
" Apa? Bagaimana kamu bisa mengenal pasukan pengawal bayangan? " kata Eka Abbiyu Putra dengan nada terbata. Ia mulai ketakutan dengan kenyataan bahwa Alend selangkah dari apa yang dia bisa bayangkan.
" Tuan Eka Abiyyu Putra, Anda sungguh-sungguh seorang yang arogan. bahkan menurut saya Anda terlalu percaya diri. saya takut kalau nanti anda akan kena getahnya. ngomong-ngomong saya juga mendengar bahwa orang tua saya sangat kaya dan merupakan jajaran dari keluarga yang terpandang, juga masih mencari saya. kira-kira apa ya yang akan terjadi dengan orang yang menculik anaknya?"
" Tapi kamu salah karena aku bukanlah orang yang menculik! Bahkan akulah yang menyelamatkan kamu. Mestinya orang tua kamu akan sangat berterima kasih sama aku. Dan satu-satunya cara untuk menemukan orang tua kamu adalah melalui aku, kurasa aku berubah pikiran untuk tidak akan mengatakan kepadamu siapa sebenarnya orang tua kamu!" kata Papa Eka dengan senyumnya yang jahat.
" Apakah anda ingin menantang saya, Tuan Eka Putra?"
Eka Abiyyu Putra hanya tersenyum sambil mengangguk anggukan kepalanya.
" Aku menantang kamu! Apakah kamu masih bisa menemukan keluarga kamu?"
" Sekalipun kamu mengenal pasukan pengawal bayangan, namun mereka tidak akan bisa menemukan keluarga kamu! kKrena identitas keluarga kamu yang sangat tinggi membuatnya tidak mudah untuk ditemukan." kata tuan Eka Abiyyu Putra dengan nada meremehkan.
" Oh ya? Tapi seandainya aku tidak menemukan keluarga kandungku aku masih tetap bisa memastikan bahwa pembalasan dendam ku tidak akan berhenti. Sampai semua orang yang di keluarga Abiyyu Putra merasakan akibatnya. Salah satu contoh yang aku ingin berikan adalah kasus Novandra Abiyyu Putra yang sekarang sudah tidak bisa lagi bekerja di bidang desain. Dari semuanya itu aku tidak akan membuatmu menjadi apa-apa, bisnis perusahaanmu, karir Dari Anakmu, ketenaran dari perusahaan mu pun tidak akan kamu miliki. Aku pastikan kamu akan kehilangan semuanya, Tuan Eka Abiyyu Putra!!"
Wajah mereka menjadi pucat seketika namun Tuan Eka Abiyyu Putra masih mempertahankan harga dirinya dengan mendengus kesal, Sambil tertawa jahat.
" Kamu akan menghancurkan ku? Bermimpilah! Kamu tidak memiliki bukti dan kamu tidak akan pernah bisa berbuat apa-apa kepadaku!" kata tuan Eka sambil menatap Alendra dengan dingin.
" Mulai hari ini dan seterusnya aku sudah memutuskan semua ikatan ku dengan keluarga Abiyyu Putra. Aku tidak memiliki hubungan dengan keluarga Abiyyu Putra kecuali menjadi musuh!!" dan tanpa menunggu jawaban siapapun Alendra segera berbalik dan berjalan menuju pintu.
***
Setelah Alendra pergi seluruh ruangan yang tadinya cukup tegang untuk diskusi panas antara Alendra dan keluarga Abiyyu Putra, menjadi sedikit mengendur.
Novandra yang sedari tadi hanya diam saja melihat Alendra yang menunjukkan taringnya, kemudian sekarang mulai berdiri dan menyalahkan dirinya sendiri.
__ADS_1
" Pa, aku benar-benar minta maaf karena ini semua adalah salahku. Aku ingin minta maaf. Aku tidak pernah ingin merusak rencanamu, Kupikir dia tidak akan berani melakukan ini." padahal pertunjukan tadi sudah selesai namun Novandra masih juga berakting mencari perhatian dari Papanya.
" Novan ini bukan salahmu, papa rasa dia sudah merencanakan semuanya Karena dia sudah tahu dari awal. Salahnya kita adalah karena kita tidak menyadarinya! Tapi sudahlah, sekeras apapun dia berusaha dia tidak akan pernah bisa menemukan ayah dan ibu kandungnya!" kata Eka Abiyyu Putra dengan nada mencemooh.
