
Alendra memeluk tubuh istrinya dengan rasa sayang. Dia mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Kita pergi berkencan aja gimana?" tanya ALendra sambil memendang istrinya yang malu malu setelah dikecup keningnya.
"Kemana?" tanya Athena dengan rasa penasaran.
“Kalau aku kasih tahu kamu, namanya
bukan kejutan lagi dong?” kata Alendra yang membuat istrinya merengut manja.
“Hmm.”
“Udah jangan merajuk! Ayo kita
berangkat sekarang!” kata Alendra sambil menarik Athena keluar dari kamar
apartemen Athena. Ya, sesudah menikah dengan Athena, Alendra tidur di apartemen
Athena, ia tidak tega untuk membawa wanita secantik Athena untuk tinggal di
apartemennya yang kumuh.
“ Mau dibawa kemana sih sayang?”
tanya Athena membujuk Alendra untuk mengatakan kepadanya kemana Alendra akan membawanya
pergi.
“Tenang saja, kamu pasti suka!”
katanya dengan singkat serta melirik memberi tatapan yang tak terbaca oleh
Athena.
Athena menganggukkan kepalanya sambil
berjalan menuju mobil Alendra. Kali ini Alendra ingin naik mobilnya sendiri,
sebenarnya ia sedikit curiga dengan tingkah suaminya itu. Ia merasa kalau
suaminya hendak memberinya kejutan, namun ia tetap menahanya dulu. Kalau ia
mendesak, tapi ternyata suaminya itu memberi kejutan kan ia malah jadi malu.
Setelah setengah jam berkendara,
Alendra memarkir mobilnya di sebuah tempat yang sepi. Athena bingung dengan
tempat yang gelap ini, suaminya tidak sedang ingin nge prank dirinya kan,
dengan meninggalkannya di tempat ynag gelap seperti ini?
Mereka berdua turun dari mobil, dan
yang lebih mengejutkan setelah ia dibukakan pintu mobilnya, Athena disambut
dengan sebuah buket bunga mawar merah yang sangat cantik.
“Mawar cantik tanda cinta untuk sang
wanita cantik di hadapan aku ini.” Kata Alendra dengan senyum tampan di
wajahnya, membuat Athena semakin tersipu malu, benar juga ternyata Alendra
ingin membangun kemesraan, di awal hubungan pernikahannya dengan Athena.
“Terimakasih sayang.” Kata Athena
sambil memeluk tubuh atletis suaminya itu. Alendra hanya tersenyum sambil
menunjuk bibirnya tanda dirinya bukan ingin dipeluk namun ingin dicium.
“Ini masih di tempat umum.”
“Tapi tempat ini sepi sayang!” rajuk
Alendra, yang membiuat akhirnya Athena mengalah dengan mencium suaminya dengan
__ADS_1
cepat.
“Yah, sebentar doang!” kata Alendra
sambil tersenyum.
Tapi Alendra tidak memperpanjang
masalahnya lalu menggandeng istrinya yang cantik itu dan menuntunnya ke sebuah
taman yang sepi.
Dengan berjalan sekita 10 menit,
mereka sampai di sebuah tempat yang tidak ada apapun di sana selain dataran
luas biasa, lalu Athena yang kebingungan bertanya kepada Alendra.
“Sayang, kita dimana sih?” tanya
Athena dengan keheranan. Soalnya tempat itu benar benar gelap dan tidak
berpenghuni.
“Lihat ke atas!” perintah alendra
dengan nada memerintah istrinya.
“ Astaga, sayang. Ini indah sekali.” Kata
Athena sambil menatap ratusan bintang bintang yang ada di langit luas. Terbentang
begitu nyata di depan matanya saat ini dan seakan begitu dekat dengan
tangannya.
