Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
27. Peperangan dimulai?


__ADS_3

Athena membuka pintu ruangan nya dan terlihat Patricia ada di balik pintu itu.


" Ada apa?" tanya Athena dengan sedikit gugup.


Patricia hanya celingak-celinguk ke dalam ruangan Athena itu ingin tahu, Kemanakah Alendra pergi?


" Kenapa mata mu lari kemana mana ?" tanya Athena dengan kesal karena dia tahu kemana tujuan mata Patricia itu melanglang buana.


" Astaga Bu Bos! Masak dilihat aja pacarnya udah marah sih? Tadi ada yang megang aja Bu Bos nggak marah? Tapi bohong!" kata Patricia menekankan di akhir kalimat nya. Patricia tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi dari Athena yang begitu jelek. Bola mata Athena berputar begitu saja gara-gara Jengah dengan candaan yang tidak bermutu dari Patricia.


" Sudah ketawanya?" tanya Athena kini dengan nada dingin.


" Sudah dong!" sahut Patricia dengan nada menggoda.


" Sekarang Apa tujuan kamu mengetuk pintu ruanganku dan masuk ke sini dengan Mata jelalatan? Jangan bilang kalau kamu lagi penasaran dengan apa yang terjadi di dalam ruangan ini!"


" Yah.. itu memang salah satunya! Tapi yang paling penting adalah aku kesini untuk menyerahkan undangan kompetisi internasional yang di adakan oleh Muze Art Design. Mereka mengundang semua platform desain untuk berpartisipasi di dalamnya. Karena ini adalah kompetisi internasional yang bergengsi maka semua platform desain akan mengikuti kompetisi ini. Begitu pula dengan Star desain yang akan menurunkan Novandra sebagai kandidat terbaiknya. Dari sini kamu sudah mengerti kan maksudku apa?" tanya Patricia sambil menaik turunkan alisnya tanda dia ingin sedikit menggoda bosnya yang tampak Sedang berpikir keras.


" Kita menurunkan Alendra untuk menjadi Rival dari Novandra? sekaligus menguji apakah kemampuan Alendra lebih tinggi daripada Novandra?" tanya Athena dengan nada datar sambil mencubit di bibirnya yang sexy itu.


" Tepatnya adalah mencoba memasukkan Alendra untuk bisa menghabisi Novandra disana sebagai ya sedikitnya ajang balas dendam gitu deh!" kata Patricia sambil mendekap kedua lengannya di dadanya.


" Baiklah aku akan menyampaikan hal ini kepada Alendra. sekarang kamu boleh keluar karena aku akan mencoba membicarakan ini berdua saja dengan suamiku!" kata Athena dengan nada datar kembali.

__ADS_1


" Haduh bu bos, masa kesempatan dari tadi itu masih belum selesai juga? Eh sebentar tadi Bu Bos mengatakan 'suami' ? Maksudnya Alendra sekarang sudah jadi suami Bu Bos? Kapan menikahnya?" tanya Patricia dengan heboh. Membuat Athena hanya bisa menangkupkan kedua tangannya untuk menutupi telinganya supaya tidak mendengar suara Patricia yang cempreng itu.


" Ingat ini peringatan untuk kalian cewek-cewek ganjen yang ada di Gen desain. Alendra itu sekarang sudah sah menjadi suami aku. Jadi kalian jangan berani-beraninya melakukan tindakan seperti yang dilakukan Tania tadi. Bahkan Kamu juga jangan kecentilan lagi kalau dengan Alendra!" tegas Athena dengan nada sinis.


" Ya ampun Jadi kalian itu sebenarnya sudah menikah? Kok berani-beraninya ya tadi Alendra mau-mau aja dipegang-pegang dadanya sama Tania? Wah parah sih ni! parah betul!" kata Patricia seakan menyiram minyak ke dalam api.


" Tidak usah banyak ngomong dan bilang sama semua anak desain bahwa itulah kenyataan yang sekarang terjadi. Alendra sudah sah menjadi suami aku di Catatan Sipil. Dan kalian akan melihat dan akan diundang ke pesta pernikahannya seminggu lagi." kata Athena sambil menyombongkan diri.


