
"Pagii ma...," Arka memeluk mamanya dari belakang lalu mencium kedua pipi mamanya.
"Dih tumben anak mama romantis? Hayoo lagi jatuh cinta ya?" goda mamanya
"Ih mama kok tahu sih?" sahut Arka sambil menggigit buah apel.
Mama menatap intens anak semata wayangnya itu. "Kamu bilang apa barusan?"
Arka melirik mamanya cuek "Arka gak bilang apa-apa."
"Baru saja kamu jawab pertanyaan mama tadi.Kamu sedang jatuh cinta. Benarkah?" ulang mama penasaran.
"Ih apaan sih mama, suka bener deh! Dahh ma Arka mau ke galeri dulu." Dengan santainya Arka meninggalkan mamanya yang masih penasaran.
"Arkaaa! Jawab mama dulu!"
"Ada apa ini pagi-pagi kok ribut-ribut? Bagaimana ma, persiapannya?" papa menuruni tangga hendak berangkat ke kantor.
Arka buru-buru memberi kode pada mamanya untuk tidak bilang apa-apa pada papa."Gawat kalau papa tahu. Padahal aku saja belum bilang ke Cheryl tentang rasa ini. Bisa-bisa kalau papa tahu langsung dilamar tuh Cheryl. Kacau deh." pikir Arka.
"Beres pa.Mama juga sudah mengundang beberapa keluarga besar kita yang kira-kira bisa hadir. Kalau yang jauh hanya mama kirim kabar gembira ini saja." lapor mama.
__ADS_1
"Okay baiklah. Nanti pulang kantor, mama siap-siap ya kita akan ke mall beli beberapa kebutuhan si kecil." ucap papa.
"Lho ... maksud papa si kecil? Memangnya kita akan mengadakan acara apa pa...ma? Kok pake mengundang keluarga besar" tanya Arka bingung.
"Masa iya papa mau menjodohkan aku?" pikir Arka curiga
"Lho kamu belum tahu ya?"
Arka menggelengkan kepalanya.
"Keponakan kamu sudah lahir. Kalau sudah diijinkan dokter, secepatnya mereka akan balik ke Indo ." mama memegang kedua lengan Arka.
"Keponakan aku?" Arka menyatukan kedua alisnya sambil berpikir.
"Maksud mama....anak Bagas? Cheryl sudah melahirkan?"
Mama dan papa Arka berpelukan dan mengulurkan tangan pada Arka.
"Iya sayang, Bagas junior telah lahir. Pasti wajahnya mirip Bagas." ujar mamanya membayangkan cucu pertamanya itu.
........................................................
__ADS_1
Di dalam kamarnya. Arka berjalan mondar mandir kebingungan.Keinginannya untuk dapat mendampingi Cheryl saat lahiran ternyata gagal total.
Justru saat ini dirinya masih terpisah jauh. Bagaimana ia bisa menunjukkan kepeduliannya pada Cheryl bila Cheryl masih berada di benua yang berbeda dengannya.
Tiba-tiba rasa cemburu Arka kembali muncul perlahan. Dia tahu betul kedekatan Darrel dengan Cheryl.
Arka bergegas berjalan menuju meja di sudut ruangan lalu mengambil ponsel yang tergeletak disana dan mencoba mencari nomer hape Fany.
Ia sengaja menghubungi Fany karena yakin Cheryl masih belum bisa diganggu.
Setelah tersambung dengan Fany. Arka memberondongnya dengan berbagai pertanyaan seputar Cheryl.
Dan Fany pun menjawab dengan jelas dan detail apapun yang terjadi perihal sahabatnya itu dan dedek bayinya.
Seperti yang telah diketahui oleh semuanya Jenis kelamin anak Cheryl adalah laki-laki. Semua bahagia dan tidak sabar menyambut kedatangan si kecil yang lucu .
Tidak ketinggalan Arka menanyakan kabar Darrel. Bukan ingin mengetahui kabar sesungguhnya hanya ingin memastikan keberadaan Darrel saat ini. Apakah bersama Cheryl atau tidak.
"Darrel sibuk kak dari awal ia terus yang mendampingi Cheryl.Sampai sekarang masih sibuk mengurusi administrasi Cheryl disini." jawab Fany.
Tetapi Fany pun belum memberikan kapan pastinya mereka kembali ke Indo.Karena masih menunggu persetujuan dokter anak terlebih dahulu.
__ADS_1
Mendengar jawaban Fany. Perasaan penasaran dan tidak ingin kalah dari Darrel dalam mengambil hati Cheryl kembali bergolak. Saat ini Arka juga ingin sekali berada di samping Cheryl saat dibutuhkan. Dan ingin sekali melihat serta menggendong keponakannya yang pastinya sangat lucu, mungil dan tampan.
🌺🌺🌺