Sahabatku Suami Pengganti

Sahabatku Suami Pengganti
Si Kembar


__ADS_3

Arka tersenyum pada Cheryl


"Senyuman itu-----" tiba-tiba kepala Cheryl berputar dan pandangannya gelap.


"Ryl!" teriak Fany dan langsung menopang tubuh Cheryl yang ambruk.


Semua panik melihat Cheryl ambruk tak berdaya.


Tanpa ada yang meminta, Arka segera mendekat ke tubuh Cheryl dan menggendong nya."Kamar Cheryl dimana?"


Semua menunjuk ke atas.Pak Leo segera berlari menuju ke kamar atas menuntun Arka untuk membawa Cheryl ke kamarnya."Mari nak. ini kamar Cheryl."


Setelah Cheryl terbaring di kasurnya.Para mama-mama terlihat sibuk berusaha menyadarkan Cheryl.


Harum minyak kayu putih memenuhi ruangan kamar Cheryl..Perlahan Cheryl membuka matanya.Samar ia melihat sebuah wajah yang sangat familiar menatap dirinya khawatir.


Cheryl menggosok gosok matanya berulang kali untuk meyakinkan diri dengan apa yang ia lihat.


Arka menggenggam tangan Cheryl."Cheryl, bangun cantik. Saya Arka kakak Bagas .Maaf kalau tadi membuatmu terkejut."


Pikiran Cheryl kemudian kembali ke saat ia turun dari kamar hendak makan malam bersama, dengan mertua dan orangtuanya.Lalu orang tua Bagas mengenalkan kakak Bagas, yang baru saja datang dari London.


Pertemuan itulah yang membuat Cheryl pingsan. Postur tubuh bahkan senyuman Arka sangat mirip dengan Bagas. Seketika membuat Cheryl merasa Bagas datang kembali menemuinya melalui raga Arka.

__ADS_1


"Ryl, maafkan mama ya nak, tidak memberitahumu terlebih dahulu tentang kakak Bagas sehingga kamu terkejut melihat kehadiran Arka." Mama Bagas membelai rambut Cheryl dan menatapnya prihatin.


Mama Bagas menyentuh pundak Arka,"Arka ini kakak kembar Bagas.Walaupun mereka kembar tetapi hobi dan ketrampilan yang mereka miliki berbeda."


"Arka lebih menyukai dunia seni hidupnya lebih santai..Sedangkan Bagas persis dengan papanya mempunyai jiwa pemimpin.Hal itulah yang sering membuat Arka bersebrangan dengan papanya dan kabur ke London mengembangkan bakat dan minatnya sebagai seorang pelukis." jelas mama.


Semua yang mendengar bagaikan tersihir terdiam dan mulai paham kenapa keberadaaan Arka sama sekali tidak mereka ketahui.Bahkan saat pemakaman saudaranya sendiri ia tidak hadir.


"Saya minta maaf.Saat pemakaman adik saya kemarin, kebetulan ada even pameran lukisan terbesar di London yang sedang saya ikuti.Hingga saya tidak bisa pulang ke Indo untuk menghadiri pemakaman Bagas adik saya." Arka meminta maaf atas ketidakhadirannya pada Cheryl dan keluarga.


"Tidak apa-apa nak Arka, pada akhirnya kami sekarang tahu kalau Bagas punya saudara kembar." Mama Cheryl menepuk pundak Arka.


"Kalian benar-benar mirip.Mungkin kalau ketemu di jalan Tante juga akan pingsan seperti anak Tante " kelakar mama Cheryl. Yang disambut gelak tawa yang lain.


Di tempat yang terpisah.


Darrel pamit ke mama untuk menjenguk Cheryl.


"Ya sudah hati-hati, salam buat mamanya Cheryl ya." pesan mama Darrel pada anaknya.


"Rell jangan terlalu malam pulangnya. Ingat besok kita harus meeting dengan perusahaan kertas." Papa mengingatkan jadwal meeting besok pagi.


"Siapp pa!!" sahut Darrel.Sambil mengayunkan kunci mobilnya.

__ADS_1


"Hati-hati di jalan nak!" seru papa saat Darrel keluar rumah.


Darrel melajukan mobilnya dan berhenti di sebuah mini market untuk membeli beberapa camilan dan minuman kesukaan Cheryl.


Darrel merogoh kantongnya dan mengambil ponselnya lalu menekan nomer telepon Cheryl. Setelah menunggu beberapa saat, tetap tidak ada jawaban dari Cheryl.


Darrel pun memutuskan untuk mencari tahu pada Fany apa yang terjadi.Apakah Cheryl sedang tertidur atau ponselnya dalam modus diam.


"Ya hallo.." jawab Fany di telepon.


"Hai Fan, kamu dimana?"


"Di rumah Cheryl.Kamu gak kesini Rel?"


"Iya ini aku mau kesana, tapi aku telepon Cheryl kok telepon nya gak diangkat ya?" tanya Darrel penasaran.


"Oh Cheryl baru saja siuman dari pingsannya tadi."


"Hah Cheryl pingsan? Kenapa?Okay aku segera kesana jangan pulang dulu ya Fan, ada yang Ingin aku tanyakan." lalu hubungan telepon pun terputus.


Fany menatap layar ponselnya yang menunjukkan hubungan telepon terputus.


"Hmm, pasti pikiran Darrel kemana-mana ini. Dikira Cheryl pingsan karena suatu penyakit atau apa. Padahal karena syok melihat Arka yang sangat mirip dengan Bagas." gumam Fany

__ADS_1


..............


__ADS_2