
Ini adalah waktu di mana.. bagaimana cara menjelaskannya..?? Yang jelas, seseorang pernah berkata, "Kau tidak akan pernah mengerti konflik sampai kau melihat dari kedua sisi." Ini adalah sudut pandang Reunion, di mana akan ada banyak orang yang menganggap.. mereka bukanlah orang jahat.
Setelah berhasil kabur, Reunion menetap di sebuah tambang tua untuk menunggu mereka (prajurit Reunion) yang tertinggal, tanpa mereka sadari.. mungkin saat ini teman-teman mereka sedang dalam bahaya besar.
"Jadi, kau pasti Misha?" ucap seorang prajurit Reunion dengan ramah.
"....." Misha terdiam.
"Halo." sapa prajurit Reunion itu.
".....?"
"Aku mendengar banyak tentangmu dari Skullshatterer. Sekarang, akhirnya aku bisa bertemu denganmu."
"Kau juga.. terinfeksi?" tanya Misha.
"Iya."
"Kenapa kau.. bergabung dengan Reunion?"
"Kenapa? ...Istriku, anakku.. mereka semua dibunuh oleh orang Chernobog. Di bawah Ursus, terinfeksi diperlakukan lebih buruk daripada hewan ternak. Kehancuran Chernobog..?? Tidak, tidak.. hukuman itu masih jauh terlalu ringan. Apa kau tahu berapa banyak darah di tangan mereka?! Misha.. kami ketakutan, dieskploitasi, dipermalukan, dan dipersekusi.. hanya karena kami terinfeksi, tidak untuk alasan yang lain."
"....."
"M - Maaf, aku sedikit emosi. Lupakan apa yang kukatakan tadi."
"....."
Dari sini.. Misha mulai merasa aneh. Selain seorang terinfeksi, dia.. Reunion.. kaliamat seperti itu sering diucapkan oleh seseorang yang memperjuangkan sesuatu. Apakah Reunion.. bukan sekadar penjahat jalanan? Mungkinkah mereka mempunyai tujuan yang ingin dicapai?
"Ivan, tolong yang terluka." panggil Skullshatterer.
"Aku datang."
Prajurit Reunion yang bersama Misha.. bernama Ivan. Mereka bukanlah boneka, mereka manusia seperti Misha yang memiliki tujuan, dan memiliki nama.
"Kita akan menggunakan tambang terbengkalai ini sebagai pangkalan sementara sampai kita dapat berkumpul kembali. Saat waktunya tepat, kita akan kembali ke Chernobog." jelas Skullshatterer.
Setelah menjelaskan semuanya kepada Ivan, Skullshatterer berjalan menghampiri Misha yang tengah duduk sendirian di atas tambang. Saat itu.. Misha menyadari bahwa Skullshatterer adalah.. Alex, kakak laki-lakinya.
__ADS_1
"...Al" sepontan Misha pun terkejut bukan main.
"Tidak. Aku membuang nama itu sejak lama." ucap Skullshatterer.
"Kenapa..??"
"Orang itu telah mati. Panggil saja aku Skullshatterer. Apa kau.. takut?"
"Skull.. shatterer? ...Kenapa?"
"Ah.. kau akan segera mengerti. Setelah kami tahu bahwa kau menjadi pengungsi di Lungmen, semuanya bersukarela untuk menolongmu. Kami juga banyak menerima anggota baru." ucap Skullshatterer.
"Tapi.. kau menyakiti orang lain. Aku tidak mau.. melakukannya. Kenapa para terinfeksi bertarung satu sama lain?"
"Mata dibalas mata, sebagaimana seharusnya. Ada pepatah di Ursus yang mengatakan, Menyambut kerabatmu seperti menyambut hangatnya musim semi. Tapi menyambut musuhmu.."
"Ada apa?"
"...Kau tahu?" Tidak.. tidak, kau tidak akan pernah tahu. Saat mereka datang kepadaku, mereka menyeretku keluar dari rumah. Aku melihat ibuku. Dia memegang tanganku. Kau juga melihatnya.. kurasa tidak. Seandainya kau melihatnya. Mereka memukulinya tanpa ampun, tapi dia tidak melepaskanku. Dia meninggalkan jejak darah di salju saat mereka menyeretnya. Jika Reunion.. jika terinfeksi bisa.. jika saja..!! Jika mereka datang lebih cepat, hal ini tidak akan terjadi! Kita seharusnya tidak menderita seperti ini!"
