Romeo Untuk Juliet

Romeo Untuk Juliet
Bertemunya Kembali Dua Sahabat


__ADS_3

Juliet menyambut Shayna dan Bambang, suaminya dengan wajah sumringah apalagi mereka juga jarang bertemu semenjak Shayna masuk fakultas kedokteran sama dengan Romeo.


"Haaaiii!" seru Juliet sambil memeluk Shayna yang datang dengan sarimbit bewarna biru navy.


"Apa kabar sobat" balas Shayna sambil cipika cipiki.


"Mas Bambang" sapa Juliet sambil menyalami suami Shayna. "Ayo duduk. Eh tunggu, kok kamu gemukan?" Juliet memindai tubuh sahabatnya. "Jangan bilang..."


"Iya, aku hamil dua bulan. Alhamdulillah" senyum Shayna bahagia. "Memang aku mau 18 tahun tapi kata dokter Kartika tidak apa-apa."


"Wah selamat buat kalian berdua. Ngomong-ngomong Dokter Kartika itu dokternya mbak Zee, juniornya Oma Gendhis dan Oma Rani" ucap Juliet tampak ikut bahagia mendengar kabar baik sahabatnya.


"Aku yang tidak mengira, nona Juliet kalau Na hamil karena aku tahu dia masih ingin kuliah tapi namanya rejeki..." Bambang merangkul bahu Shayna sayang.


"Kuliah kamu gimana?" tanya Juliet.


"Cuti dua semester nanti. Mas Bambang sudah mengijinkan kok nanti aku lanjutkan kuliah lagi kalau baby kami sudah bisa ditinggal. Yang jelas aku tetap meneruskan menjadi dokter nanti."


"Na ingin menjadi dokter anak dan aku setuju saja asal tetap nomor satu keluarga" senyum Bambang ke istrinya.


"Iya mas. Lho kak Romeo kemana? Mbak Zee mana?" Shayna celingukan mencari yang punya acara.


"Lho ada siapa ini Jules?" tanya Arum ke cucunya.


"Ini sahabat Jules, Oma. Ini Shayna dan itu suaminya mas Bambang. Shayna sedang hamil dua bulan dan dokter obgynnya dokter Kartika. Na, mas Bambang ini Oma Gendhis, yang aku ceritain tadi."


Shayna dan Bambang lalu berdiri dan mencium punggung tangan Oma kesayangan Arkananta itu.


"Masuk saja yuk, sekalian makan. Kamu tuh gimana kok malah di ruang tamu" ajak Arum.


"Disini saja Oma, nggak enak dengan keluarganya Julie..."


"Halah, santai saja. Shayna kenal siapa saja?" tanya Arum.


"Cuma kak Valentino dan kak Romeo."


"Ayo, kenalan dengan sepupunya yang lain. Nggak papa, sahabatnya Juliet harus kenal sepupunya biar nanti kalau bertemu di jalan saling tahu" senyum Arum.


Shayna dan Bambang pun terpaksa masuk ke ruang tengah yang penuh sepupu Juliet. Mereka tampak ramah menyapa pasangan suami istri itu. Juliet memperkenalkan keduanya ke smeua sepupunya yang ada disana.


"Lho siapa ini Jules?" tanya Zinnia yang keluar kamar bersama Garvita.


"Mbak Zee, kenalkan ini sahabat aku, Shayna dan suaminya mas Bambang. Na, mas, ini mbak Zee yang punya acara dan ini Garvita adiknya mbak Zee."


"Ya Allah, mbak Zee cantik banget! Semoga anakku bisa ketularan cantiknya mbak Zee" ucap Shayna sambil mengusap perutnya.

__ADS_1


"Wah kamu lagi hamil? Jalan berapa? Selamat ya!" ucap Zinnia sambil memeluk Shayna.


"Alhamdulillah jalan delapan Minggu mbak. Selamat buat acara aqiqah nya Arsya ya. Maaf kami baru datang sore."


"Nggak papa. Ayo makan dulu." Zinnia mengajak Shayna dan Bambang


"Iya lho, makan dulu saja. Aku Garvita" sapa bungsu Ayrton Schumacher itu.


"Shayna dan ini suamiku mas Bambang." Bambang menyalami Garvita sambil mengangguk hormat.


"Jules, ini teman kamu yang nikah muda? Wah hebat lho sudah berani melangkah ke jenjang yang serius" puji Garvita tulus.


"Iya Gar. Hebat lho, bisa masuk kedokteran UI lewat jalur ujian reguler" balas Juliet.


