
" Ini...?" Alendra menoleh ke arah istrinya dan mempertanyakan apakah yang ada di hadapannya ini benar adanya.
Athena hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya sambil menggigit bibirnya karena dia juga senang melihat ekspresi wajah dari suaminya yang terlihat begitu berbahagia melihat kejutan yang dia berikan kepadanya.
" Astaga, Athena? Jadi kita.. ehm aku akan.. maksudnya kamu akan..argghhh!! kenapa ngomongku jadi gak karuan begini?" tanyanya dengan nada frustasi.
Athena yang dari tadi hanya bisa menggigit bibirnya tanda dia menahan keharuan yang begitu rupa supaya bisa melihat ekspresi wajah suaminya ketika Mendengarkan berita bahagia yang ia sampaikan melalui kejutan yang luar biasa ini menjadi terserang keharuan yang begitu rupa sehingga air matanya mengalir dan menetes begitu banyak yang akhirnya membuat Alendra menjadi ketakutan karena dirinya menganggap telah menyakiti Athena Entah dengan cara apa?
" Ah baby, sayang, Athenaku, kenapaa kamu menangis? Apakah ada yang sakit? Apakah ah aku menyakiti kamu!?" Alendra terserang kebingungan karena melihat kondisi Athena yang malah sekarang menangis tersedu-sedu padahal berita yang disampaikan oleh Athena itu merupakan berita bahagia yang memang dinantikan oleh setiap keluarga yang sudah menikah.
" Tidak tidak.. aku tidak apa-apa!" katanya sambil mengusap wajahnya dengan tergesa-gesa karena dirinya tidak mau merusak momen ini.
Alendra mendekati tubuh istrinya dan menempelkan tubuh keduanya tanpa jarak Lalu setelah itu dirinya mengecup kening istrinya itu dengan penuh rasa kasih sayang serta memeluknya dengan begitu kencang.
" Terima kasih terima kasih! Ini adalah sebuah anugerah yang luar biasa yang Tuhan sudah berikan kepada keluarga kecil kita ini dan aku berjanji untuk bisa selalu melindungi kalian berdua dengan kekuatan tanganku." katanya sambil masih memeluk tubuh istrinya dengan erat.
Sejujurnya ada bagian di dalam hatinya yang merasakan ketakutan karena dirinya pernah mengalami peristiwa Penculikan yang berakhir dengan berpisahnya dirinya dan juga orang tuanya sampai sekian puluh tahun membuat dirinya juga ingin sekali bisa melindungi istri dan anaknya yang ada di dalam kandungan istrinya saat ini.
__ADS_1
Ya benar sekali! Kejutan yang diberikan Athena kepada Alendra bukan hanya sekedar candle light dinner namun Athena juga memberikan tes kehamilan nya dan juga sebuah kartu yang bertuliskan "Congratulation Papa!! You are officially father right now!!"
" Sayang kamu juga tahu bahwa saat ini kita adalah menjadi target dari orang-orang yang membenci kita di masa masa yang lampau mungkin juga bagian dari balas dendam keturunan! Namun aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku akan berusaha untuk melindungi kamu dengan tanganku sendiri dan juga tidak akan membiarkan anak yang ada di dalam kandungan kamu itu kenapa kenapa karena orang-orang yang mengejar-ngejar kita saat ini. Aku tidak pernah menyesali menghadirkan bayi yang ada di dalam kandungan kamu saat ini. Dan aku berharap bahwa kita berdua bisa bersama-sama juga bekerja sama agar anak didalam kandungan kamu itu bisa lahir dan tidak akan mengalami hal-hal yang seperti pernah aku alami." kata Alendra sambil mengecup perut datar istrinya itu dengan rasa kasih sayang untuk menunjukkan kepada bayi yang ada di dalam kandungan istrinya itu bahwa dirinya tidak pernah merasa menyesal akan kehadirannya di dalam tekanan peristiwa-peristiwa yang baru-baru ini terjadi!