"Aku.. aku tidak cukup berani. Aku.. aaah.."
"Al.. Skullshatterer.."
"Mau kau percaya atau tidak itu terserahmu. Bahkan jika kau percaya pada kami, apakah kau mau bergabung dengan kami atau tidak itu juga terserahmu. Tapi kau seorang terinfeksi. Reunion.. pasti akan berjuang sampai akhir hingga para terinfeksi bisa bebas."
"Tapi.. kalian menghancurkan Chernobog, bersama orang-orang yang tidak bersalah."
"...Orang tidak bersalah? Hah, siapa yang tidak bersalah? Saat Chernobog menerapkan karantina, apakah ada dari mereka yang menentangnya? Saat Ursus membuang kita sampai mati di tambang dan gurun salju, apakah ada dari mereka yang berbuat sesuatu? Apakah ada dari mereka yang berjuang untuk kita?!"
"Aku tidak tahu.."
"...Reunion memiliki dua pemimpin yang berjuang untuk Ursus dalam waktu yang lama. Mereka mengatakan bahwa terdapat beberapa orang di Ursus yang berjuang melawan pemerintah demi para terinfeksi. Tapi mereka tidak di Chernobog. Chernobog dengan dinginnya menutup mata begitu kami mati. Tidak, mereka tertawa saat melihat kami mati!" setiap kata yang diucapkan oleh Al.. Skullshatterer, selalu diselipkan dengan kebencian.
"....." mendengar ini, Misha pun terdiam.
"Chernobog.. layak dihancurkan!"
"Aku bertemu dengan orang lain yang menolong para terinfeksi. Mereka.."
__ADS_1
"Rhodes Island? Meskipun mereka terinfeksi, mereka menolong Lungmen dan menyakiti kita, 'kan?"
"....."
"Mereka membunuh teman kita dan saudara-saudara kita, 'kan?"
"Tidak.."
"Kau tidak bisa melihat kebenarannya. Tapi sekarang.. seharusnya kau sudah mengerti." setelah berkata, Skullshatterer pun terdiam. Dia sadar bahwa dia sudah berkata kasar kepada adik perempuannya, "...Maaf, aku biarkan amarah menguasaiku."
"Tidak apa-apa.. aku.. aku mengerti perasaanmu. Selama ini.. kau pasti sudah sangat menderita.."
"Setiap orang telah melalui banyak hal. Tapi saat ini, setidaknya kami punya harapan. Talulah.. dia yang bertanggung jawab untuk para terinfeksi dan memimpin pertempuran melawan kekejaman dunia ini. Reunion adalah satu-satunya harapan kami."
"Aku mengerti.. kalian sudah banyak menderita. Jika Reunion dapat melindungi mereka semua.."
"Tentu. Seperti bagaimana Reunion melindungi setiap orang.. aku akan melindungimu. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitimu lagi."
"Skullshatterer.."
...*****...
Disisi lain, pengintaian ini membuahkan hasil. Exu dan Texas menemukan letak persembunyian pasukan Reunion. Agar tidak ketahuan, Exu dan Texas memilih mengawasi dari kejauhan.
"Oh, aku menemukan mereka! Sepertinya mereka mengalami kerugian yang cukup besar. Untungnya aku tidak kembali ke kantor. Kalau tidak, aku harus memutar jauh untuk kembali ke sini."
"Coba prediksi jalan keluar mereka. Kirim semua rute yang memungkinkan beserta pergerakannya kepada Amiya." ucap Texas.
"Akan kukerjakan secepatnya!" balas Exusiai.
"Hmph.. kita tidak boleh membiarkan Reunion berkumpul."
"Coba lihat.. sebelah sini.. seperti ini.. dan harusnya berhasil!" Exusiai membuat peta itu dalam bentuk kordinat. Peta itu lalu mereka berikan kepada Amiya sebagai alat untuk menemukan Reunion.
"Sudah selesai, Exusiai?"
"Huh.. sekarang apa?" jawab Exusiai setelah mengirimkan kordinat itu pada Amiya.
"Ayo kita pemanasan dulu. Dimulai dari pengawal mereka."
__ADS_1
Bersambung.