"Lho Shayna? Mas Bambang?" sapa Romeo yang baru saja keluar dari ruang kerja bersama Hoshi.


"Halo" sapa Shayna dan Bambang. Keduanya lalu menyalami Hoshi.


"Shayna, Bambang, ayo makan dulu" ajak Rina Kareem Reeves.


"Njih Tante Rina. Aduh nggak enak kami..." Shayna dan Bambang tampak rikuh apalagi juga ada Freya dan Haris disana yang notabene adalah bossnya Bambang.


"Sudah, santai saja. Apalagi kamu sedang hamil. Ada pantangan? Ngidam apa?" Rina menghela Shayna layaknya putrinya sendiri.


"Monggo ambil sendiri Na" ucap Freya. Shayna dan Bambang tampak kikuk di ruang makan yang luas itu karena masih ada keluarga senior Juliet.


***


"Beneran Jules, si Shayna menikah saat masih SMA?" tanya Arabella kepo. .


"Iya. Selama nggak hamil, aman-aman saja. Dan sekarang sudah kuliah, baru hamil deh."


"Tapi hebat lho berani melangkah seperti itu meskipun awalnya karena biaya sekolah. Aku lihat si Bambang juga sayang banget sama Shayna" ucap Gemini.


"Sempat dihajar Jules soalnya" sahut Romeo. "Bambang sempat bikin perkara dan Juliet lihat, dihajar deh! Eh malah gara-gara itu jadi baik hubungan mereka. Kan Bambang juga dihukum sama Tante Freya."


"Haaaaahhh? Yang diajak mama cari penampakan itu dia?" seru Gemintang. "Oh ya Allah! Kata mama hampir pingsan pas disana."


"Iya itu orangnya" gelak Juliet.


"Dih, beneran ya Tante Freya, kasih hukumannya nggak main-main. Halus tapi mengapokkan ... " gelak Radyta.


"Jules, tolong temani Shayna" panggil Rina.


"Yuk Rombeng, temani mereka berdua" ajak Juliet yang disanggupi Romeo.

__ADS_1


***


"Ya ampun Julieeee... Kan aku jadi nggak enak. Keluarga kamu masih ada dan kami merasa minder lah..." omel Shayna ke Juliet saat keempatnya berada di halaman belakang mansion.


"Ih santai saja. Kan kamu sudah ketemu bokap nyokap aku..."


"Nggak gitu lah! Kan ada Opa dan Oma kamu, Oom Tante dan sepupu kamu... Ya Allah, mbak Zee itu kan putri Emir dan istri pangeran Belgia kan? Julieeee, aku tadi nggak pakai membungkuk ala ketemu raja James dari Inggris!" Shayna tampak heboh sendiri.


"Sayang, mbak Zee disini kan sebagai kakaknya nona Juliet, bukan sebagai putri seorang Emir." Bambang menatap istrinya dengan tatapan geli. Semenjak Shayna hamil, tingkah istrinya banyak perubahan. Semakin lucu dan menggemaskan.


"Tapi kan mas... Aduh aku nggak sopan banget!"


"Sudah nggak apa-apa. Mbak Zee santai kok orangnya."


"Sayang Arsya masih bobok ya. Pengen lihat bayi bule..." gumam Shayna.


"Nih aku kasih lihat foto-foto acaranya tadi." Juliet memperlihatkan di ponselnya.


"Ya ampun! Bule banget! Ini Arsya?" seru Shayna heboh.


"Iya itu Arsya" sahut Romeo sambil melihat dari bahu Juliet.


"Gedenya pasti cakep. Pangeran gitu lho, beda auranya" cengir Shayna.


"Suaminya mbak Zee kemana nona Juliet?" tanya Bambang yang tidak tahu menahu situasi di keluarga Juliet.


"Bang Sean... tidak bisa datang. Mungkin kalian pernah baca berita?" Juliet menatap Shayna dan Bambang serius.


"Kabarnya kerajaan Belgia sedang krisis kepercayaan publik ya? Jadi pangeran Sean harus mengurus semuanya?" Bambang menatap Juliet dan Romeo.


"Short of karena aku sendiri tidak tahu pasti kondisi internal kerajaan Belgia."


"Semoga permasalahannya cepat selesai jadi mbak Zee dan pangeran Sean bisa kumpul bersama lagi dengan pangeran Arsya. Aamiin." Shayna mendoakan penuh perasaan.


Juliet dan Romeo hanya saling berpandangan dan diam-diam keduanya pun mendoakan hal yang sama.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2