Athena tidak bisa berkata-kata apa-apa dirinya hanya bisa berdiri dengan Canggung dan menikmati pelukan suaminya itu yang lebih mengeratkan dan seakan ingin menelan tubuhnya yang mungil itu ke dalam tubuhnya yang besar kekar dan berotot.
Dan saat Alendra menjauhkan tubuh mereka namun mempertemukan mata mereka, Alendra bisa merasakan seluruh dunia ada di hadapannya karena Athena dan anak yang saat ini ada di dalam kandungan Athena adalah dunia dari Alendra, selain mereka Alendra tidak pernah menginginkan yang lain karena Athena lah dunianya dan anak yang ada di dalam kandungan Athena adalah hidup mereka.
Bersama dengan Athena, Alendra merasa Memiliki segalanya, kasih sayang, keluarga, perhatian, dan tanpa adanya Athena dirinya bukan apa-apa. saat ini Alendra begitu terpesona oleh kecantikan dari Athena sehingga dia melupakan permasalahannya yang saat ini menekan kehidupannya. baginya Athena adalah sebuah mimpi yang indah dan sejak dihari dirinya jatuh cinta kepada Athena dia selalu membayangkan hari seperti ini di mana istrinya akan berdiri bersisian dengannya dengan perut yang membesar karena ada calon keturunannya di dalam rahim istrinya.
" Aduh!" Alendra begitu khawatir ketika mendengar jerit kesakitan dari istrinya itu padahal istrinya hanya merasakan kram kaki karena berdiri terlalu lama dan di dalam suasana yang begitu tegang terlalu lama.
" Bayi kita lapar? Maaafkan papa yang membuat mama kamu kelelahan dan juga membuat kamu tidak nyaman dan kelaparan di dalam perut mama kamu. Baik baik di dalam sana ya, papa loves you!" kata Alendra sambil mengecup kembali perut datar istrinya dan menggandeng istrinya untuk duduk bersisian dengan nya menikmati makanan yang sudah tersedia di sana.
Athena sangat menikmati perhatian dan juga kasih sayang dari Alendra yang saat ini tercurah buatnya, kalender akan mengambilkan makanan khusus untuk Athena dengan porsi yang lebih banyak daripada Biasanya karena dia mengerti pasti Athena merasakan lapar karena saat ini yang makan di dalam tubuh Athena bukan hanya satu namun bisa jadi ada dua atau tiga.
Alendra yang menemukan konsep keluarga di dalam pertemuannya bersama Athena dan juga kakek membuat dirinya menginginkan memiliki banyak anak supaya rumahnya ini akan menjadi ramai akan kehadiran anak-anak yang merupakan buah dari cintanya bersama dengan Athena.
__ADS_1
Dan sejujurnya ini adalah hari yang menurut Alendra menjadi hari yang paling bersejarah karena dirinya merasa menjadi laki-laki yang paling bahagia dengan keadaan kehamilan istrinya itu.
bahkan sempat terbersit keinginan konyol dari Alendra untuk naik ke Rooftop hotel ini dan kemudian berteriak sekeras-kerasnya untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa saat ini dirinya sudah menjadi seorang Papa dari anak yang sedang dikandung oleh istrinya itu. namun tentu saja Alendra tidak melakukan hal gila seperti itu karena mengingat dirinya masih terancam juga keluarganya juga terancam bahaya kalau dia melakukan hal-hal yang konyol tadi.
Lalu bagaimana solusi selanjutnya? Perut buncit Athena tidak akan bisa ditutupi lagi?
.
.
.
TBc
Guys jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!!
Terima kasih juga bagi yang sudah sumbang vote dan hadiah buat karya ini, karena kalian saat ini karya ini sudah di beranda.
__ADS_1
Luangkan waktu untuk tetep like dan komen juga.🙏🏻🙏🏻🙏🏻