Rusak

Rusak
Meeting - Pertemuan


__ADS_3

Dengan bantuan dari W, dan kerja sama Reunion untuk menghalangi Rhodes Island mengirimkan bala bantuan telah membuat mereka berhasil mendapatkan Misha. Walau mengalami banyak kerugian, setidaknya misi mereka berhasil. Dibandingkan dengan Misha, prajurit Reunion tidak ada apa-apanya. Jika mereka mau, mereka bisa saja merekrut lebih banyak terinfeksi bergabung ke dalam Reunion.


Setelah semua yang terjadi, Rhodes Island pergi menuju titik pertemuan. Tampak L.G.D. sudah menunggu dengan kondisi kacau balau. Mereka gagal menghentikan Reunion mengambil Misha.


"Sepertinya kalian juga mengalami kesulitan." ucap Chen.


"Nyonya Chen, apa yang terjadi di sini?" tanya Amiya.


"Kami disergap oleh Reunion. Kami terjebak dalam serangan yang memalukan tanpa bala bantuan. Mereka dengan mudah mengalahkan pasukan kami."


"Dan Misha..?"


"Dia dibawa oleh wanita berbaju merah. Aku seharusnya.."


".....?"


"Lupakan."


"...Nyonya Chen, kenapa Misha begitu spesial? Jika Anda terus menyembunyikannya dari kami, akan semakin sulit bagi kita untuk bekerja sama."


"Aku tidak punya kewajiban untuk memberitahumu." jawab Chen.


"Tapi Rhodes Island mempunyai kewajiban untuk mengerti tujuan dan menyiapkan strateginya. Tentu saja, kami akan tetap mengikuti perintah L.G.D. dalam operasinya. Namun, saat menggunakan terinfeksi untuk bertarung dengan terinfeksi lainnya, kami butuh semua informasi yang dapat diperoleh. Sementara Anda memiliki informasinya, Anda tidak memiliki cara untuk menggunakannya secara efektif untuk mengurangi kerugian Anda. Sebaliknya, kami memiliki kemampuan untuk menghentikan Reunion, tapi kami tidak tahu apa yang mereka inginkan." jelas Amiya.


"...Kau baru saja berbicara seperti dokter itu."


"B - Benarkah..? Kupikir.. ini adalah sesuatu yang sama-sama penting bagi kita berdua."


"Aku mengerti."

__ADS_1


Kenyataannya.. jika ingin mendapatkan hasil yang melimpah, mereka harus bekerja sama. Kondisi di mana Rhodes tidak tahu atau bahkan L.G.D. menyembunyikan informasi dari Rhodes benar-benar menghalangi operasi mereka. Tanpa informasi yang akurat, mereka tidak tahu harus berbuat apa, ke mana mereka akan pergi, dan tak bisa memanfaatkan Misha dengan sebaik mungkin.


Percakapan ini didasarkan atas pemikiran yang logika. Jika Rhodes tak mengetahui informasi tentang Misha, ini akan mengganggu kinerja mereka. Setelah menelaahnya dalam-dalam, Chen akhirnya memberitahu beberapa poin penting mengenai Misha. Tidak semuanya, hanya informasi yang umum.


"Jika ini karena Anda perlu meminta izin dari Tuan Wei.."


"Saat kami menyelidiki Misha, informasi yang paling penting adalah ayahnya adalah salah satu orang Chernobog yang paling berpengaruh." jelas Chen.


"Ayah Misha?"


"Tentu saja, kami tidak tahu seberapa banyak informasi yang Misha ketahui tentang Chernobog. Dia bisa saja tidak tahu apa-apa, atau dia bisa tahu semuanya. Tidak ada yang tahu.. kecuali dia. Kami juga tidak tahu informasi seperti apa yang mereka miliki. Karena kau memprediksi bahwa Lungmen akan menjadi target Reunion berikutnya, jelas bahwa kita harus mencegah Reunion dalam menggunakan Chernobog. Itulah kenapa kami tidak dapat membiarkan mereka mendapatkan Misha. Kami sadar bahwa seseorang yang cocok dengan deskripsinya telah mengungsi di Lungmen. Tapi sampai kau menemukannya, kami tidak dapat memastikan jika intel tersebut akurat."


"Jika begitu, kita tidak dapat membuang waktu lagi. Kita harus menghentikan Reunion dan menyelamatkan Misha sebelum mereka membawanya kembali ke Chernobog. Rhodes Island, bersiap untuk pindah!" sahut Amiya.


"Ini tanggung jawab L.G.D. untuk melacaknya. Dan membiarkan Reunion menangkapnya adalah kelalaian kami. Daripada membuat operasi gabungan, kami membutuhkan Rhodes Island untuk membersihkan ancaman dari Reunion. Ini perintah."


"...Dimengerti."


...*****...


Beberapa pasukan Reunion berhasil ditangkap oleh pihak L.G.D. Saat bertempur di Lungmen, Reunion memecah kelompoknya menjadi beberapa kelompok. Dengan menangkap dan mengumpulkan semua kelompok ini, Chen berharap dia dapat menemukan Misha atau.. wanita berbaju merah (W) itu.


"T - Tidak! J - Jangan pukul saya!" ucap seorang prajurit Reunion.


"Kalian seharusnya berpikir dua kali sebelum memasuki Lungmen!" sahut Chen.


"Aaagh!"


"Kurung mereka semua!"

__ADS_1


Namun tetap saja, Misha tak berada di salah satu kelompok itu. Kemungkinannya adalah Misha telah pergi bersama kelompok utama yang dipimpin oleh Skullshatterer.


"Mereka tidak dengan grup terinfeksi ini, sial! Tidak dengan grup ini juga.. sialan..!!"


"Mereka.. mundur begitu cepat." ucap seorang Agen L.G.D.


"Sepertinya Reunion juga memiliki hierarkinya sendiri. Mereka meninggalkan anggotanya untuk mengulur waktu. Aku tak percaya bahwa satu orang dapat memperlambat bala bantuan kita. Siapa mereka?"


Tak lama kemudian, seorang Agen L.G.D. datang menghampiri Chen. Dia menjelaskan bahwa dia dan kelompoknya melihat beberapa pasukan Reunion berkeliaran di sekitar daerah kumuh.


"Bu! Kami menemukan beberapa Reunion berkeliaran di sana!" ucap Agen L.G.D. itu.


"Ikuti aku!"


L.G.D. lalu pergi menuju lokasi tersebut. Reunion.. sengaja menampakkan diri untuk mengulur waktu. Jika L.G.D. sibuk mengurus mereka, maka ini akan memberikan kesempatan bagi kelompok utama untuk kabur.


"...Hati-hati, Bu! Ini pernyergapan!" ucap seorang Agen L.G.D.


"P - Pergilah ke Neraka!" seru seorang prajurit Reunion yang muncul tiba-tiba.


"Jangan halangi jalanku!" dengan sigap, Chen mengambil pedangnya dan menangkis serangan itu.


"Bu Chen, kita masih berada di tanah Lungmen! Fasilitas terdekat masih dapat digunakan, jadi mohon untuk tidak membuat kerusakan terlalu banyak!"


"Diam!"


"Paling tidak, jangan hancurkan gedung-gedung ini!"


"W - Wanita ini..!! Dia sangat sulit untuk dikalahkan!" ucap prajurit Reunion itu.

__ADS_1


"...Sulit dikalahkan? Dasar bodoh! Kau pikir kami akan membiarkan kalian berbuat seenaknya di Lungmen?! L.G.D. serang..!!"


Bersambung.


__ADS_2