Sahabatku Suami Pengganti

Sahabatku Suami Pengganti
Tidak diduga


__ADS_3

Mengetahui Cheryl yang sedang hamil muda hendak berlari keliling kompleks. Darrel merasa khawatir dengan kandungan Cheryl. Dengan sigap Darrel dan Fany menuju mobil untuk mencari Cheryl.


Mama berjalan mondar-mandir di depan taman. Khawatir dengan kandungan Cheryl sekaligus kondisi anaknya itu. Mama lupa jika saat ini Cheryl sedang mengandung. Dalam pikiran mama asal Cheryl mau keluar kamar dan kembali beraktivitas lagi adalah suatu kemajuan bagi Cheryl dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Mama.


"Kenapa Ma? Lagi nungguin apa, kok papa perhatikan dari tadi mondar mandir, mondar mondir terus." tegur papa Cheryl yang tiba-tiba sudah muncul di belakang mama.


Mama sedikit terkejut melihat kehadiran papa lalu ia menceritakan apa yang sedang ia khawatirkan saat ini.


"Apa? Jadi Cheryl jogging ? Kenapa dia gak pamit kita dulu sih! Kalau ada apa-apa dengan kandungan dan dia sendiri bagaimana?" Papa kembali masuk ke dalam rumah, lalu tidak lama ia keluar lagi dan menuju ke tempat sepeda motor yang terparkir rapi di halaman. "Ma, papa cari Cheryl dulu." Lalu papa mengendarai motor nya sedikit ngebut. Menuju taman kompleks tempat orang-orang biasa berolahraga.


...............................


"Bagaimana nih Rel? Kok kita gak ketemu Cheryl. Dia dimana ya?" Fany mulai panik sudah beberapa kali mereka mengelilingi kompleks tapi tetap saja belum berhasil menemukannya.


"Kita coba ke taman Kompleks!" Darrel mengarahkan mobilnya menuju Taman Kompleks.


...............................


Di tempat yang terpisah Cherry merasa tubuhnya tiba-tiba lemas . Begitu sulit baginya untuk bernapas. Cheryl berusaha mengatur napas nya tapi tetap saja ia mengalami kesulitan.


Akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat sebentar. Tiba-tiba pandangannya gelap. Cheryl pun tergeletak pingsan.


Orang-orang yang melihat kejadian itu kemudian berbondong-bondong mengerumuninya. Mereka mencoba segala cara untuk menyadarkan Cheryl.


Sesampainya di Taman papa Cheryl langsung meletakkan begitu saja motornya lalu setengah berlari ia menuju ke taman dan memperhatikan semua orang yang ada di taman.


Sekilas pandangan papa Cheryl tertuju pada kerumunan orang di dekat pohon besar. Sedikit memicingkan matanya ia bergumam " Jangan-jangan----" lalu ia pun berlari ke arah kerumunan orang banyak itu.


Brakk

__ADS_1


Papa bertubrukan dengan seseorang yang tiba-tiba memotong jalannya.


"Maaf!"


"Om Leo?"


"Darrel?"


"Kok om ada disini?" tanya Fany setelah sadar ternyata yang bertubrukan dengan mereka adalah om Leo papa Cheryl.


"Om sedang cari Cheryl." sambil menunjuk ke arah kerumunan.


"Om curiga dengan kerumunan itu Rel!" Darrel dan Fany mengarahkan pandangan mereka ke arah yang ditunjuk papa Cheryl.


Kemudian ia berdiri " Mari om kita buktikan!" Darrel dan Fany pun membantu om Leo berdiri.Lalu merekapun berlari menuju ke arah kerumunan.


"Permisi....permisi...." Darrel berusaha menyibak kerumunan itu.Perasaannya semakin kuat mengatakan itu pasti Cheryl."Om Leo, om ke mobil Darrel saja. Siapkan mobil agar kita bisa langsung membawa Cheryl ke Rumah Sakit'!" Darrel memberikan kunci mobilnya kepada papa Cheryl.Lalu papa Cheryl pun dengan sigapnya berlari menuju mobil Darrel.


Setelah sampai di depan Darrel melihat Cheryl tergeletak pingsan dengan beberapa orang yang berusaha menyadarkan nya."Cheryl!"seru Darrel dan Fany bersamaan. Darrel memeriksa denyut nadi Cheryl yang melemah .Tanpa membuang-buang waktu lagi Darrel langsung membopong Cheryl.


"Terimakasih semua atas bantuannya." Fany membubarkan kerumunan dan menyusul Darrel.


"Fan, sepeda motor om Leo kamu bawa pulang ya. Sekalian tenangkan Tante di rumah. Biar aku dan Om Leo yang bawa Cheryl ke Rumah Sakit" pesan Darrel.


Setelah pembagian tugas. Akhirnya merekapun berpisah sesuai tugas masing-masing.


.................,


Di sebuah kantor. Terlihat seorang laki-laki setengah baya sedang memilah-milah barang-barang yang ada di suatu ruangan kerja ke dalam sebuah kardus besar

__ADS_1


Ya om Handojo ayah Bagas sedang merapikan barang-barang yang ada di ruang kerja Bagas. "Sudah saatnya semua ini disimpan di gudang." tanpa disadari ada genangan air bening hangat di pelupuk mata om Handojo.


Saat membereskan beberapa barang-barang anaknya. Handojo tertegun dengan sebuah surat yang ditujukan kepada Darrel. Dalam selipan kertas itu terdapat juga foto mereka bertiga sedang memancing di sebuah tempat pemancingan. Terlihat mereka bertiga tertawa bersama. Setelah diteliti lebih lanjut surat itu baru saja dibuat oleh Bagas sebulan yang lalu.Dan belum sempat Bagas berikan kepada Darrel.


Setelah mengambil napas beberapa saat, Om Handojo memasukan surat tersebut ke dalam kantong bajunya. Kemudian ia pun membawa pulang satu kardus penuh barang-barang milik Bagas.


..............................


Haii semua terima kasih ya sudah setia membaca kisah cinta Cheryl. Sahabatku Suami Pengganti. Jangan lupa ikuti terus kelanjutannya.


Kira-kira surat apa ya yang belum sempat Bagas berikan pada Darrel??


Kalau kalian suka jangan lupa like komen dan vote ya ... semua dukungan kalian sangat berarti buat author untuk kelanjutan kisah ini.🤩🙏


Sambil menunggu lanjutannya kalian bisa mampir ke karya teman literasi aku Dwi"x dengan judul Cinta Karena Terbiasa.



Farin putri tunggal dari orang terpandang di kotanya. Kekayaan dan kekuasaan orangtuanya telah membuat ia tumbuh menjadi gadis yang sombong, manja dan susah diatur. Hari-harinya ia habiskan dengan berfoya-foya menghamburkan uang untuk hal yang tidak penting.


Farin memilik kebiasaan buruk . Yaitu, pergi ke club. Party dengan ketiga sahabatnya dan minum-minum.


Suatu ketika, orang tuanya mengalami musibah. Bisnisnya hancur dan bangkrut. Sehingga rumah dan aset berharga di situ oleh bank.


Mampukah Farin bertahan hidup dengan keadaan yang berbalik 360°?


Lalu siapakah laki-laki yang mampu mengubah hidupnya menjadi wanita yang lebih baik?


Yuk, ikuti kisahnya hanya di novelToon.

__ADS_1


Jangan lupa untuk follow akun Ig author @dwi_fiya


Happy Reading


__ADS_2