" Bagaimana papa bisa begitu yakin? nyatanya orang yang kita anggap bodoh dulunya, ternyata dia bisa mengungkapkan apa yang kita sembunyikan sejak lama." bantah Mama Yuli dengan nada tidak suka dengan kepercayaan diri dari Papa Eka. karena yang ditakutkan oleh Mama Yuli adalah kenyataan bahwa Alendra mengenal Pasukan Pengawal bayangan.
" Yah, kita lihat saja nanti! Yang paling penting kita harus mengatur strategi dengan apa yang harus kita lakukan di kemudian hari. Pertama-tama setiap kali kita bertemu dengan Alendra, kita tidak boleh takut kepadanya karena dia tidak memiliki bukti yang konkrit tentang apa yang kita lakukan jadi dia tidak akan bisa melakukan apa-apa dengan kita untuk saat ini. Tapi kamu, Novan harus bisa berusaha menghindarinya sebisa mungkin. Coba kalian tetap waspada sebanyak yang kalian bisa, jangan memancing keributan dengan dirinya. Perang sudah dimulai jadi kita harus memastikan bahwa kita bisa keluar jadi pemenangnya" kata Papa Eka dengan nada yakin.
" Baiklah pa!" kata Novan lagi.
***
" Apa kamu baik-baik saja?" tanya Athena yang cemas. Athena tentu saja sangat cemas karena Alendra sedari tadi hanya diam saja sepulang Alendra dari rumah besar milik Abiyyu Putra.
" Jangan cemas istriku, aku baik-baik saja." Alendra tersenyum menatap Athena. dia bisa melihat kekawatiran besar yang Athena miliki terhadapnya. Lalu Alendra menempatkan tangannya di lengan Athena untuk meyakinkannya.
" Aku kan istri kamu, jadi wajar kalau aku menolong kamu kan." kata Athena sambil memalingkan wajahnya ke tempat lain karena ia masih saja malu mengingat kejadian kemarin.
" Iya tapi aku takut kamu trauma akibat aku kemarin bertindak kasar." kata Alendra sambil mengusap rambut panjang istrinya dengan sayang.
" Ehm, kamu memang melakukannya berkali kali. Tapi aku tidak merasa kalau kamu kasar sama aku, sayang! Sudahlah, tidak usah membahas tentang hal itu. Jadi malu!" kata Athena dengan wajah yang merah merona karena malu.
" Malu apa mau lagi?" bisik Alendra di telinga istrinya.
" Kamu belum bilang sama kakek kan?"ancam Athena sambil menyeringai menggoda auaminya yang takut sama kakek Athena yang ganas itu.
" Sebenarnya aku sudah bilabg, kakek sempat marah besar, tapi ya gitu deh!"
__ADS_1
" Kakek kasih hukuman apa?" tanya Athena lagi.
" Gak boleh kerja di Gen design. Mulai Senin minggu depan harus pergi kerja sama kakek." katanya dengan mengeluh.
" Apa?? Bisa bisanya kakek merebut pegawai kesayangan sekaligus designer yang paling berbakat." kata Athena sambil merajuk mendengar permintaan kakek itu.
" Dan juga menggantikan kakek di pasukan pengawal bayangan." lanjut Alend semakin menunduk.
" Apa??? Kakek itu gimana sih??" kata Atgena semakin marah. Dia ingin menghubungi kakek untuk protes masalah ini.
Dia tidak rela kalau kakek menyuruh Alendra di pasukan pengawal bayangan. Menurutnya kakek membahayakan nyawa suaminya itu. Pasukan pengawal bayangan itu harus bisa bela diri, menembak dan juga melakukan tindakan tindakan berbahaya lainnya, dan ia tidak setuju akan itu.
Ia ingin menelepon kakek, namun Alendra menahannya, membuat Athena jadi bingung.
.
.
.
TBC
Hai hai readersss, kayaknya mau up 1 lagi sebelum berganti tahun. Btw, happy new year 2022, semoga di tahun yang baru tambah lebih baik segalanya. Aminnn
❤ jangan lupa favoritkan
🧡 kasih gift, like dan vote yaa
__ADS_1
Happy reading guys!!