
Selama di pemakaman Cheryl hanya terdiam berusaha menyembunyikan perasaannya yang hancur.
Saat tubuh Bagas dimasukan untuk bersatu dengan bumi tubuh Cheryl langsung lemas dan tak sanggup untuk menopang tubuhnya lebih lama.Darrel yang berdiri di samping Cheryl dengan sigap berusaha menahan tubuh mungil Cheryl agar tetap bisa melihat raga Bagas untuk terakhir kalinya.
Tangisnya pun meledak tak sanggup berpisah dengan calon suaminya dengan cara tragis dan mendadak. Cheryl samasekali tidak siap Baru kemarin mereka menikmati indah dan bahagianya melakukan sesi pemotretan prewedding. Baru kemarin ia melakukan fitting baju pengantin dan menyiapkan semua keperluan pernikahan mereka. Tapi kini Bagas telah terbujur kaku dalam tidur panjangnya.
"Bagass... aku ikut!Jangan tinggalkan aku! Kenapa kamu tinggalkan aku sendiri. Kenapa? Aku gak sanggup hidup tanpa kamu." ucap Cheryl dalam tangisnya
Semua yang hadir untuk melepas Bagas pun menangis sedih. Tidak ada satu orangpun yang menyangka kejadian tragis ini akan menimpa Bagas
Banyak kerabat yang berusaha menenangkan dan menguatkan Cheryl . Hingga saat terakhir mereka harus meninggalkan Bagas sendiri di tempat barunya. Cheryl berjalan dan meletakan sebuket bunga mawar di pusara Bagas.dengan dituntun Fany
__ADS_1
Darrel pun meneteskan air matanya. Ia tidak menyangka kebahagiaan Cheryl yang sudah di depan mata harus secepat ini berganti dengan nestapa. Derrel tahu betul Bagas adalah kebahagiaan Cheryl karena alasan itu jugalah ia pergi kabur ke luar negeri karena tahu tidak ada sedikitpun harapan baginya untuk tinggal di hati Cheryl Biarlah Cheryl bersama kebahagiaannya karena bahagia Cheryl adalah bahagianya juga. Tetapi takdir berkata lain.Kebahagiaan itu ternyata hanyalah sesaat . Kini Cheryl sangat terpuruk dengan kepergian Bagas
"Cheryl... Cheryl!!" teriak Fany yang membuyarkan lamunan Darrrel.
Terlihat Cheryl jatuh pingsan dalam pelukan Fany yang berada disampingnya. Darrel terkejut melihat Cheryl kembali pingsan.
Darrel membopong Cheryl ke tempat yang lebih sejuk.Disana sudah berkerumun kedua orang tua Cheryl dan Bagas serta orang tuanya. Semua berusaha memberi pertolongan pertama pada Cheryl agar segera siuman.
...........................
Darrel dan Fany pun bergantian menjaga sahabatnya itu.Mereka bertekad akan selalu mendampingi Cheryl melewati masa-masa berkabungnya. Fany berusaha memulihkan Cheryl secara fisik.Mencatat kebutuhan vitamin dan jam makan Cheryl agar fisik Cheryl tetap dalam keadaan fit dan imun tubuh tetap kuat . Sedangkan Darrel berfokus pada mental healt Cheryl. Ia berusaha membangkitkan semangat Cheryl untuk kembali mengarungi hidup dengan senyum.
Kedua orang tua Cheryl sangat berterima kasih kepada Fany dan Darrel karena mereka adalah sahabat yang luar biasa bagi Cheryl. Yang selalu ada dalam suka dan duka perjalanan hidup anaknya.
__ADS_1
"Tante dan Om sangat berterima kasih pada kalian.Yang bersedia direpotkan waktu dan tenaganya untuk mendampingi anak Tante.Terutama sejak kepergian Bagas dalam hidup Cheryl. Yang benar-benar membuat Cheryl drop." Mama Cheryl menggenggam tangan Darrel dan Fany dengan erat sebagai bentuk rasa terimakasihnya.
"Tante kami sudah bersahabat dengan Cheryl sejak kecil. Sudah sewajarnya kebahagiaan dan kesedihan yang Cheryl rasakan, kamipun merasakannya. Kami janji akan selalu mendampingi Cheryl hingga ia kembali pulih secara fisik maupun mentalnya " ucap Darrel sambil memeluk mama Cheryl.
"Darrel benar mereka semua sudah bersahabat sejak kecil. Jadi merekalah yang paling tahu bagaimana membuat Cheryl kembali bangkit dan kuat. Percayalah Tika, sahabat adalah obat terbaik disaat kita terpuruk." Mama Darrel pun memberi semangat untuk mamanya Cheryl yang sekaligus sahabatnya.
...............................
Haiii sambil menunggu kelanjutannya. kalian bisa mampir ke karya teman aku Aveeii yang berjudul Nikahi Aku Pak Dosen
Happy Reading
__ADS_1