
keesokan harinya
Seperti biasa, pengasuh dan Anna menjalani rutinitas sehari-harinya, menjalani seperti biasa dan tanpa ada rasa curiga dengan satu sama lainnya. Namun tanpa disangka, mereka berdua sebenarnya memiliki rencana yang sama. Pagi itu pengasuhnya yang masih bersikap tenang, dan tidak menanyakan perihal tentang penglihatan anak tadi malam.
Setelah selesai sarapan pagi ataupun pergi ke kampusnya untuk menimba ilmu pendidikannya, sedangkan pengasuhnya pergi ke toko di mana tempat majikannya dulu membuka usaha, yaitu Winda mamanya Ana.
Namun pengasuhnya itu sengaja pergi melewati depan rumah Winda, yang dikatakan Ana malam itu. Dia juga ingin memperhatikan rumah itu dari kejauhan saja. Pengasuh itu sedikit terkejut, karena melihat ada sebuah mobil di depan rumah. Dan dia melihat ada sepasang suami istri yang sedang berada di teras rumah tersebut.
Tetapi itu bukanlah Herman dengan istri barunya, pengasuh itu juga baru lihat sepasang suami istri itu, berada di rumahnya Winda. Lalu pengasuh itu pun mengerti dengan apa yang dia lihat oleh penglihatan anak malam itu. Mungkin itu sebuah pertanda atau bisikan agar Ana bisa mengetahui sesuatu dari rumah itu.
Pengasuh itu berhenti di depan jalan rumah yang ditempati oleh Hesti, iya sejenak memperhatikan dan memejamkan matanya. Hesti dari kejauhan memperhatikan pengasuhnya Ana, dan dia sedikit curigakan serta merasa takut kepada pengasuhnya Ana.
Romi suaminya Hesti, telah pergi dengan mobilnya, dan Hesty pun buru-buru masuk ke dalam rumah, karena sedikit ketakutan melihat gerak-gerik pengasuh Ana. Hesti kembali mengintip dari balik jendela, namun dia sudah tidak menemukan orang yang diperhatikan dari tadi.
Hesti sedikit lega karena sudah tidak ada pengasuh anak lagi yang melihat ke arah rumahnya. Ternyata pengasuhan yang sudah berjalan kembali menuju toko mereka. Dia menyadari dari tadi, Hesty memperhatikan nya, saat ia berada di depan rumah mereka.
Ibu pengasuh anak itu sangat terkejut, dia melihat seperti apa yang dilihat oleh Ana. Rumah itu begitu gelap dan suram, bahkan di pagi hari itu pun terlihat begitu gelap dan suram, hawa dingin menyelimuti dan merasakan adanya arwah penasaran.
Namun pengasuhnya itu tidak tahu, mengapa rumah itu seperti ada sesuatu di dalamnya. Dia akan kembali lagi ke rumah itu di sore harinya, di saat akan pulang dari toko setelah Ana ada di sana.
__ADS_1
****
Hari-hari Romi dan Hesti di rumah itu masih biasa saja dan penuh kebahagiaan. Mereka tidak merasakan sesuatu yang mencurigakan, atau hal-hal buruk yang mereka alami. Mereka tidak tahu bahwa arwah penasaran sedang mengintai nyawa mereka. Rumah itu seakan-akan telah dikutuk, dan seperti meminta tumbal dari kedua pasangan yang sudah menikah.
Karir Romi di kantornya semakin melesat dan semakin baik, teman-temannya juga banyak yang peduli padanya, dan juga dekat dengannya. Romi belakangan ini sering sekali pulang larut malam, karena seringnya lembur mengerjakan tugas-tugasnya.
Sedangkan Hesti di rumah hanya sendirian, dan menjalani aktivitasnya yang baru sebagai vlogger di sosial media. Seperti malam ini Romi juga akan pulang terlambat, dan Hesti sudah bersiap-siap akan ngevlog dirinya secara langsung melalui media sosialnya.
"Hai teman-teman kembali lagi dengan saya Hesti, kali ini aku sendirian di rumah, biasalah suamiku tuh orangnya sibuk banget."
