Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda

Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda
71. Musuh datang (3)


__ADS_3

Hay readers ini crazy up ke 3 dan terakhir ya... tapi cerita belum end hanya mendekati ending gitu. Udah sah ya janjinya author sama kalian...


Cuzz langsung baca ya!!


***


Sementara itu ketika Alendra masih berada di kantornya dirinya mendapatkan SMS dan juga email mengenai pergerakan penyerangan dari orang-orang yang hendak membunuhnya. Atau lebih tepatnya adalah ingin membunuh keluarganya sampai seakar akarnya. Gila banget ini pembunuhnya! Darah dendam yang mengalir di tubuh pembunuhnya ini memang sangat kejam sehingga ingin menyiapkan Alendra dan juga Athena! Keuntungan dari Alend dan Athena menyembunyikan status Athena yang saat ini sedang hamil adalah mereka lebih bisa menjaga Athena dari orang-orang yang hendak menjadikan Athena sebagai titik kelemahan dari Alendra.


" Bagaimana kondisi penyerang kita?" tanya Alendra kepada pemimpin Pasukan Pengawal bayangan yang ditugaskan untuk memantau pergerakan dari penculiknya dan juga yang mengakibatkan dirinya kecelakaan Beberapa bulan yang lalu.


Jadi sebenarnya Alendra Sudah mengantongi beberapa nama yang dirinya curigai Karena berpotensi menjadi penculik maupun penyebab kecelakaan yang terjadi beberapa bulan yang lalu.


dan Alendra juga sudah menyuruh Pasukan Pengawal bayangan untuk memantau pergerakan nya hari lepas hari bahkan menit lewat menit.


" Tuan kita mendapatkan surat ancaman mereka hendak menyerang Ibu Athena yang saat ini berada di apartemen." kata salah satu pengawal bayangan yang mengikuti dirinya sebagai pelindung.


" Kamu Segera atur untuk dirimu menyelamatkan anak dan istriku yang saat ini berada di apartemen. Apakah bisa kalau aku yang menyelamatkan istri dan anakku karena kita berburu dengan waktu?" tanya Alendra yang tidak ingin egois karena dirinya juga tahu bahwa saat ini dirinya berpacu dengan waktu Jangan sampai ke karena keegoisannya ingin menyelamatkan istri dan anaknya malah membuat dirinya atau istri dan anaknya itu yang celaka!


" kalau untuk sekarang ini mungkin masih bisa! Bos langsung mengabari Ibu Athena dan kita langsung mengabari kakek supaya Kakak juga bisa langsung menyelamatkan Ibu Athena karena posisi saat ini kakek lebih dekat ke arah sana daripada diri kita." kata Pasukan Pengawal bayangan itu dengan nada tegas karena dirinya sedang memperhitungkan baik dan buruknya juga memperhitungkan waktu yang ada.

__ADS_1


" Aku telepon Athena dulu." kata Alend dengan wajah panik.


Dengan sebuah pengharapan dan juga kecemasan yang membludak, Alendra berusaha menghubungi Athena. Waktu demi waktu ketika Athena belum mengangkat ponselnya, Alendra menjadi sangat cemas! Namun ketika mendengar suara manja khas dari Athena membuat Alendra seperti diguyur oleh air es sehingga dirinya bisa merasakan kelegaan begitu luar biasa.


" Halo, gimana Lend?" tanya Athena dengan segera.


"Na, Habis ini kamu siap-siap karena aku mau menjemput kamu! Situasinya agak sedikit ehm.. seram ya, karena ada beberapa orang yang akan menyerang apartemen. Jadi aku harap kamu bisa lebih berhati-hati! Aku akan segera pulang untuk menyusul kamu dan menjemput kamu. Bawa kebutuhanmu saja tidak usah bawa baju-baju yang tidak perlu!" kata Alendra dengan singkat lalu kemudian setelah menyuruhnya lebih berhati-hati dan melihat dulu pantauan CCTV depan sebelum membuka pintu maka Alendra langsung menutup panggilan ponselnya dan segera berangkat menyusul Athena istrinya itu.


Alendra bahkan tidak menunggu reaksi dari istrinya karena terlalu terburu-buru tadi.


" Kamu siapkan beberapa pengawal Dan tambahkan orang yang berada di areal apartemen karena rupanya penyerang targetnya adalah ke apartemen untuk mengambil Athena." kata Alendra memberikan instruksi instruksi kepada pengawal-pengawal yang saat ini sudah berdatangan begitu banyak menghampiri dirinya Karena salendra mengajak pengawal-pengawal nya ini untuk berangkat bersama-sama menuju apartemen milik Athena.


" Berikan kepadaku update-an kondisi saat ini di apartemen milik istriku? Apa yang sudah terjadi di sana?" tanya Alendra dengan sedikit tidak sabar kepada para pengawal dirinya itu.


" Pengawal-pengawal dari Tuan sudah mengurus Nyonya dengan baik jadi Tuhan tidak perlu khawatir tentang hal itu, saat ini yang penting adalah tuan harus fokus pada inti masalah yang saat ini ada. Orang-orang yang menyerang apartemen masih berada di sana kalau kita bisa mendapatkan mereka hidup-hidup dan membawanya ke markas mungkin kita akan bisa mengorek sedikit dari beberapa hal yang perlu kita ketahui baik dari siapa yang menjadi dalang dan juga menjadi Saksi di kepolisian saat kita menciduk mereka semua." jelas pengawal yang memang sudah sangat berpengalaman baik waktu ikut kakek maupun Sekarang ikut dirinya.


" Baiklah sekarang kita menuju ke apartemen untuk melakukan penyisiran. Tanganku sudah sangat gatal untuk menembak kepala-kepala mereka!" kata Alendra dengan nada sinis namun segera dicegah oleh pengawal pengawalnya itu agar Alendra tidak malah membikin permasalahan semakin melebar dengan membunuhi mereka satu-persatu karena sebenarnya Tujuan mereka adalah bisa memiliki saksi serta bukti yang konkrit agar bisa menjebloskan dalang dari peristiwa tersebut ke penjara.


" Jangan keliru fokusnya tuan!" kata mereka dengan nada hormat namun dengan keinginan agar tuannya ini bisa menahan diri agar tidak berbuat sembarangan sehingga malah mengatakan penyelidikan dan juga mengungkap dalang yang membuat masalah bertubi-tubi di dalam keluarga Alendra.

__ADS_1


Mobil yang dikendarai oleh Alendra dan para pengawal pengawal dan juga beberapa mobil lainnya yang mengikuti di belakang Alendra dengan kecepatan maksimal Untung saja jalanan sepi dan mungkin karena sudah diamankan juga oleh pihak kepolisian agar peristiwa ini tidak tambah melebar. Kesannya peristiwa ini seperti pertempuran antar geng dan antar mafia saja karena dipenuhi dengan orang-orang berjas hitam juga dengan orang-orang yang memiliki kepandaian yang mumpuni di dalam bidang menembak dan juga beladiri.


.


.


.


TBC


Jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!!


Terima kasih juga bagi yang sudah sumbang vote dan hadiah buat karya ini, karena kalian saat ini karya ini sudah di beranda.


Luangkan waktu untuk tetep like dan komen juga.🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Untuk menunggu update - an thor, bisa cek karya teman author yaitu M. Anha. Judulnya: Berbagi cinta Mencintai diriku dan dirinya.


__ADS_1


__ADS_2