
Adzkia Naila taleetha yang biasa akrab di sapa Kia hanya seorang anak petani yang mempunyai cita-cita yang tinggi tapi terhalang oleh biaya dan dipertemukan dengan seorang Andara Pramana yang berparas tampan dan juga dingin terhadap wanita berasal dari keluarga terpandang.
Hari yang sudah menunjukan pukul 5:00 sore itu menandakan klau Kia akan segera pulang, dengan cepat Kia ingin menyelesaikan pekerjaannya yang sempat tertunda akibat dari ulah pacar sang pemilik cafe tempat Kia bekerja, karna kesalahan yang tidak sengaja di lakukan Kia yang telah mengotori baju Andin Kia kini mendapat hukuman dari kekasih sang bosnya tersebut.
Andini zhevanya Pramana adik dari Andara Pramana adalah kekasih dari si pemilik cafe tempat Kia bekerja saat ini, Kia tidak sengaja menyenggol tangan wanita yang lagi memegang gelas berisi jus alpukat kesukaan nya, dengan segera Kia meminta maaf tapi sayang nya tidak di sambut baik oleh Andin dengan amarah yang memuncak Andin trus memarahi Kia
Kia yang baru selesai mengantarkan pesanan untuk pelanggan yang lain itu buru-buru ke dapur ingin mengambil pesanan untuk pelanggan yang sedari tadi menunggu Kia dengan sabar itu, karna harus cepat menyelesaikan kerjaan dan segera pulang, tapi naasnya Kia malah membuat jus yang di pegang Andin malah tumpah ke baju dan membuat Andin meradang.
Andin ( apa kamu tidak punya mata hah, sampai tidak melihat aku sedari tadi berada di sini, atau kamu sengaja ingin mengotori baju aku, kamu tau kamu sudah buat mood ku hancur sore ini, atau jangan-jangan kamu udah bosan kerja dan memilih cara ini untuk segera berhenti, sebentar lagi akan aku kabulkan biar kamu segera di pecat dan pergi dari cafe ini.)
Kia yang sedari tadi hanya diam kini bersuara memohon untuk di maafkan
Kia ( maaf mbak saya benar-benar minta maaf saya tidak sengaja saya mohon jangan lapor ke pak Dion )
Dengan nada lemah dan mata berkaca-kaca Kia memohon ke Andin agar memaafkan kesalahannya tapi tidak membuat Andin merasa iba malah semakin angkuh mengatakan klau dia akan melapor ke kekasihnya agar Dion segera memecat Kia
Dari dalam ruangan kerja Dion sayup-sayup mendengar ada keributan dia area cafe miliknya yang membuat Dion penasaran dan memutuskan untuk melihat keluar, dari kejauhan terlihat Andin sedang memarahi Kia yang sedari tadi hanya menunduk saat di marahi oleh Andin, dengan cepat Dion melangkah mendekat kearah kekasihnya dan bertanya
Dion ( sayang ada apa ini ko kamu marahin Kia dan mengapa baju kamu kotor begini )
__ADS_1
Andin ( karyawan kamu gak becus kerja sayang, pecat aja dia aku gak mau lihat dia ada di sini )
Dion ( sayang aku tidak bisa memecat karyawan yang sangat telaten dalam bekerja ), ya karna baru kali ini Kia melakukan kesalahan dan itu tanpa di sengaja oleh Kia membuat Dion enggan untuk mengabulkan permintaan sang pacar yang terlihat sangat marah dengan keputusan Dion.
Andin ( berarti kamu gak sayang dong sama aku mecat karyawan kamu yang gak becus itu karna udah buat baju aku kotor kamu gak bisa)
Dengan sabar Dion membujuk dan mengajak Andin ke ruang kerjanya entah apa yang di katakan lelaki itu sampai Andin luluh, Andin pun keluar dari ruang kerja Dion yang sudah berganti pakaiannya dengan dress di atas lutut berwarna merah yang membuat Andin terlihat semakin cantik membuat siapa saja tak berkedip untuk melihatnya, dengan wajah bahagia dan tak lupa Andin menghampiri Kia dan berkata
Andin ( aku akan memaafkan mu tapi dengan syarat kamu harus bersikan semua meja yang berada di cafe ini dan juga cuci baju aku tanpa lecet sedikit pun ) tentu Andin melakukan itu tanpa sepengetahuan Dion, Kia pun mengambil paper bag yang berisi baju kotor di berikan oleh Andin tadi ingin membawanya ke belakang dan menyimpannya di loker untuk di cucunya sepulang kerja nanti, sebelum melangkah Andin mengingatkan Kia kembali bahwa mencucinya dengan hati-hati
Andin ( ingat kamu gak boleh mencuci pakai mesin cuci jangan jemur langsung di terik matahari dan klau sampai lecet kamu akan tanggung akibatnya )
dengan angkuh dia berlalu melanjutkan langkahnya ke tempat di mana ruangan sang pacar berada karna dia berpamitan ke Dion akan menyimpan baju tersebut di mobilnya dan akan balik lagi, meninggalkan Kia yang hanya mengangguk menandakan Kia mengerti perkataan Andin barusan.
Lisa ( Ki kamu gak papa kan ? )
Bobi ( iya Ki Lo baik-baik aja kan )
Kia ( aku gak papa ko, aku juga yang salah gak hati-hati, jadi ya kena marah deh hehehe )
__ADS_1
Rini ( kurang*jar si Mak l*mpir itu baru jadi pacar aja belagu gimana jadi istri nanti trus pak Dion mau aja sama tuh Mak l*mpir pula)
Kia ( jangan sembarang ngomong nanti di dengar sang empu nya kamu bisa kena pecat lo )
Lisa (betul tuh )
Kia ( ya udah aku balik dulu ya udah keburu gelap nih )
Bobi ( hati-hati ya Ki klau ada apa-apa hubungi kita-kita loh )
Kia pun hanya menanggapi dengan senyuman bersamaan dengan anggukan kepala lalu berlalu pergi. Dengan langkah cepat Kia keluar dari cafe tersebut menuju parkiran tanpa sengaja Kia menabrak seorang pria membuatnya memundurkan langkah kebelakang Kia melihat orang tersebut dan meminta maaf
Kia ( maaf kan saya pak ) pria tersebut menatap Kia dengan tatapan dingin tanpa mengucapkan sepatah kata pun pria itu pun melanjutkan langkahnya memasuki cafe
ya orang itu adalah Andara Pramana
Di tempat lain tepat di rumah kedua orang tua Kia ibu Ida dan pak Kasmin merasa cemas sebab sudah hampir sebulan Kia tidak memberi kabar
pak Kasmin ( Bu Kia ko belum ngasih kabar ya Bu bapak jadi khawatir terjadi sesuatu dengan Kia )
__ADS_1
Bu Ida ( iya ya pak ibu juga rindu dengan Kia pak udah lama anak itu gak balik apa kita susul aja ya pak ) ucap Bu Ida
bukan tanpa asalan Kia tidak memberi kabar selama hampir sebulan pikir Kia akan memberi kejutan untuk kedua orang tuanya setelah gajian nanti Kia akan mengajukan izin selama seminggu untuk mengunjungi kedua orang tuanya itu karna udah setahun lebih Kia belum pernah balik ke kampung halamannya.