Melihat wajah imut dari istrinya yang
menatap kagum ke langit, Alendra turut senang dan mencium keningnya. Alendra
memeluk tubuh istrinya dari samping, sedangkan Athena masih setia menatap ke
Tiba tiba Alendra menyandarkan
punggungnya di sebuah pohon di dekat situ, menarik tubuh istrinya yang ramping
dan memeluknya dnegan erat. Menempatkan dagunya di atas kepalanya dan memeluk
pinggangnya. Menariknya turun sehingga Athena terduduk di pangkuannya.
Athena hanya bisa tersenyum bahagia
karena perlakuan Alendra kepadanya, sedangkan Alendra menundukkan kepalanya dan
menggigit daun telinga Athena dengan gemas.
“Gimana dengan kejutan dariku? Apa kamu suka?”
tanya Alendra sambik berbisik di telinga Athena.
Saat itu, Athena merasa seperti ada sengatan
listrik menembus seluruh tubuhnya dan dia bergidik aneh. Detak jantungnya
berdebar kencang dan ia merasakan panas di sekujur tubuhnya, sementara pipinya
jadi panas sehingga memerah tanpa ia sadari.
Bahkan tempat tadi Alendra menggigit
telinganya sekarang seperti telinganya menebal karena kesemutan.
“Aku, aku menyukainya! “ entah
bagaimana ia bisa menjawab dengan suara yang sangat lirih, karena sejujurnya
tenggorokannnya seperti tercekat dan ia tak sanggup menjawab dengan sepenuh
__ADS_1
suaranya, entah Alend mendengar jawabannya atau tidak.
Di bawah naungan ratusan bintang,
angin dingin yang bertiup sepoi menggoda, dan berada di hangatnya pelukan
suaminya tercinta membuat ia benar benar merasa puas.
Dia menyukainya! Dia menyukai kejutan
Alendra yang sangat romantis. Tak terbayang kalau suami dingin macam Alendra
bisa berlaku seromantis ini. Dia menyukai langit bertaburan bintang yang indah
dan ia mencintai laki laki yang memeluknya saat ini.
Mata Athena berbinar bahagia karena
kejutan romantis dari Alendra, dan alendra melakukan semuanya ini karena ia
merasa bersalah telah merengut harta yang berharga bagi Athena dengan kasar di
dalam pengaruh obat per**sang. Jadi ia ingin memberikan pengalaman romantis
kepada athena, bahwa dirinya mencintai Athena karena ia memang mencintai Athena
sejak awal mereka dipertemukan oleh takdir melalui tangan Patricia.
Athena tersenyum dan ada ledakan rasa
bahagia yang menggelegak di hatinya. Athena tidak bisa menggambarkan perasaan
bahagia, dan puas saat itu. Bahkan dia ingin menari dan melompat bagai anak
kecil , berteriak pada seluruh dunia bahwa ia mencintai suaminya yang tampan
dan perkasa, Alendra!
Tiba tiba Athena mencum bibir Alendra yang hangat
dan mencium dengan penuh gair*h.
Dicium secara tiba tiba membuat ada
sesuatu di dalam tubuh Alendra yang bergerak naik dan membalasnya dengan gairh
yang sama. Alend kemudian memeluk, menciumnya lebih dalam dan melepaskannya. Ia
tidak mau melakukan kesalahan yang kedua kali dengan membebaskan hasrt yang
nantinya akan membuat dirinya harus meminta jatah kepada Athena.
Athena yang terengah karena ciuman
yang dahsyat, meletakan kepalanya di dada Alendra, serta mendengar debaran
Alendra yang sangat kencang.
Athena tersenyum mendengarnya, tapi
ia tidak mengatakan apa apa. Pasangan itu hanya diam mencoba menormalkan detak
jantung dan juga gair*h yang sudah tersulut begitu panas dan menghanyutkan.
Tapi tangan dan tubuh mereka tetap
tertaut begitu dekat dan senyman tetap ada di wajah mereka tanda mereka sangat
berbahagia dengan kejutan yang manis dari Alendra.
.
.
.
TBC
__ADS_1
Jangan lupa untuk menekan tombol Like, gift dan juga vote ya,
Happy New Year allll