
Ternyata ketika Alendra dan Athena berbincang-bincang lirih tadi, sebenarnya kakek sudah terbangun dan melihat ke arah mereka dengan sedikit lega, karena cucu menantunya sudah baik-baik saja.
memang kamu tidak bisa mendengarkan seluruh percakapan dari Alendra dan Athena karena mereka lebih ke arah berbisik-bisik saja dan tidak mengatakannya dengan suara yang cukup keras. sedangkan posisi dari kakek itu berada cukup jauh dari tempat Alendra dan juga Athena. bahkan kedua orang yang ada di depannya saja tidak bergerak sama sekali tanda mereka berdua sangat pulas tidurnya karena tidak mendengar pergerakan yang berarti dari Alendra dan juga Athena.
Kakek menghilang nafasnya dengan pelan karena dirinya tidak ingin mengganggu kebersamaan sepasang muda-mudi yang lagi melepaskan kerinduan nya.
Memang sih Alendra dan Athena hanya berbincang saja dan tidak melakukan hal-hal yang diluar norma sehingga kakek tidak perlu malu menatap mereka, namun kakek sendiri sedang larut dalam pemikirannya yang terdalam tentang siapakah sebenarnya yang sudah melukai Alendra karena dia bukan bertendensi untuk membunuh Alendra namun hanya ingin memberikan peringatan kepada Alendra dan juga kakek bahwa dirinya tidak bisa bersantai saja dan menikmati kebersamaan bersama Athena.
Kakek memiliki pemikiran bahwa itu adalah kelakuan dari Alejandro tapi dia juga berpikir kenapa Alejandro datang saat ini dan bukan dari kemarin?
Kenapa Alejandro tidak pernah mengeluarkan batang hidungnya bahkan di masa-masa di mana waktu itu kakek benar-benar terpuruk saat kehilangan kedua orang yang dicintainya yaitu anaknya dan juga menantunya?
Kenapa Alejandro justru datang sekarang, dimana kondisinya sudah baik-baik saja dan Pasukan Pengawal bayangan bahkan lebih kuat 10 kali lipat daripada yang dulu?
Kakak yakin ada alasan yang lebih besar daripada itu, kakek yakin ada orang lain dibalik Alejandro!
Kalau seandainya ada orang lain dibalik Alejandro, Siapakah orang itu? Karena kakek merasa bahwa tidak ada lawan lagi di dunia perbisnisan maupun di dunia ini bagi dirinya selain Alejandro saja!
Namun kalau keluarga Atmaja masih memiliki orang yang ingin menyatakan mereka seandainya mereka datang lagi!
__ADS_1
Lalu pemikiran kakek melayang kepada keluarga Rahman Adijaya, calon cucu menantunya yang gagal menjadi cucu menantu gara-gara kelakuannya yang tidak senonoh kepada Athena.
Juga pikiran kakek melayang kepada keluarga Abiyyu Putra dirinya yakin 100% bahwa Eka Abiyyu Putra tidak akan pernah melepaskan Alendra Karena dia sudah membayar begitu mahal untuk membesarkan Alendra tidak mungkin dirinya diam begitu saja melihat binatang buruannya hilang.
Sembari memikirkan beberapa kemungkinan kakek tidak bisa tidur lagi karena menurutnya beristirahat beberapa jam sudah memulihkan tenaganya, toh kemarin dia tidak melakukan aktivitas apa apa yang membuat dirinya kelelahan. Toh kemarin dia tidak melakukan aktivitas apa-apa yang membuat dirinya kelelahan.
Kakek kembali melirik kearah pasangan suami istri yang sedang berbincang-bincang tadinya, namun kini dia melihat bahwa Athena tertidur dengan pulas di samping Alendra sedangkan Alendra memejamkan matanya juga, jadi kakek berpikir bahwa Alendra pun sudah tertidur kembali.
Kakek bangkit dari tempat tidurnya lalu mendekati ranjang rawat inap milik Alendra di mana saat ini Athena pun turut tertidur di samping Alendra di atas ranjang rawat inap milik suaminya itu.
Kakek sempat terkejut saat melihat mata Alendra terbuka lebar.
