
Hotel Mulia Tempat Resepsi Juliet dan Romeo
Acara resepsi putri Hoshi Reeves dan putra Haruto Akihiro diadakan di sebuah hotel di daerah Senayan yang sengaja dipilih Hoshi karena dekat dengan semua properti milik keluarga Pratomo.
Semua para tamu undangan terkejut melihat ada Sean Léopold raja Belgia, Ayrton dan Enzo Emir Al Jordan, Rajendra McCloud chef terkenal, Abiyasa O'Grady pemimpin MB Enterprise, Joey Bianchi dokter bedah terkenal, bahkan Radhi Blair yang merupakan pembalap F1 yang sedang naik daun dengan prestasi dan wajahnya yang tampan mirip dengan sang Daddy, Alaric Blair yang juga Emir Al Azzam.
Tapi mengingat siapa Hoshi atau biasa dikenal di dunia bisnis Quinn Reeves plus memiliki kekerabatan dengan nama-nama terkenal, membuat para rekan dan kolega bisnis berlomba untuk bisa mendapatkan kerjasama dengan perusahaan keluarga besar klan Pratomo.
Romeo dan Juliet tampak bahagia di pelaminan bahkan saat foto bersama dengan para sepupunya yang selalu rusuh. Hoshi dan Rina hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kekacauan para keponakannya.
Shinichi dan Sakura yang sedang perang dingin gara-gara gadis itu pergi dengan Moretti bersaudara, masih bisa tampak ceria seolah mengesampingkan gegeran mereka, cukup keluarga yang tahu, orang luar tidak perlu kepo.
"Keluarga mu lagi pada rusuh ya?" kekeh Romeo melihat Bayu sedang debat dengan Dante dan Antonio, entah apa yang diributkan.
"Begitulah!" Juliet sekarang bersama dengan Romeo memilih untuk turun pelaminan dan menemui para tamu undangan. Tema pernikahan mereka mix classic garden yang ada pelaminan tapi juga berbaur.
Siang ini Juliet mengenakan Staples dress bewarna biru dengan Swarovski sedangkan Romeo memakai tuxedo bewarna hitam. Keduanya pun menghampiri para kedua keluarga.
"Rombeng, ayo aku kenalkan ke suaminya mbak Mintang dan mbak Gemini. Kita belum sempat ketemu kan?" Juliet menggandeng Romeo menemui Gemini dan Michel yang sedang duduk menikmati hidangan yang disediakan. "Mbak Gem!"
"Juliet! Aduh selamat ya sayang" senyum Gemini yang disambut pelukan dari Juliet. "Mana Romeo?"
"Gemini" sapa Romeo sambil memeluk wanita itu.
"Selamat ya. Oh, kenalkan ini Michel de Luca, suamiku. Kalian belum berkenalan kan?"
Michel tersenyum ke arah Juliet dan Romeo. "Selamat buat kalian berdua." Pria Italia itu terkejut ketika Juliet memeluknya.
"Terimakasih" bisik Juliet.
"Buat apa Juliet?" tanya Michel bingung setelah gadis itu melepaskan pelukannya.
"Membuat mbak Gem tersenyum lagi."
Michel terkejut mendengarnya. Kalimat yang sederhana tapi membuat wajah pria Italia itu tampak emosional. "Doakan kakakmu bisa melihat lagi."
"Selalu." Juliet memegang tangan Gemini. "Semoga mbak dapat dokter yang mampu mengoperasi matamu ya."
"Aamiin. Terima kasih Jules."
***
Juliet dan Romeo lalu menghampiri Gemintang yang tampak sedikit tidak fokus sedangkan Krisna tampak berusaha membuat istrinya nyaman.
"Mbak Mintang!" panggil Juliet membuat gadis bermata hijau Jamrud itu menoleh.
"Lho kok mantennya malah turun panggung" kekeh Gemintang lalu memeluk Juliet. "Selamat ya Jules. Akhirnya kesampaian juga Rombeng dan Jules."
__ADS_1
"Rombeng?" tanya Krisna.
"Oh kenalkan ini suami ku, Krisna Rao." Gemintang menoleh ke arah suaminya. "Ini Juliet adiknya Valentino, Rao kalau kamu bingung dan suaminya Romeo."
"Tapi kenapa dipanggil Rombeng?" tanya Krisna bingung.
"Oh itu panggilan kesayangan Romeo dari aku dan papa macan" senyum Juliet. "Rombeng juga sering panggil aku Jules. Tapi lama-lama keluarga kami suka ikutan panggil Rombeng juga."
