Sahabatku Suami Pengganti

Sahabatku Suami Pengganti
Terlambat


__ADS_3

"Hallo...hallo, Fany! Kamu dimana?"


"Okay ..cepat ganti baju aku jemput kamu sekarang. Posisi aku masih lima menit lagi sampai rumah kamu." lalu Cheryl pun menutup hubungan telepon nya dengan Fany .


Fany yang masih antara sadar tidak sadar menerima telepon dari Cheryl saat matanya masih belum terbuka.


Fany masih berselancar di dunia mimpi ketika suara dering telepon membuyarkan dan memaksa dirinya untuk kembali ke dunia nyata walau masih belum sepenuhnya sadar.


Fany menatap layar ponselnya.Lalu melihat jam di dinding kemudian kembali menatap layar ponsel."What?? Ini mah masih pagi banget.Serius tadi Cheryl mau jemput ke rumah?" Fany membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan duduk di atas kasur yang masih memanggilnya untuk kembali berlayar di alam mimpi.


Tetapi panggilan dari Cheryl membuatnya terpaksa bangun dan secepat mungkin membasuh wajahnya dan mengganti baju tidurnya.Fany menyambar tas yang tergantung di dekat lemari.Kemudian ia keluar kamar dan menunggu kedatangan Cheryl.


"Ada apalagi ini kenapa Cheryl pagi-pagi sudah menjemputku, mau kemana sepagi ini?" pikir Fany kembali melihat jam tangannya.


Tin...tin.. tin


Terdengar Klakson mobil di depan rumah Fany.


"Itu pasti Cheryl' Fany pun menghampiri mobil Cheryl


Setelah Fany masuk ke dalam mobil.Tanpa sepatah kata Cheryl melarikan mobilnya dengan kecepatan cukup kencang.

__ADS_1


Fany melirik Cheryl yang terlihat wajahnya cukup tegang


'Haii Ryl, bisa kah kamu menjelaskan padaku, apa yang terjadi dan kita akan kemana sepagi ini?" Fany sedikit tegang dengan cara Cheryl mengendarai mobil.


"Jangan bilang kita akan Rumah Sakit.Kandungan kamu baik-baik saja kan?" kembali Fany berusaha mendapatkan informasi dari Cheryl.


"Kita ke Bandara.Doakan kita tidak terlambat sampai disana." Cheryl tetap fokus menyetir dan memantau jalan.


"Bandara? Kita mau ke bandara?Apa aku tidak salah dengar Ryl?" Fany menatap Cheryl serius.


Cheryl menggeleng gelengkan kepalanya."Kita harus cegah kepergian Darrel"


Cheryl memakir mobilnya dengan tergesa-gesa. Sehingga sedikit menyerempet pembatas di tempat parkir.


"Ryl awas! Hati-hati! Pelan dong kalau mau parkir kena tuh bamper mobil kamu."teriak Fany.


"Gak ada waktu lagi! Ayoo!" Cheryl setengah berlari masuk ke dalam bandara.


"Ryl tunggu!"


Sesampainya mereka di Bandara.Cheryl langsung mencari penerbangan tujuan Sidney.

__ADS_1


Setelah bertanya kesana kemari petugas bandara menginformasikan bahwa penerbangan Sidney baru saja lepas landas.


Cheryl terduduk lemas dan pucat. Airmatanya mengalir dengan derasnya.


Fany mendekati sahabatnya itu dan memeluknya untuk menguatkan Cheryl. Walaupun dia sendiri sebenarnya tidak tahu apa yang terjadi tapi dari sikap Cheryl dan sedikit informasi yang diberikan Cheryl padanya.Fany bisa menyimpulkan bahwa Darrel pagi ini terbang ke Sidney dan Cheryl hendak mencegah keberangkatan Darrel.


"Sudah Ryl.Mungkin Darrel ada kepentingan disana yang mengharuskan ia berangkat secepatnya." Fany mencoba menenangkan Cheryl.


"Kenapa Darrel tidak pamit? Apa yang membuat Darrel pergi. Pasti ada sesuatu. Aku bisa merasakan itu.Ini persis seperti dulu saat ia pergi ke Singapura ia pergi begitu saja tanpa memberitahuku. Dan ketika aku tanya dia hanya menjawab saat itu papanya yang menyuruhnya melanjutkan kuliah disana." tangis sedih Cheryl.


"Sabar Ryl, nanti kita telepon Darrel kalau dia sudah sampai Sidney." hibur Fany.


"Yuk kita pulang. Nanti kita telepon Darrel dari rumah. Kamu bisa omelin dia sepuas kamu.Jangan disini! Tuh dilihatin banyak orang" bujuk Fany.


Cheryl pun menghapus airmatanya dan mengikuti langkah Fany kembali pulang ke rumah.


❤️🤍


Mampir yuk ke karya teman aku


__ADS_1


__ADS_2