" Sst.. Athena baru saja tertidur." kata Alendra sambil melirik kearah Athena. Alendra tahu betapa lelahnya Athena dan Alendra tidak ingin siapa pun mengganggu tidur Athena yang berharga. Lalu Alendra pun menyapa kakek dengan nada sopan.
" Tidak, kakek tidak bisa mendengar suara bisik-bisik kalian yang begitu lirih dan mesra! lagian buat apa Kakak mendengarkan omong kosong yang kalian ceritakan itu malah nanti bikin kakek kepingin saja!" bantah kakek yang memang tidak terlalu bisa mendengar apa yang tadi dikatakan dan diperbincangkan oleh Athena dan juga Alendra.
" Nak, kamu baik-baik saja kan?" tanya kakek dengan suara yang sangat Lirih.
" Hmm, aku baik baik saja, kek! Bagaimana kondisi supirnya? Apa dia terluka sangat parah?" tanya Alend lagi.
__ADS_1
" Ya, kakek sudah juga melihat kondisinya, Dia terluka cukup parah namun sekarang dia baik-baik saja dan keluar dari bahaya. Bahkan tadi kakek sudah berbicara kepada keluarganya dan memastikan segala sesuatunya sudah diurus." kata kakek dengan nada mengambang membuat Alendra tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi.
" Hmm, baguslah kalau begitu!"
" Sebenarnya apa yang terjadi? Karena kakek heran mobil mu dalam kondisi yang baik-baik saja maksudnya tidak ada yang salah dengan kondisi mobil sebelum kamu pakai tapi yang mengherankan adalah rekaman CCTV di daerah itu pun tiba-tiba rusak di jam ketika kamu kecelakaan. Lalu bagaimana? Sebenarnya apa yang sedang terjadi?" desak kakek dengan nada bingung. Dan ia ingin mendengar dari versi Alend sendiri.
Berpikir tentang kecelakaannya, mata Alendra bersinar dengan kilatan berbahaya yang bisa terlihat di matanya dan tiba-tiba suhu ruangan tempat rawat inap milik Alendra itu tiba tiba menjadi dingin membuat kakek merasakan bahwa kemarahan dari Alendra sungguh sangat memuncak.
" Kek, tahu bahwa ada seorang yang ingin memberikan peringatan kepadaku karena ini bukan kecelakaan! aku tadi sempat mengungkapkan ini kepada Athena dan pemikiran Athena tertuju kepada satu orang yaitu Alejandro!" katanya sambil menggerakkan gigi saat tatapan membunuh terlihat di matanya waktu dia menceritakan kejadian kecelakaan itu kepada kakek.
Untunglah kecelakaan yang direncanakan itu terjadi sebelum dirinya sampai dan bersama-sama dengan Athena. Dia tidak bisa membayangkan jika kecelakaan ini terjadi saat dia bersama satu mobil dengan istrinya itu. Dia memang peduli dengan hidupnya tapi sejujurnya dia lebih peduli dengan kehidupan istrinya. Bahkan Alendra tidak akan pernah bisa tahan melihat goresan di tubuh mungil istrinya yang halus. Alendra kembali mengencangkan pelukannya kepada Athena serta mencium keningnya untuk meyakinkan dirinya bahwa Athena baik-baik saja.
Kakek menghela nafasnya dengan perlahan karena takut kalau sampai membangunkan cucunya yaitu Athena yang baru saja jatuh tertidur. Kakek mengerutkan keningnya dan dirinya sebenarnya sudah memiliki tiga orang kandidat yang berani melakukan dan mengacaukan Alendra. Dia juga tahu bahwa mereka bertiga tidak akan mungkin berani memprovokasi tanpa adanya pendukung yang kuat. Atau jangan-jangan mereka bertiga inilah yang melakukan kejadian kecelakaan ini kepada Alendra?
.
.
.
__ADS_1
TBC
Guys jangan lupa ya untuk menekan tombol like, memberikan hadiah, dan juga memberikan vote untuk cerita ini Karena cerita ini sedang ada dalam pantauan para editor yang terhormat, jadi jangan lupa untuk memberikan jejaknya melalui komen juga ya. Thank you !! happy reading!!