Sahabatku Suami Pengganti

Sahabatku Suami Pengganti
Perasaan aneh


__ADS_3

"Pagii Ryl, bagaimana tidurmu semalam?" Darrel terlihat sibuk menyiapkan sarapan.


Cheryl masih menguap dan menggeliat malas.


"Dingin Rel." sahut singkat Cheryl. Ia melangkah menuju jendela kaca besar. Melihat pertenakan sapi dan domba serta hamparan rerumputan hijau.


Cheryl tersenyum samar, melihat pemandangan yang terhampar indah di depannya.


"Yuk Ryl kita sarapan dulu. Ntar setelah sarapan, aku ajak kamu keliling-keliling pertenakan.Kamu suka?" ajak Darrel sambil menunjukan sepiring omelet dan salad buatannya.


"Mauu!"jawab Cheryl antusias.


"Sarapan dulu ntar lanjut kita jalan-jalan."Darrel menyodorkan sepiring omelet dan semangkok salad pada Cheryl.


Melihat penampakan omelet yang tersuguhkan apik di piringnya memicu rasa lapar Cheryl semakin meronta.Cheryl memotong sedikit omelet buatan Darrel lalu memasukkan ke dalam mulutnya."Hmm, enakkk!!" mata Cheryl membelalak nikmat .Lalu tanpa banyak bicara lagi Cheryl memakan habis omelet yang ada di piringnya.


Darrel hanya tersenyum melihat sahabatnya itu melahap habis omelet buatannya."Mau lagi?" tawar Darrel.


Cheryl melihat sekilas sepiring omelet yang ditawarkan padanya.


Perut mengatakan ingin lagi tetapi Cheryl sadar omelet itu jatah sarapan Darrel.Cheryl kemudian menggelengkan kepalanya.Lanjut ia memakan salad sayur yang disediakan oleh Darrel untuknya.

__ADS_1


Seperti bisa membaca pikiran Cheryl.Darrel memindahkan omeletnya ke piring Cheryl."Rel,cukup ! Inikan sarapanmu." tolak Cheryl.


Darrel hanya tersenyum." Yang tadi omelet untukmu dan yang itu jatah buat si kecil.Sudahlah makan saja aku tahu kamu masih lapar."


"Tapi Rel---"


"Ryl aku kenal kamu bukan kemarin sore, tetapi sejak kamu balita. Aku hapal banget mimik wajahmu kalau kamu masih lapar." Darrel mencubit hidung Cheryl gemas


"Ihh, sakit tau!" Cheryl menepis tangan Darrel.


"Sudah makan saja. Aku juga kalau pagi lebih suka makan cereal kok." Darrel menuangkan cereal dan susu ke dalam mangkok.


"Yuk makan.! Oya susunya diminum ya, itu susu murni fresh dari peternakan.Baik buat kesehatan." lanjut Darrel.


Setelah selesai sarapan Darrel memenuhi janjinya untuk mengajak Cheryl keliling perternakan sapi pamannya.


🌸🌺🌸


Di rumah kediaman pak Handojo.


Arka terlihat sedang mengaduk ngaduk makanannya dengan pikirannya yang entah dimana.

__ADS_1


Sejak ia mengetahui Cheryl menyusul Darrel ke Australia. Entah kenapa perasaannya jadi tidak nyaman.


Arka menarik napas panjang."Perasaan apa ini kenapa terasa nyeri dada." batin Arka sambil memegang salah satu sisi dadanya.


Arka walaupun saudara kembar Bagas tetapi dalam hal kehidupan percintaan, Arka sama sekali belum berpengalaman.Hidupnya selama ini hanya untuk lukisannya.


Cheryl adalah wanita pertama yang ia kenal dan mampu mengalihkan dunianya. Entah kapan perasaan rindu itu mulai muncul di hatinya.


Beberapa kali menghabiskan waktu bersama dengannya membuat kesan tersendiri bagi Arka.


Awal mereka bertemu justru ia khawatir Cheryl akan menganggap dirinya adalah Bagas. Sejak dahulu Arka paling tidak suka bila disamakan atau dibanding-bandingkan dengan saudara kembarnya itu.


Bagi Arka walau secara fisik mereka bisa dibilang serupa tetapi hobi, kesukaan dan karakter mereka berbeda.


Tetapi ternyata dalam memilih wanita mereka memiliki selera yang sama.


Kepolosan dan keseruan Cheryl mampu menarik hati Arka untuk merasakan perasaan yang dulu ia abaikan.


Dan saat ini terasa jelas rasa sakit yang menyesakkan dadanya akibat informasi yang ia dapatkan dari Fany sahabat Cheryl. Bahwa Cheryl berada di negri orang bersama Darrel.


"Darrel..., benarkah dia yang dimaksud papa dalam surat yang ditulis Bagas dan belum sempat disampaikan langsung pada Darrel " pikir Arka.

__ADS_1


Arka kembali berusaha mengingat informasi apa saja tentang Darrel yang pernah ia dengar baik dari kedua orang tuanya maupun Fanny.


..................🌺🌸🌺....................


__ADS_2