
Darrel melarikan mobilnya dengan kecepatan cukup kencang.Ia khawatir kesehatan Cheryl yang naik turun akan mempengaruhi janin yang ada di rahim Cheryl.
"Sepertinya ada yang tidak beres.Terlalu sering Cheryl mengalami jatuh pingsan.Besok akan aku jadwalkan untuk cek up di Rumah Sakit'.Sebelum semuanya terlambat." batin Darrel.
Darrel berusaha secepat mungkin sampai di rumah Cheryl. Untung saja bagai gayung bersambut, jalanan hari ini begitu sepi. Sehingga Darrel dengan leluasa membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi.
........................
Dengan perasaan yang begitu khawatir dengan kondisi Cheryl.Begitu mobilnya memasuki halaman rumah Cheryl, ia secepat mungkin berlari ingin menemui sahabatnya itu.
Tetapi langkahnya tertahan sesaat ketika menyadari ada mobil lain yang terparkir di halaman rumah Cheryl.
"Hmm mobil siapa ini? Dokter kah? sepertinya sih bukan.Ini mobil kalangan atas.Pasti konglomerat yang punya mobil ini." gumam Darrel sambil berpikir.
"Selamat malam om" sapa Darrel saat memasuki rumah Cheryl.
'Haii Rell!! Kebetulan kamu datang.
Yuk gabung kami sedang mengadakan syukuran kecil-kecilan untuk calon cucu kami.' undang om Leo.
Darrel sedikit terkejut saat melihat ayah Bagas sedang bercengkrama dengan ayah Cheryl.
"Ternyata mereka sedang mengadakan syukuran. Berarti fix mobil mahal yang terparkir di halaman tadi milik orang tua Bagas." batin Darrel.
"Darrel..., ayo masuk! Fany ada di kamar Cheryl.Mereka sedang bersiap-siap turun untuk dinner." jelas om Leo.
"Maaf om, tadi Fany bilang Cheryl pingsan. Benarkah? Bagaimana keadaan Cheryl sekarang om?" Darrel agak kikuk bertanya macam-macam tentang Cheryl di depan om Hadijo yang menatap ke arahnya intens.
__ADS_1
"Oh iya om Hadijo pasti juga membaca surat itu. Pantas ia menatapku seperti itu." batin Darrel.Jengah Darrel ditatap dengan pandangan menyelidik seperti itu
"Iya tadi Cheryl sempat pingsan sebentar.Itu juga karena terkejut saat melihat kakaknya Bagas." jelas om Leo.
"Kakaknya Bagas?" Darrel mengerutkan keningnya.
Semenjak dulu ia mengenal Bagas, Darrel sama sekali tidak tahu kalau Bagas memiliki seorang kakak.
"Tuh kan, kamu juga gak tahu.Kami juga terkejut tadinya." sahut om Leo.
"Dan kamu akan lebih terkejut lagi bila bertemu dengannya." timpal om Hadijo
Darrel menoleh ke arah om Hadijo."Maksud om?"
"Ayoo pa, kita mulai makan malam kita.Ini sudah terlambat hampir setengah jam kita." ajak Tante Eva mama Cheryl, saat menuruni tangga hendak menuju ruang makan.
"Sudah papa ajak gabung kok tadi." senyum ramah om Leo kembali merekah pada Darrel
Mata Darrel tertuju pada siapa saja yang keluar dari kamar Cheryl.
Terlihat Tante Eva dan mama Bagas, lalu disusul oleh Fany.Kenudian Cheryl dan ......,
Darrel menatap tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.Dengan spontan ia pun menggosok gosok matanya untuk meyakinkan pengelihatannya.
Om Leo dan om Hadijo saling tersenyum saat melihat apa yang dilakukan oleh Darrel.
"Kenapa Rell?" tanya om Leo pura-pura polos.
__ADS_1
Darrel masih mencoba meyakinkan diri dengan apa yang dilihatnya.
"Rell, kenalkan itu Arka.Kakaknya Bagas. Lebih tepatnya kakak kembar Bagas." jelas Tante Eva.
"Hah???? Kakak kembar Bagas?" batin Darrel. Kepala Darrel seperti dihantam keras.
"Kakak kembar Bagas?" hanya kalimat itu yang lepas dari mulut Darrel
"Iya Arka kakak kembar Bagas. Selama ini Arka tinggal di London." jelas om Hadijo.
"Arka seorang pelukis. Jiwa seninya lebih menonjol. Sangat beda dengan Bagas yang kesukaannya lebih condong ke ilmu pasti dan bisnis." jelas mama Bagas sambil merangkul anaknya.
Arka menghampiri Darrel yang masih tertegun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Arka!" Arka mengulurkan tangannya ingin berkenalan
"Oh, hai! Aku Darrel sahabat Cheryl dan Fany sejak kami kecil." jelas Darrel
"Wahh sepertinya Darrel masih bingung ya." ucap papa Cheryl melihat kecanggungan dan raut wajah Darrel yang masih terlihat bingung.
"Aku juga tadi kaget Rel!" sahut Cheryl datar.
"Sampai pingsan lagi" timpal Fany.
Semua tersenyum dan merasa lega. Keberadaan Arka sudah jelas sekarang. Walau sangat mirip tapi Bagas dan Arka adalah dua pribadi yang sangat berbeda.
.................
__ADS_1