Romeo Untuk Juliet

Romeo Untuk Juliet
Empat Tahun Upside Down


__ADS_3

RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Tiga Tahun kemudian ..


"Romeo!" Romeo menoleh dan melihat teman seangkatan nya Susan bergegas mendekati dirinya dan tanpa ragu memegang lengan pria itu.


"Yuk kita visite" ajak Susan tanpa bersalah.


Romeo hanya berdiri dan menatap tajam ke Susan. "Bisa lepas nggak pegangan kamu?"


"Halaahhh, pacar kamu kan di Singapura, nggak bakalan tahu!" jawab Susan enteng.


"Tetap saja aku tidak suka, Susan!" Romeo menghentakkan lengannya untuk melepaskan pegangan Susan. "Kamu visite saja sendiri!" Pria itu lalu meninggalkan Susan yang hanya tersenyum smirk.


Tak lama, empat temannya datang menghampiri Susan. "Bagaimana? Dapat?"


"Nih angle foto-foto nya." Keempatnya memberikan foto-foto Susan yang sok manja ke Romeo. Sudah lama gadis itu menaruh hati ke pria berdarah Jepang tersebut tapi Romeo sangat susah didekati dan Susan tidak perduli saat mendengar calon dokter tampan itu sudah punya kekasih.


"Bagus! Aku akan pasang di Instagram aku dan men tag Romeo. Biar pacarnya kebakaran jenggot dan memutuskan hubungannya dengan Romeo dan dia akan menjadi milikku!" Susan tersenyum licik.


Kelima gadis itu tertawa terbahak-bahak seolah sudah yakin rencana Susan akan berhasil.


Tanpa mereka sadari, seseorang melihat semua kejadian itu dan hanya bisa beristighfar. Masa hubungan Juliet yang sudah berjalan hampir empat tahun ini akan bubar?


***


Singapura


Juliet baru saja membereskan berkas skripsinya ketika melihat notifikasi di ponselnya bahwa Romeo di tag oleh seseorang. Awalnya Juliet tidak terlalu memperhatikan karena biasanya teman - teman kuliahnya tapi entah kenapa, dirinya ingin melihat.


Romeo dan Juliet memang saling memfollow akun satu sama lain tapi tetap memprivatisasi akun mereka dan hanya menerima pertemanan secara selektif.


Mata hazel Juliet terbelalak melihat sebuah foto yang diposting oleh akun bernama 'SusanSandra' dimana gadis itu bergelayut manja dengan Romeo. Caption di foto itu 'With my Bae'


Bae? Before Anyone Else? Seriously! Juliet menzoom foto itu dan melihat ekspresi Romeo yang tampak tidak nyaman dan Juliet hapal sekali ekspresi pria itu.


Rahang gadis berusia 19 tahun itu mengeras. Rupanya ada yang mau cari mati! Juliet memeriksa kalender akademik nya. Tidak ada ujian ulang, semua sudah dapat nilai perfect. Juliet tersenyum smirk. Tepat sekali dengan acara pernikahan ulang mbak Zee dan Bang Sean.


Tak lama, ponsel Juliet berbunyi dan wajah gadis itu langsung tersenyum.


"Assalamualaikum Shayna" sapa Juliet ke sahabat nya yang sudah memiliki seorang putri cantik berusia dua tahun bernama Kaysa.


"Wa'alaikum salam Julie. Apa kamu sudah melihat foto Susan?" tanya Sahyna dengan nada sedikit panik.

__ADS_1


"Sudah. Ada lagi cewek ngadi-ngadi sama Rombeng!"


"Aku melihat saat Susan melakukan foto itu, disetting olehnya dan gengnya yang memotretnya."


"Romeo sendiri?"


"Kak Romeo marah saat Susan seperti merayunya dan menyentakkan tangannya agar tangan Susan lepas."


"Kok kamu bisa lihat Na?" tanya Juliet bingung.


"Aku tidak sengaja hendak ke bagian administrasi kampus untuk mendaftar masuk coas. Dan melihat kejadian itu."


"Memang Susan tuh siapa?"


"Anak salah satu dokter senior disini dan memang belagu Julie. Dia memang mengincar kak Romeo sejak lama tapi kamu tahu sendiri kan Julie kalau kalian meskipun sering ribut, tapi saling setia satu sama lain."


"Apa dia yang digosipkan sedang dekat sama Rombeng?"


"Iya. Julie, aku tahu kamu dan kak Romeo pisah nyambung dekat mesra berantem, tapi kalian tetap tidak jelas. Julie, kak Romeo ada batas sabarnya. Kalian jangan seperti ini lah, lama-lama kak Romeo bisa meninggalkan kamu, Julie."


