
Darrel terlihat sibuk berlari kesana kemari mencari info kedatangan dan menunggu pesawat datang dari Indo. Ia mulai panik saat ia tidak melihat Cheryl.
"Cheryl dimana sih kamu?" batin Darrel.
Darrel terus meneliti kedatangan satu per satu penumpang yang telah turun dari pesawat tetapi ia tetap tidak melihat sosok Cheryl diantara orang-orang tersebut.
Darrel mulai menarik napas panjang, ia merogoh kantong celananya untuk mengambil ponselnya dan mulai menelepon Cheryl berharap ponsel Cheryl sudah aktif kembali.
Darrel mencari di daftar kontak nama Cheryl.Setelah menemukannya lalu ia menekannya.
Darrel masih menunggu respon panggilan yang ternyata operator seluler yang menjawabnya.
"Sial! Kenapa masih mati sih hape Cheryl." pikiran Darrel kemana-mana. Khawatir, sedikit panik bercampur penyesalan menjadi satu dalam kepala Darrel.
Hingga sore hari Darrel menunggu, tapi tidak juga ia bertemu dengan Cheryl.Darrel menatap ponselnya lama berpikir apalagi yang bisa ia lakukan untuk menemukan Cheryl.
__ADS_1
Kemudian Darrel pun mencoba menghubungi mamanya. Darrel menceritakan kalau ia sudah menunggu sejak pagi tapi hingga sekarang ia belum bisa menemukan Cheryl.
"Ma, tapi bener kan Cheryl ke Australia jangan-jangan pergi ke tempat lain?" Darrel coba meyakinkan kebenaran tentang kepergian Cheryl ke Australia
"Tujuan dia pergi dari rumah kan cari kamu rel.Karena gak bisa hubungi kamu. Sebelum Cheryl pergi mamanya menanyakan nomer hape kamu yang baru.Tapi seperti amanatmu, mama gak kasik.Lha kok pagi-pagi tadi Mama di telpon diberitahu kalau Cheryl kabur ke Australia nyusul kamu." jelas mama Darrel.
"Baiklah ma, Darrel coba cari lagi di sekitar Bandara."Lalu Darrel pun memutus hubungan telepon dengan mamanya.
Dengan gontai dan langkah kaki yang berat, Darrel melangkah keluar dari Bandara.
Ia berhenti sesaat dan memperhatikan sekitar setelah yakin yang dicarinya tidak ia temukan.
Di sepanjang jalan pandangan Darrel selalu awas menyebar ke sekeliling jalan. "Ryl.., kamu dimana?" Darrel mencoba sekali lagi menghubungi ponsel Cheryl.Tetapi nihil ponsel Cheryl tetap saja belum aktif.
Tiba-tiba mata Darrel tertuju pada wanita yang sedang duduk di sebuah cafetaria dan menikmati sepotong pizza.
__ADS_1
Darrel menggosok gosok matanya untuk memperjelas pengelihatan nya. Ia pun memperlambat laju mobilnya.
"Bukannya itu Cheryl?" batin Darrel.
Untuk beberapa saat Darrel terus memperhatikan dan meyakinkan diri bahwa yang ia lihat itu memang Cheryl yang sedang ia cari sejak pagi tadi.Darrel memakir mobilnya di seberang cafetaria.Sambil tetap mengamati gerak gerik wanita yang sekilas mirip dengan Cheryl.
Ketika wanita itu berdiri dan berjalan masuk ke dalam Cafe, terlihat jelas bahwa dia sedang hamil. " Tidak diragukan lagi itu pasti Cheryl." batin Darrel. Ia kemudian mengunci mobil dan berjalan menuju ke Cafe.
Setelah menanyakan keberadaan wanita yang tadi duduk di depan dan baru saja terlihat masuk ke dalam Cafe.Darrel pun memutuskan menunggu di luar setelah mendapatkan info bahwa wanita tadi sedang ke toilet.
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya yang ditunggu muncul juga . Wanita itu langsung duduk lagi di tempatnya tadi dan melanjutkan makannya yang terjeda sesaat.
Saat wanita itu hendak memasukan sepotong pizza ke dalam mulutnya . Tiba-tiba muncullah sebuah tangan cekatan yang langsung mengambil alih pizza tersebut dan berpindah tangan dengan mudahnya."Heii its mine!" teriak wanita itu saat pizza-nya begitu saja berpindah tangan.
Ia pun menoleh ke arah tangan yang mencomot pizza nya begitu saja tanpa permisi.
__ADS_1
Dan betapa terkejutnya dirinya saat mengetahui bahwa yang mengambil pizza tadi adalah "Darrel?'"mata Cheryl melotot tajam antara terkejut dan protes pizza-nya telah masuk ke dalam mulut Darrel.
..............❤️🤍............