
Pagi-pagi buta Cheryl sudah terlihat bersiap hendak lari pagi disekitar kompleks. "Hmm, udara pagi ini terasa begitu segar." gumam Cheryl sambil merenggangkan tubuh.
Setelah memakai sepatu, Cheryl pun telah siap untuk lari pagi keliling kompleks. Ia membuka pintu kamar lalu menuruni tangga. Sesampainya di ujung tangga Cheryl bertemu dengan bi Yanti. "Pagi non" sapa bi Yanti saat melihat Cheryl sudah bersiap untuk berolahraga.
"Pagi bi. Saya keluar dulu ya Bi keliling kompleks." pamit Cheryl.
"Baik non.Bibi juga mau ke pasar."sahut bibi sambil menunjukkan tas belanjanya.
Lalu berpencar lah mereka.
...................................
Jam di dinding telah menunjukkan pukul enam pagi.
"Selamat pagi Tante." sapa Fany pada mama Cheryl yang sedang meyiapkan bubur ayam di meja dekat taman samping.
"Pagi Fan. yuk duduk ikut sarapan." Mama Cheryl mempersilakan Fany untuk bergabung bersamanya sarapan bersama.
"Terima kasih, Cheryl belum bangun Tan? " Fany melongok ke dalam rumah yang masih nampak sepi.
"Sepertinya sih belum. Rencana tante, kelar menyiapkan ini Tante panggil Cheryl untuk turun." sambil tetap sibuk menyiapkan sarapan.
"Oh, Kalau gitu biar Fany saja Tante yang panggil Cherryl."
"Silakan Fan.Terima kasih ya. Kita sarapan bersama setelah ini." Mama menepuk pundak Fany dan disambut senyuman manis oleh Fany.
Lalu Fany pun naik ke atas untuk membangunkan dan mengajak Cheryl sarapan pagi bersama
__ADS_1
Dan betapa terkejutnya Fany, sekali lagi ia menemukan kamar Cheryl dalam keadaan kosong.
"Ryl...!! Kamu di dalam?" panggil Fany mengecek keberadaan Cheryl di kamar mandi.
Hening...., sepi .....
Fany pun mencoba membuka pintu kamar mandi perlahan dan ternyata kosong. Cheryl juga tidak ia temukan di kamar mandi.
Fany lalu melongok balkon kamar Cheryl, juga tidak ada siapapun. Lalu Fany pun memutuskan untuk melaporkan pada orang tua Cheryl.
Dengan sedikit bergegas Fany menuruni tangga lalu setengah berlari menuju ke halaman samping.
"Tante!! Cheryl gak ada di kamarnya. Kamar Cheryl kosong Tan." lapor Fany.
"Cheryl gak ada di kamarnya? Kamu yakin?" tanya mama Cheryl panik.
Fany menggeleng gelengkan kepalanya. "Kamarnya kosong Tan."
"Bibi sempat bertemu Cheryl?"
"Iya nyonya. Tadi kebetulan waktu saya mau keluar belanja, non Cheryl juga keluar lari pagi." jelas Bi Yanti .
"Baiklah kalau gitu, kita tunggu saja disini. Selesai Cheryl lari pagi kita sarapan bersama.Tante bersyukur sekali, Cheryl sudah mulai move on dan kembali mau keluar kamar." curhat orangtua Cheryl.
"Sabar Tan, Fany yakin kok Cheryl mampu melalui badai kehidupan yang harus ia lalui saat ini." ucap Fany sambil menggenggam tangan mama Cheryl.
Sambil menunggu kedatangan Cheryl berolahraga, serta papa yang masih mandi. Fany dan mama Cheryl pun terlibat percakapan serius tentang keputusan yang diambil Cheryl dan kekhawatiran serta ketakutan yang mama Cheryl rasakan.
__ADS_1
Begitu seriusnya mereka berbagi cerita dan berkeluh kesah, hingga tidak menyadari akan kedatangan Darrel.
"Selamat pagi Tante. Hai Fan kamu sudah datang?" sapa Darrel.
"Pagi Darrel. Mana mama kamu?" mama Cheryl melongok ke belakang Darrel dan mobil Darrel.
"Mama gak ikut Tan.Darrel sebenarnya mau ke kantor, ada beberapa hal yang harus Darrel selesaikan. Kebetulan lewat sini jadi mampir bentar pengen lihat kondisi Cheryl.Sekaligus mau ingetin Cheryl untuk minum vitaminnya." jelas Darrel.
"Terima kasih perhatiannya nak.Tante juga akan mengingatkan Cheryl untuk meminum vitaminnya." mama Cheryl menepuk punggung Darrel bangga.
"Yuk gabung, kita mau sarapan bersama.Tapi masih menunggu kedatangan Cheryl sih!" ajak Mama Cheryl.
"Menunggu Cheryl? Cheryl belum turun Tan?" sahut Darrel sambil melongok ke atas ke arah kamar Cheryl.
"Sudah. Kata Bibi tadi pagi Cheryl pamit lari keliling kompleks." jelas mama sambil menuangkan teh hangat untuk Darrel.
"Apa??Cheryl lari keliling kompleks?" Darrel terkejut dan terlihat sedikit panik.
"Iya.Emang kenapa?" Fany jadi ikutan panik melihat reaksi Darrel.
"Yuk Fan kita cari Cheryl.Semoga ia tidak kecapean."
"Memangnya kenapa?'" Fany terus mendesak Darrel.
"Fan, Cheryl tuh lagi hamil muda.Berbahaya untuk kandungannya jika ia melakukan jogging keliling komplek." jelas Darrel.
Mama menutup mulutnya.Ia lupa kalau Cheryl sedang mengandung. Pikirannya saat ini lebih fokus terhadap pemulihan mental Cheryl. Mama pikir dengan Cheryl mulai mau beraktivitas lagi itu pertanda baik untuk mentalnya
__ADS_1
Dengan sigap Darrel langsung berlari ke mobil untuk mencari Cheryl.
......................................