Juliet termangu. Masa sih Rombeng bisa berpaling? Apakah aku sanggup kehilangan Rombeng? Tiga tahun terakhir ini memang hubungan kami masih upside down. Aku sebenarnya yang membuatnya.


***


Setelah Ijab Qobul Zinnia dan Sean di Mansion Giandra


"Jangan dekat-dekat dengan Garvita. Bisa ngamuk nanti Gabriel" desis Juliet. Keduanya berada di gazebo halaman belakang mansion Giandra.


"Kamu kenapa Jules? Aku hanya ingin melihat kondisi kakinya" jawab Romeo bingung.


"Dan kamu kabarnya juga dekat dengan teman coas kamu?"


Romeo menatap Juliet. "Kamu melihat foto di Instagram itu?"


"Bagaimana aku tidak mengabaikannya Rombeng!" hardik Juliet kesal.


Romeo mendekati Juliet. "Jules, aku tidak selingkuh darimu. Biarpun kita selalu nano nano, tapi aku selalu mencintaimu. Bersabarlah sampai waktunya."


"Aku tidak suka kamu dekat dengan siapapun, termasuk sepupuku sendiri!"


"Juliet Anastasia Kareem Reeves. Aku suka kalau kamu cemburu. Karena itu berarti aku ada di hatimu..." Romeo memeluk tubuh Juliet.

__ADS_1


"Kamu selalu ada di hatiku" bisik Juliet.


"Jangan pernah kamu hilangkan aku dari hatimu Jules. Kamu tahu aku sangat takut jika kamu mengamuk soal foto itu." Romeo semakin mengetatkan pelukannya.


"No, Romeo. Shayna melihat semuanya dan memberitahu kan padaku. Jadi aku tahu kalau itu hanya rekayasa cewek gatel itu!"


Romeo menatap gadis yang susaaaahhh sekali mengungkapkan perasaannya dan hari ini setelah sekian tahun akhirnya dia baru merasakan cemburu.


"Jules, aku bukan manusia sempurna. Jujur beberapa kali aku ingin menyerah dengan mu tapi rasa cintaku padamu sangat dalam dan itu yang aku sampaikan pada Oom Quinn dan Valentino. Mereka berdua bahkan sudah meminta aku untuk melepasmu kalau aku sudah tidak sanggup. Hanya saja, aku adalah pria yang keras kepala, pria yang hanya mencintai satu orang wanita saja sejak dari usianya 17 tahun hingga sekarang."


Juliet menatap Romeo dengan mata berkaca - kaca, bagaimana bodohnya dia membuat perasaan Romeo amburadul setiap saat bahkan empat tahun mereka berhubungan.


"Aku sering bertanya - tanya, bagaimana perasaan kamu padaku tapi hari ini aku melihat kamu tidak suka berdekatan dengan Garvita. Ya ampun dia sepupu kamu sendiri!"


"Seorang adik kandung saja bisa merebut kekasih kakaknya, Rom. Apalagi hanya sepupu."


"Tapi aku tidak tertarik dengan gadis lain, Jules. Mendapatkan kamu itu sangat-sangat susah... Penuh Lika liku, penuh drama bagaikan cerita klasik William Shakespeare meskipun aku menghindari tragedi karena aku tidak mau ada tragedi diantara kita Jules. Aku hanya mau kita berdua hidup bersama, bahagia, membangun keluarga tapi aku harus menunggu sampai kamu usia 22 tahun. Disaat itu aku sudah selesai kuliah kedokteran aku dan kamu sudah menikmati masa-masa bekerjamu. Aku ingin Jules, disaat aku mengambil spesialisasi jantung, ada seseorang yang selalu ada disisi aku, menemani aku saat belajar, berdiskusi berdua sebelum kita memiliki anak..."


Juliet mencium bibir Romeo lembut dan pria itu terkejut awalnya tapi kemudian membalas ciuman gadisnya meskipun agak kaku. Keduanya seolah menyalurkan semua perasaan disana.


"Jules..." panggil Romeo dengan nada parau usai mereka berciuman.


"Ya?" Juliet menatap Romeo.


"Kenapa kamu yang mencium aku duluan? Our first kiss harusnya aku dulu yang mencium kamu..."


Juliet melongo. "Eh? Iya ya... Ulangi!"


Romeo tertawa. "Ya udah... Second kiss dari aku..." Pria itu mencium bibir Juliet.


"Kalian berdua ngapain?"


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2