"Bisa dikatakan, aku lebih dikenal Rombeng daripada Romeo di keluarga Jules" senyum Romeo.
Juliet memeluk lengan Romeo sayang dan keduanya saling berpandangan lembut membuat Gemintang mengalihkan pandangannya sedangkan Krisna hanya menunduk karena antara dirinya dan istrinya tidak ada pandangan seperti itu ... Well, dirinya yang selalu menatap Gemintang penuh cinta tapi tidak dengan Gemintang.
"Kami menemui keluarga lainnya ya" pamit Juliet yang memeluk Gemintang erat. "Be happy mbak" bisiknya di sisi telinga kakaknya.
"I wish Jules" balas Gemintang.
Romeo menyalami Krisna. "Be patient" senyum Romeo menenangkan hati iparnya.
"Thanks Romeo" ucap Krisna.
***
"Bandung!" eyel Bayu.
"Kejauhan!" balas Arkananta.
"Indramayu!" sahut Shinichi membuat semua sepupu prianya menoleh judes.
"Lha pada ribut Bandung kejauhan jadi kenapa tidak sekalian ke Indramayu" eyel Shinichi.
"Lihat apa di Indramayu malam-malam begini? Kodok? Kunang-kunang?" balas Gasendra.
"Kungkang Kungkang?" Shinichi tampak sumringah.
"Don't listen to him ( jangan dengarkan dia )!" ucap Damian dengan wajah sebal. "Fix kita ke Bandung saja! Kulineran disana."
"Naik apa?" tanya Radyta.
"Motorhome lah! Bokap baru saja beli harga $1 juta." Arkananta tersenyum lebar. "Kita yang memakainya pertama karena menurut rencana, bakalan disewakan buat kalangan orang kaya Jakarta. Jadi, anggap saja kita sekalian promosi."
Semua sepupunya melongo. "Oom Bima tumben boros" gumam Shinichi.
Motorhome
***
Usai acara resepsi, Juliet dan Romeo pun masuk ke dalam honeymoon Suite dan gadis itu sudah tidak sabar untuk melepaskan gaunnya yang berat.
__ADS_1
Tiba-tiba suara bel di pintu kamar keduanya berbunyi.
"Jules?" Romeo menatap Juliet. "Jangan bilang aku bakalan gagal unboxing?"
Juliet hanya tersenyum manis.
"Bangkeeeee deh semua sepupu kamu!" omel Romeo yang baru saja melepaskan jas dan dasi nya lalu berjalan menuju pintu dan membukanya.
Tampak Bayu, Valentino dan Shinichi yang hanya memakai kemeja dan celana formal berdiri di hadapan Romeo.
"Well?" Romeo menatap judes ke semua pria disana.
"Let's Go!" Bayu menarik tangan Romeo.
"Jules, pinjam Rombeng ya!" teriak Valentino dan Shinichi.
"Ya Allah beneran? Gagal unboxing?" Juliet terbengong-bengong melihat suaminya 'diculik' di depan mata.
***
Kamar Gasendra dan Krisna.
"Aku harus ikut?" tanya Krisna saat melihat Gasendra hanya melepaskan jas dan dasinya lalu membuka kancing kemejanya dan menggulung lengannya.
"Haruslah! Apalagi kamu kan baru menjadi anggota keluarga kami. Setidaknya kita harus mengenal lebih dalam karena kamu belum kenal kami semua kan?" jawab Gasendra. "Tidak usah ganti baju, cukup lepas jas dan dasi. Oh jangan lupa bawa dompet dan ponsel."
Krisna melepaskan jas dan dasinya lalu menyambar ponsel dan dompetnya. Setelahnya kedua pria itu keluar kamar dan bertemu dengan Radhi dan Ken.
"Sudah siap?" tanya Gasendra.
"Sudah. Mas Bayu dan duo kampret sudah menculik Rombeng" kekeh Radhi.
"Bang Krisna, mungkin belum hapal kita ya. Aku Ken Al Jordan dan ini Radhi Blair. Kami berdua sama dengan Gasendra, anak Dubai dan sama-sama keturunan Emir." Ken menyalami Krisna, begitu juga dengan Radhi.
"Radhi Blair... Pembalap F1 itu kan?" celetuk Krisna.
"Bingo!" senyum Radhi.
Pintu lift terbuka dan keempat pria itu melihat Romeo yang manyun bersama dengan Bayu, Valentino dan Shinichi.
"Yuk masuk! Kita ke Bandung!" seru Bayu.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️