadi saja Athena sudah menggodanya dengan berbisik mesra di telinga sambil menggigit cuping telinganya yang justru membuat sesuatu di bawah itu menjadi on seketika.
Ada sedikit catatan penting yang perlu digarisbawahi bahwa Athena selama ini belum pernah melakukan tindakan terlebih dahulu dan selalu Alendra yang memulai semua pertempuran yang mereka lakukan setiap hari.
__ADS_1
Jadi ketika Athena melakukan agresivitas pertama kali membuat Alendra menjadi tertegun dan berdiri terpaku di tempatnya, Bahkan dia bisa merasakan sensasi kesemutan di sekujur tubuhnya lidahnya kelu dan hanya bisa menjawab dengan suara yang Parau.
" Oh o o key!"
Di sepanjang perjalanan Alendra seperti anak kecil yang tidak sabar menunggu kejutan dan ketika ia merasa bahwa Athena sedang memarkir mobilnya maka Alendra berusaha meraba-raba kira-kira dirinya ada di mana.
Sebab ia mendengar ada banyak mobil yang suka masuk ke areal sini berarti ini adalah sebuah tempat publik di mana banyak orang yang yang memakai tempat ini juga. Perasaannya mengatakan ini adalah sebuah parkiran,entah mall, resto terkenal atau hotel.
Athena memegangi tangannya dan menuntunnya menuju ke sebuah tempat dan tempat itu adalah sebuah lift yang mengantarnya entah ke lantai berapa.
Karena Alendra kan tidak bisa melihat lift ini berhenti di angka berapa, namun yang pasti ini cukup tinggi jadi dugaan sementara dari Alendra adalah tempat ini merupakan sebuah Rooftop di mana ada Resto yang ada candle light dinner di sana.
Namun dia merasakan bahwa ruangan yang dituju itu tertutup jadi Alendra menebak bahwa itu bukanlah Rooftop atap Resto yang tertutup.
Sebenarnya ini hanya ganti suasana saja jadi tidak betulan keluar dari box yang selama ini mereka harus patuhi peraturan nya agar Alendra dan dirinya sendiri secara pribadi akan tetap aman.
Walaupun ini hanya sebuah ruangan mewah yang hampir mirip dengan apartemen miliknya namun setiap bagian dari Penthouse itu didekorasi dengan cermat dan indah oleh Athena bahkan seluruh tempat itu dipenuhi dengan bunga, kilat dekoratif yang indah, dan juga lilin lilin yang menyala begitu romantis.
Athena menuntun langkah Alendra dengan hati-hati dan membawanya ke sebuah meja yang Bunder dimana disitu ada bunga dan juga lilin yang menyala serta makanan yang memang sudah disiapkan oleh chef hotel bintang itu untuk mengadakan candle light dinner yang romantis untuk Alendra.
Semuanya memang sangat indah dan juga romantis tapi Alendra sama sekali tidak dapat melihat apapun karena matanya ditutup oleh kain yang cukup tebal, bahkan sampai saat ini dirinya masih belum bisa menebak Dimana mereka berada secara 100%. lalu Alend dengan tidak sabar namun tetap bersemangat pada saat yang sama ingin membuka tutup matanya sehingga dia bisa melihat Kegiatan apa yang sedang disiapkan oleh Athena untuknya.
" Bolehkah aku membuka tutup matanya sekarang? aku benar-benar sudah tidak sabar ingin tahu di mana saat ini aku berada!" kata Alendra dengan sangat bersemangat hingga wajahnya terlihat bersinar-sinar tertimpa lilin yang menyala begitu indahnya.
__ADS_1
Athena menganggukkan kepalanya dan karena dia sadar bahwa Alendra tidak mungkin melihat Apa yang sedang dia lakukan sekarang maka dia maju mendudukkan Suaminya ke sebuah tempat duduk lalu dirinya membuka tutup mata yang saat ini masih membebat matanya sehingga dia tidak melihat apa-apa.
Dan ketika kegelapan sudah tidak melingkupinya, tiba-tiba Alendra sangat silau dengan nyala lilin yang ada di hadapannya itu sehingga dia mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menghilangkan efek gelap yang ada di matanya.
Kemudian Alendra hanya bisa menutup wajahnya dengan kedua belah tangannya melihat betapa istrinya itu sangat mencintainya dengan memberikan kejutan manis dihadapannya saat ini dan dirinya benar-benar tidak percaya bahwa saat ini dirinya bisa melihat sesuatu yang menjadi kejutan manis buat nya dari istri tercintanya itu.
" Ini...?"
.
.
.
Tbc
Kira kira, apa yang jadi kejutannya ya? Komennnnnnn yang banyak
Guys jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!!
Terima kasih juga bagi yang sudah sumbang vote dan hadiah buat karya ini, karena kalian saat ini karya ini sudah di beranda.
Luangkan waktu untuk tetep like dan komen juga.🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1