Sahabatku Suami Pengganti

Sahabatku Suami Pengganti
Kejutan di pagi hari.


__ADS_3

"Selamat pagi Boarding untuk nomer penerbangan 56k76 tujuan penerbangan Sydney akan segera dimulai.Para penumpang diharap menuju gerbang C2 jangan lupa persiapkan pas naik dan indentifikasi anda. Terima kasih." terdengar suara panggilan petugas bandara.


Mendengar pengumuman untuk cek boarding pass. Darrel meneliti kembali tiket yang sedang ia pegang dan mencocokkan nomer penerbangan dengan yang baru saja ia dengar dan ternyata memang benar itu panggilan cek boarding untuk dirinya.


Darrel berdiri dari tempat ia menunggu tadi. Ia melangkah menuju gerbang C2 , Terlihat Darrel menarik napas untuk memantapkan hati meninggalkan kota tercinta untuk berlibur sementara di Sidney- Australia.


Darrel melihat jam tangannya, jam masih menunjukkan pukul enam pagi.Lalu ia merogoh saku celana dan mengambil ponselnya .Terlihat ia bimbang sesaat memandangi ponsel yang telah berada di genggamannya.Kemudian tiba-tiba tangannya sudah menekan beberapa nomer yang telah ia hapal di luar kepala.


"Haloo" terdengar suara sedikit berat karena masih baru terbangun dari tidurnya.


"Hai, selamat pagi cantik.Jangan lupa vitaminnya diminum teratur dan periksa ke dokter kandungan sesuai jadwal okay. Dan terpenting jangan lupa makan dan jangan melakukan hal-hal konyol yang dapat membahayakan kandungan kamu janji?"pesan Darrel.


"'Ehmm, iya iya pak dokter siap delapan enam. Ntar kalau lupa, aku diingetin lagi ya." sebuah senyuman tersungging di bibir Cheryl walau matanya masih tertutup.


Darrel hanya terdiam.


"Hallo...hallo Rell...,kamu masih disitu Rel?" tanya Cheryl curiga karena tidak ada jawaban dari Darrel.


"Take Care..." lalu Darrel pun memutuskan hubungan telepon dengan Cheryl.


Tut ....Tut....Tut.


"Rell!! Kebiasaan banget sih nih anak.Sejak kemarin dia nelpon dia juga yang mutusin telepon.Gak jelas banget nih anak! Pake take care lagi.Emang aku mau kemana? Atau------" mata Cheryl terbelalak dan langsung bangun dari tidurnya. Pikirannya pun kini kemana-mana.

__ADS_1


"Darrel mau pergi ..., lagi?? Gila! Apa-apaan ini? Katanya kantor pusat dia yang pegang. Sepertinya tidak mungkin ia pergi lagi Tapi..., ia tadi mengatakan take care... ?? Seolah-olah ia akan pergi jauh.Tidak... tidak.. ini pasti hanya pikiran gila aku saja." gumam Cheryl yang langsung mengambil posisi duduk lalu menelepon Darrel kembali.


"Come on Rel!! Take it!" gumam Cheryl tidak sabar.


Entah kenapa perasaan Cheryl jadi tidak tenang. Kembali terngiang kalimat Jaga diri kamu baik-baik.


Sedetik... dua detik berlalu.


Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif. Cobalah beberapa sesaat lagi.


"Sial kenapa operator telpon yang jawab?.Kenapa sih kok hape Darrel jadi tidak aktif sekarang? Padahal baru saja dia meneleponku?" gerutu kesal Cheryl.


Cheryl kembali menekan beberapa nomer di ponselnya."Hallo selamat pagi Tante." sapa Cheryl sopan.


"Tante Mel sakit? Suara Tante terdengar sedikit serak." tanya Cheryl meyakinkan diri.


"Tidak sayang, Tante baik-baik saja kok.Ada apa ya kok tumben pagi-pagi sudah nelpon tante?" tanya Tante Melati dengan suara parau nya.


"Hmm , Cheryl barusan telepon Darrel. Tetapi hape Darrel tidak aktif.Apa Darrel tidur lagi Tan? Karena tadi Darrel masih sempat nelpon Cheryl tapi tiba-tiba putus. Makanya Cheryl coba hubungi lagi, tapi hape nya sekarang sudah tidak aktif.Bisa minta tolong panggilkan Darrel Tan." Cheryl meminta bantuan Tante Melati untuk menghubungkan dirinya dengan Darrel.


Tante Melati hanya diam.Lalu terdengar suara seperti sedang menangis.


"Hallo... Tante Mel? Maaf Tante..., kalau Cheryl bertanya tidak pada waktu yang tepat." Cheryl merasa tidak enak. Mungkin saat ini Tante Melati sedang bersedih entah penyebabnya kenapa. Atau mungkin sedang sakit.Tapi dengan tidak sopannya ia malah menyuruhnya ikut campur masalah sepele antara dirinya dan Darrel.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Cheryl Tante baik-baik saja.Tadi waktu Darrel menelepon kamu ia tidak bilang apa-apa? " selidik Tante Melati.


"Tidak Tan."


Kembali Mama Darrel terdiam bimbang apakah ia harus menceritakan yang sebenarnya atau tidak.


"Memang nya ada apa Tan? Darrel baik-baik saja kan? Cheryl kesana sekarang ya Tan?" Cheryl mulai merasa curiga dengan diamnya Tante Melati.


"Darrel----"


"Darrel kenapa ?"


"Darrel tidak ada di rumah Ryl"


"Hah! Sepagi ini? Memangnya Darrel kemana?" Cheryl mulai merasa ada yang tidak beres.


"Darrel ke Sidney.Dia berangkat menggunakan jam penerbangan pertama kesana." jelas Tante Melati.


"Sidney??Darrel ke Sidney?" Tiba-tiba kepala Cheryl terasa dihantam oleh batu besar.


.......................💔💔.................


Sambil menunggu up mampir ke karya teman aku yuk

__ADS_1



__ADS_2