
Sejak hari itu Andin dan juga Kia menjadi lebih akrab, setiap ada waktu luang Andin memilih menghabiskan waktu di rumah sang Abang karena untuk menemui dion harus menggunakan waktu yang cukup banyak di karenakan saat ini Dion berada di luar kota mengurusi cabang dari cafe miliknya tersebut, Ia tidak hanya menemani Kia untuk mengobrol sesekali ia juga ikut membantu Kia dan tentu hal itu membuat pekerjaan Kia selesai lebih cepat, ya Andin memang berasal dari keluarga yang berada dalam segi materi, Segala sesuatu yang ia inginkan pasti akan mudah di dapatkan tetapi tidak dengan Andin.
Kedua orang tuanya mengajarkan jika menginginkan sesuatu harus memperolehnya dengan usaha sendiri agar nanti bisa bermanfaat berapa pun nilai barang tersebut, itu di terapkan tidak hanya untuk Andin tapi juga Andara.
Hari ini giliran jadwal off Kia, sebelum bekerja di rumah Andara ia mungkin memilih tidur seharian, tetapi tidak dengan saat ini ia bangun seperti biasa membersikan kamar mencuci baju yang terlihat sudah menumpuk di sudut ruangan tersebut, setelah selesai dengan aktifitasnya dan kamar terlihat sangat rapi ia lanjutkan dengan membersikan diri sambil bersenandung ria yang kebetulan terdengar merdu jika berada di kamar mandi.
Saat ini Kia sudah berada di pelataran rumah Andara, sebelum memutuskan untuk masuk kedalam rumah tak lupa ia mengirim pesan ke Andin klau hari ini ia datang lebih awal, tanpa menunggu jawaban pesan dari Andin Kia bergegas masuk ingin menyelesaikan tugasnya, "Entah sampai kapan aku kerja di rumah ini." berkata pada diri sendiri.
Sebelum memulai pekerjaannya ia mengotak Atik handphone mencari aplikasi yang akan memutar musik untuk menemaninya saat kerja nanti, setelah apa yang ia inginkan ketemu ia memakai headset di telinga yang sudah tersambung di handphone miliknya.
Di kamar milik Andin ia masih asik memainkan sabun di bathtub, hati ini ia berniat ingin mengajak Kia jalan-jalan, Semenjak Dion berada di luar kota untuk sekedar mampir di cafe Dion Andin sudah sangat jarang melakukan hal itu, Selain memantau perkembangan butik miliknya Andin hanya akan pergi ke rumah Andara klau Kia sudah berada di sana.
Satu jam berlalu kini Andin sudah selesai dengan acara mandinya dan keluar dari kamar mandi menggunakan kimono, Andin berjalan menuju lemari pakaian ia melihat satu persatu baju itu sampai matanya tertuju pada celana jeans dan juga kemeja berwarna hitam.
"Hmm ini ajha toh Kia juga pasti pakai sepeti ini aku jadi seneng niru gayanya yang kekinian" biar kelihatan seumuran begitu pikir Andin.
Umur Andin sebenarnya gak begitu jauh dari Kia Andin berumur 24 tahun dan Kia 20 tahun hanya saja Andin slalu merasa canggung ketika sudah bersama dengan Kia.
Andin mulai melangkahkan kakinya menuruni anak tangga, hari itu rumah terasa begitu sepi, Andara pagi buta udah meninggalkan rumah, kedua orang tua Andin entah kemana, Andin terus melangkah hingga sampai di depan roda empatnya iya masuk dan menghidupkan mesin sambil membenarkan seat belt yang akan ia gunakan ia mengirim pesan di group chat milik keluarganya memberitahukan bahwa ia akan ke rumah Andara untuk mengajak Kia jalan, ia pun mulai mengemudikan mobil dan meninggalkan pelataran rumah.
Ting
Notif masuk di handphone milik Andara, Andara yang di sibukkan dengan komputer memalingkan wajahnya melihat benda pipih yang sedari tadi ia abaikan, Andara mengusap layar hp miliknya mendapat ada pesan masuk dari group keluarga, dengan alis berkerut ia mengulang membaca untuk meyakinkan isi pesan dari sang adik.
"Sejak kapan mereka se akrab itu beberapa hari saja aku tidak mengunjungi rumah itu apa yang sudah aku lewat kan ?
"Ya jaga diri" hanya itu isi pesan yang di kirim Andara di pesan group.
ia menatap heran pesan itu, Andara melanjutkan untuk mengecek laporan yang masuk di email perusahaan, dan juga email lain.
Tidak memerlukan banyak waktu Andin sudah sampai di kediaman abangnya, ia memarkirkan mobilnya lalu memasuki rumah mencari sosok yang ingin ia jumpai.
"Ki kiaaaaa,
"Di mana sih tu anak tumben gak nyaut ? sampai di salah satu ruangan andin melempar tasnya di sofa dan mendaratkan bok*ngnya di sana
"Kia Kia kiiiii" iya mengulang untuk memanggil tapi yang di panggil tidak kunjung tiba, pendengaran Kia terhalang musik yang di dengarnya melalui headset.
