
Apartemen Gemini, Radyta dan Juliet
Usai membantu membereskan semua bajunya, Juliet pun ikut Gemini menuju unit apartemennya. Tampak di depan Radyta dan Romeo sudah membawakan dua kotak pizza.
“Lho? Gemintang belum sampai?” tanya Gemini yang bingung kembarannya belum sampai. “Apa masih ada kuliah?”
“Mana aku tahu Gem” jawab Radyta. “Aku tadi setelah Romeo taruh tas di apartemen aku, kita langsung beli pizza buat makan malam … Sama nasi lemak.”
Juliet melongo. “Pizza sama nasi lemak? Tampak tidak menyambung.”
“Niiihhh si calon dokter yang pengen nasi lemak” sahut Radyta sambil mengedikkan dagunya ke arah Romeo.
“Masuk dulu. Mungkin Mintang ada kuliah dadakan.” Gemini pun membuka pintu apartemennya dan semuanya masuk ke dalam apartemen yang didominasi warna biru muda. Gemini penggemar warna biru muda, sedangkan Gemintang penggemar warna putih dan pink.
“Dyt, kamu beberes makanannya soalnya kita bakalan nonton horor Thailand” ujar Gemini sambil mengambil ponselnya untuk menghubungi saudara kembarnya.
“Really mbak? Nanti kamu girap-girap ketakutan pas bobok!” sahut Juliet sebal. Kakaknya macam mommynya saja, gak pernah kapok. Juliet pernah diceritakan oleh sang mama macan kalau dulu Freya, mommy si kembar pernah dimarahi habis-habisan oleh Elang, opa buyut Eagle gara-gara bilang ada penghuni makhluk astral di kastil McCloud ke oma buyut Rain. Dan Freya tetap tidak kapok, masih hobi mencari penampakan sampai sekarang kalau ada kesempatan.
Ironisnya, Haris suami Freya agak penakut soal hantu sedangkan si kembar memang terkenal penakut soal penampakan tapi demen nonton fil horor yang sering membuat sebal sepupu lainnya kalau sudah jejeritan tidak jelas. Sampai-sampai Luke Bianchi tidak mau menemani mereka nonton karena pasti harus menemani mereka ke kamar mandi.
Macam Oma Buyut Vivienne saja!
“Kan ada kamu sama Mintang, jadi aku aman lah!” cengir Gemini tanpa dosa membuat Juliet melengos.
“Kayak kamu nggak hapal Gemini saja kamu” kekeh Radyta sambil membawa pizza dan gelas plasti untuk tempat minum coke nanti ke meja depan sofa yang terdapat sebuah tv besar disana.
“Aku kira karena suka nonton film horor, di realita pasti akan pemberani” gumam Romeo sambil membawa beberapa bungkus nasi lemak.
“Nggak Rom, tetap saja penakut dia!” kekeh Radyta.
Juliet menoleh ke arah Gemini yang tampak cemas menunggu kedatangan saudara kembarnya.
***
“Aku harus ke apartemen kembaranku, Rao!” bentak Gemintang kesal yang malah diajak makan di Marina Bay.
“Tenang saja Mintang. Habis ini, aku tidak akan menemuimu lagi” jawab Krisna Rao.
__ADS_1
“Baguslah! Sebab kamu selalu menggangguku sejak aku awal masuk kuliah!’ sarkasme Gemintang.
Krisna menatap lembut ke Gemintang. “Sebab aku sudah tertarik padamu, Mintang. Dan aku tidak mau pria-pria lain mendekatimu.”
Gemintang menatap judes ke Krisna Rao. “Apa yang kamu perbuat?” Pria ini menyebarkan berita apa lagi di kampus?
“Tidak ada tapi aku hanya ingin kamu menjadi milikku, Mintang. Aku mencintaimu.”
“Itu bukan cinta Krisna, itu *obsesi! *Dan aku tidak mau menjadi obyek obsesimu…” Suara ponsel Gemintang membuat percakapan mereka terhenti. “Sebentar, pasti itu Gemini yang menelpon aku.”
Gemintang mengambil ponselnya dari dalam tasnya dan langsung mengangkatnya. “Assalammualaikum. Ya Gem? … Aku di Marina Bay. Ada yang mengajak aku makan… Iya. Tenang saja aku bisa jaga diri… Iya… sebentar lagi aku kesana…” Gemintang menatap Krisna dengan tatapan sebal sedangkan yang ditatap membalasnya dengan wajah lembut dan mata yang menatapnya mesra. “Oke, tunggu aku setengah jam lagi. Waalaikum salam.” Gemintang mematikan ponselnya. “So, apa maksudmu tidak akan menemuiku lagi?”