" Kamu hamil?"


" Jangan gila deh, Cia!! Kapan bikinnya?" sanggah Athena sambil memutar bola matanya dengan kesal karena kelemotan dari sahabat sekaligus pegawainya itu.


" Ha ha ha oke oke, aku hanya asal bicara saja Jadi jangan terlalu kamu masukkan ke dalam hati. Tapi kenyataan sebenarnya adalah aku juga bingung kalau Alendra saat ini sudah menjadi suami sah dari seorang Athena, Emang kapan pernikahannya?" kata Patricia yang tidak patah semangat untuk mengorek rahasia dari Alendra dan juga Athena, Entah Kemana perginya Alendra? Tapi Patricia sangat yakin bahwa Alendra masih ada di dalam ruangan ini.


Lalu matanya tertumbuk pada sebuah pintu yang menuju ke ruangan istirahat milik Athena. Mungkin disitulah Alendra bersembunyi. Entah untuk apa Alendra bersembunyi mungkin karena Alendra belum sempat memakai pakaiannya dengan benar saat merayu istrinya itu.


" Patricia kamu itu hendak ke mana sih? Orang yang kamu cari kan aku. Kenapa kamu malah lari ke ruangan pribadi aku? Emangnya kamu mau numpang toilet? Toiletnya rusak!" kata Athena dengan sedikit gugup, ketika Patricia masih saja berusaha untuk ke ruangan pribadinya, sekalipun Athena sudah menghalang-halangi dengan tubuhnya.


" Kamu menyembunyikan Alendra yang sedang tidak memakai baju ya? Jadi kalian sudah berbuat apa di dalam kantor tadi? Bikin keponakan Buat aku kah?" tanya Patricia sambil menaik turunkan alisnya tanda Dia sedang menggoda Athena yang kelihatan gugup gara-gara didesak masalah Alendra oleh Patricia.


" Jangan ngadi ngadi deh kamu! Sudah sana keluar dari kantorku ini! Aku akan bekerja lagi, dasar pengganggu!" kata Athena sambil mendorong Patricia keluar dari ruangannya lalu menutup pintunya dengan keras seraya menguncinya.


Di luar ruangan Athena, Patricia hanya bisa tertawa terbahak-bahak sehingga menimbulkan kecurigaan bagi anak-anak desain lainnya yang kebetulan mendengar bahwa pintu ruangan Athena ditutup secara keras.

__ADS_1


" Ada apa, Pat?" tanya salah seorang anak desain yang penasaran dengan apa yang sedang terjadi di ruangan Athena sehingga Athena begitu marah dan menutup pintu ruangannya dengan keras.


Tapi herannya orang yang diusir keluar dari pintu ruangan itu malah tertawa terbahak-bahak bukannya sedih atau ketakutan. Ini yang membuat anak-anak desain lainnya menjadi penasaran dan ingin tahu apa yang sedang terjadi sebetulnya.


" Pat, pat emangnya ******? Panggil aku kakak Ciaa..." ujar Patricia dengan kesal.


" He he he, maaf deh kakak!!"


" Kenapa sih kamu malah ketawa, Cia. Kesambet?" tanya Tania dengan wajah menggoda.


" Hari terakhirmu di Gen desain akan segera datang, Tania!!" kata Patricia menakut-nakuti.


" Maksud kamu?"


" Orang yang sedang kamu goda tadi adalah suami dari Bu Bos Athena. Dan kamu berani sekali melanggar privasinya dengan menggoda suami orang. Apa menurutmu kamu bisa lepas dari itu?" jelas Patricia dengan nada yang sedikit mendramatisir suasana, karena dia tahu saat ini orang-orang pada terkejut sama seperti dirinya ketika mendengar informasi bahwa Alendra sudah menikah secara sah dengan Athena.


Tania memucat seketika saat mendengar bahwa Alendra sudah menikah dan statusnya adalah suami dari ibu bos yang kejam dan dingin itu. Anak-anak desain lainnya saling berbisik-bisik dengan nada rendah mempertanyakan keabsahan informasi dari Patricia tadi.


Cia hanya bisa tersenyum melihat kegalauan.di mata Tania dan kawan kawannya.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2