__ADS_1
Andin memutuskan untuk menghubungi Dion semenjak berada di luar kota Dion jadi sulit untuk di hubungin sekedar membalas pesan dari Dion Andin harus menunggu sampai 2 atau 3 hari, no yang di hubungi pun tidak aktif Andin hanya mendengarkan suara operator saja.
"Kamu di mana sih kok sulit banget ya di hubungi," Andin menatap lekat layar hp miliknya yang menunjukan kontak Dion.
"Loh kak Andin sejak kapan di sini," Kia yang entah dari mana asalnya itu menghampiri Andin yang sejak tadi berada di ruangan itu
"Iiiih kamu ngagetin aku tau, kamu nya yang ke mana ajha aku manggil dari tadi gak nyaut." sambil mengusap dadanya yang memang kaget dengan kehadiran Kia yang tiba-tiba.
Kia menyunggingkan senyum lalu ikut duduk di samping Andin.
"Kak kok murung, ada masalah ya cerita ajha aku bisa simpan rahasia kok.
"Ini soal Dion Ki semenjak dia berada di luar kota kok susah di hubungi ya, chat aku juga lama banget baru di bales tunggu berhari-hari dulu padahal centang 2 loh. Andin menceritakan semua kepada Kia.
"Bukan aku mau hasut kak Andin cuman aku curiga klau ada sesuatu yang pak Dion sembunyi dari kak Andin, tapi jangan berprasangka buruk dulu mungkin juga sinyal gak baik di sana kak.
" Moga saja hanya soal jaringan ya Ki" hati Andin sedikit membenarkan perkataan Kia di awal tapi ia tutupi dengan mengatakan hanya jaringan saja.
"Kak Gimana klau kita ke taman hiburan yang ada di pinggir kota jauh sih kak tapi bisa membuat hati adem."
"Boleh tapi besok ajha ya hari ini kita ke butik aku dulu"
"Gpp kamu bisa ambil off sehari lagi nanti aku yang izinin ke Dion."
"Ok kak"
Diam sesaat tidak ada yang memulai pembicaraan, sampai Andin menatap wajah Kia berubah ketika memainkan handphone miliknya menjadi penasaran apa yang membuat raut wajah Kia berubah.
"Kamu ada masalah Ki cerita sama kakak kali ajha kk bisa bantu kamu ?
"Hmmm itu kak aku udah lama gak pulang kampung, sebenarnya setelah gajian kemaren mau ajukan cuti ke pak Dion eh malah kena masalah sama pak Andara, jadi batal deh.
"Emang mama papa kamu tinggal di mana ?
"Kota S kata
Andin manggut-manggut "Boleh kakak minta no telepon mereka ?"
__ADS_1
Kia memberikan no telepon orang tuanya kepada Andin, Andin yang sudah mendapatkan no ponsel tersebut langsung menghubungi no itu, Kia belum sadar dengan apa yang di buat oleh Andin ia masih asik memainkan ponselnya.
panggilan pun terhubung di sambut oleh ibu dari Kia
📞 Halo ini dengan siapa ??
📞 Halo Bu apa benar ini dengan ibunya Kia
📞 Iya benar ini dengan siapa ya? dan ada perlu apa ?
📞 Gini Bu perkenalkan saya Andini Zhevanya Pramana teman Kia Bu, barusan saya mendengar penuturan Kia klau Kia sudah lama tidak pulang ke kampung, di sini saya berniat baik mengajak ibu untuk mengunjungi Kia di kota sekalian berlibur Bu apa ibu tidak keberatan ?
📞 Gini nak bukan ibu tidak ingin bertemu dengan kia tetapi Kia sendiri belum menghubungi ibu untuk memberitahukan hal ini.
📞 Ibu bisa bicara langsung sama kia kebetulan kianya ada bersama dengan saya Bu.
Andin memberikan ponsel miliknya kepada Kia, Kia yang sedari tadi membulatkan mata melihat tingkah andin menerima ponsel tersebut dan melanjutkan pembicaraan dengan ibunya.
📞 Halo ma ini Kia
📞Iya nak apa benar yang di katakan teman kamu barusan nak
Kia melirik ke arah Andin dan di balas dengan anggukan
📞 Iya benar Bu, kapan ibu siap Kia akan mengirim uang untuk biaya ibu kesini.
📞 Sebenarnya mama dan papa besok sudah selesai dengan kerjaan di sawa nak klau kamu tidak keberatan gimana klau besok saja mama sama papa ketempat kamu
📞 Ok Bu saya akan membantu sedikit melalui Kia
Andin mendengar perkataan ibu dari Kia ikut menimpali yang tadi sempat ia aktifkan speaker ponsel miliknya.
📞 siang nanti papa kamu akan mengurusnya ya nak biar besok siang kami memulai perjalanan dari sini.
📞Ok ma, bentar Kia sama kak Andin keluar sekalian Kia mampir di ATM tf ke mama ya, Kia tunggu mama di sini lope you mama, bye ma assalamualaikum ma
📞 Wa Alaikum salam syg.
__ADS_1
Kia langsung memutuskan hubungan telepon dan mengembalikan pada sang pemilik