“Karena aku diterima kerja di tempat yang jauh dan aku berangkat besok jadi aku ingin kamu menemaniku sebelum aku pergi…”
“Congratulations dan semoga sukses di tempat baru.” Gemintang menghabiskan minumnya. “Sekarang, bisakah kamu mengantarkan aku ke apartemen kembaranku atau aku lebih baik naik uber?”
Krisna Rao menghela nafas panjang. *Gadis satu ini memang susah ditaklukkan! *“Kamu benar-benar tidak ada perasaan padaku, Mintang?”
Gemintang menggelengkan kepalanya. “Karena kamu terlalu obsesi dan posesif padaku. Itu yang membuat aku tidak nyaman! Bayangkan Krisna, empat tahun! Empat tahun kamu menggangguku! Dan aku bersyukur kamu mendapatkan pekerjaan di luar Singapura jadi aku bisa menyelesaikan kuliahku dengan tenang.”
Krisna mengeraskan rahangnya. Suatu saat kamu akan menjadi milikku seutuhnya, Gemintang.
***
“Ada apa Rao?” Tanya Gemintang saat menoleh ke arah Krisna.
“Jangan berhubungan dengan pria manapun, Gemintang” pesan Krisna dengan nada penuh penekanan.
“Apa hak kamu melarang aku berhubungan dengan siapa?”
“Karena kamu adalah milikku, Mintang dan aku adalah milikmu.”
“Kamu bisa berkata demikian karena kita masih satu kota, satu negara tapi nanti jika kamu berada di tempat baru, kamu pasti akan berubah pikiran. Karena kamu tidak akan tahan dengan godaan lingkungan sekitar.”
“Kita lihat saja nanti Mintang.” Krisna melepaskan genggamannya dan membiarkan Gemintang membuka pintu mobilnya.
“Selamat jalan dan semoga sukses di tempat baru” ucap Gemintang sebelum menutup pintu mobil pria itu.
__ADS_1
“Kamu tidak mau tahu kemana aku akan pindah kerja?” Krisna menatap Gemintang.
Gadis itu menggelengkan kepalanya. “Tidak. Karena kamu pasti akan tetap mengatakan sendiri jadi aku tidak perlu bertanya bukan?”
Krisna hanya tersenyum tipis. “Bye Gemintang dan aku berharap kita akan segera bertemu lagi dengan status berbeda dimana saat itu kamu sudah menjadi milikku.”
“In your dream, Krisna Rao!” Gemintang menutup pintu mobil Krisna dengan keras.
Krisna Rao hanya tertawa dan meninggalkan Gemintang yang berdiri dengan kesal. Pria berdarah India itu melihat Gemintang melalui kaca spionnya dan wajahnya menjadi sendu saat gadis itu masuk ke dalam gedung apartemen saudara kembarnya.
Kita lihat saja Gemintang Lexington. Kamu akan menjadi milikku, bagaimana caranya dan setelah itu, kamu selamanya di sisiku.
***
Unit Apartemen Milik Gemini
Gemintang masuk dengan wajah lesu dan melihat empat orang disana mentapnya penuh kekhawatiran.
“Maaf aku terlambat. Tadi harus mengoperasi banyak binatang eksotik dan aku sangat lelah.”
Gemini hanya tersenyum lembut. “Tidur saja di sofa, Mintang. Aku tahu kamu capek.” Dua saudara kembar itu sepakat untuk tidak menceritakan soal Krisna Rao ke siapapun.
“Memang operasi apa?” Tanya Romeo kepo.
“Ular sanca yang tidak bisa mengeluarkan telur-telurnya karena mengalami abses di tempat keluarnya telur, seekor rubah yang ekornya terkena kawat di kandangnya…” Gemintang meletakkan tubuhnya diatas sofa. “Apalagi ya…”
“Sudah, kamu tidur saja. Wajahmu tampak lelah” ucap Radyta lembut.
“Aku memang butuh tidur.”
Juliet berpandangan dengan Romeo. Ada apa dengan Gemintang?
***
Yuhuuu Up Malam Yaaaa gaeesss
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don’t forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️😊❤️