"Terkadang bete juga sih ya, tapi mau bagaimana lagi, lebih baik kita asik-asikan saya di sini."
"Ibu itu sebenarnya sudah mencurigakan, karena Ibu itu sama persis seperti orang yang tadi pagi melihat dan memperhatikan rumahku dari jauh."
"Dia menyuruhku pindah, sebab katanya aku tuh dalam bahaya karena tinggal di rumah ini."
"Menurut kalian bagaimana? Yang aku rasakan sih, di rumah ini nggak ada hal yang aneh."
Teman-temannya Hesty di sosmed banyak yang berkomentar, ada yang berkomentar positif, dan juga ada yang berkomentar negatif. Tetapi ada satu yang mengatakan bahwa di belakang Hesti, ada seseorang yang memang ingin mencelakainya.
__ADS_1
Hesti yang membaca komentar dari salah satu teman ini sosmed itu berbalik badan, dan memalingkan wajahnya dari kamera ponselnya dia tidak melihat apapun di belakangnya.
Lalu Hesti mulai berbicara kembali kepada para teman-temannya, untuk tidak mengadakan hal-hal yang membuatnya takut. Hesty tetap melanjutkan bicaranya di depan kamera, tentang hal-hal unik hal-hal yang menarik bahkan sedikit horor.
Dia tidak menghiraukan komentar-komentar temannya yang ada di sosmed, tentang rumahnya yang sekarang dia tempati. Teman-temannya terus saja berkomentar bahwa rumahnya tidak aman, di saat Hesti sedang live ada bayangan putih, bahkan seorang wanita di sudut rumah sedang memperhatikannya dengan matanya yang sangat merah.
Hesty tetap tidak perduli akan hal itu, dia masih terus saja berbicara sampai Laras datang untuk membersihkan rumahnya. Malam ini Hesty melihat Laras begitu cantik dengan gaun putihnya yang panjang. Rambutnya yang terurai, tapi wajahnya masih terlihat sangat pucat dan terlalu putih.
Hesti sekarang tidak menghiraukannya karena sudah biasa, menurut Hesti memang begitu penampilan Laras. Dan itu bukan karena dia sedang sakit, bahwa menurutnya kulit Laras terlalu putih.
Hesty lalu memanggil Laras dan mengajaknya untuk ikutan live bersamanya di sosial media.
Karena menurutnya Laras terlalu cantik, dan dia ingin Laras masuk di vlognya agar menjadi ramai. Namun di saat Hesti memperkenalkan Laras, mereka semua tidak melihat Laras. Hanya beberapa orang yang dapat melihat Laras, namun bukan melihat wajahnya yang cantik, melainkan wajahnya yang sangat menyeramkan.
Mereka sangat terkejut melihat Laras, yang dikatakan Hesti dia wanita cantik, ternyata dia adalah seorang wanita yang memiliki wajah yang sangat menyeramkan. Teman-temannya semua memperingatkan Hesti saat itu, dengan berkomentar di vlognya secara langsung. Sayangnya Hesti tidak menghiraukan apa kata mereka, bagi Hesti mereka berkomentar hanya untuk menjatuhkan Laras di vlognya.
Lalu Laras pun pergi untuk kembali membereskan rumah yang di tempat Hesty saat ini, seperti biasa Laras juga pergi tanpa kata-kata, dan datang tanpa diketahui Hesty juga.
Menurut Hesti dia wanita cantik yang begitu misterius, namun Hesti sangat suka pada Laras.
__ADS_1
Hesti sangat tertarik dengan hal-hal yang unik misterius dan juga menarik. Dia seperti berikut dan merasa terpacu adalah alinea untuk mencari tahu sisi dari Laras. Tak berapa lama setelah lelah berbicara di sosial medianya, Hesty mengakhiri vlognya malam itu dipukul 23.00 malam. Hesty pun masuk ke kamarnya, langsung mengambil selimut merebahkan diri di atas kasur. tetapi sudah jam 23.30 Romi belum juga pulang ke rumah, dia meninggalkan Hesti di rumah karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan malam itu juga.